Selasa, Juli 14, 2026
Akses Nusantara
kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
kosong
View All Result
Akses Nusantara
kosong
View All Result
Home Opini

Pentingnya Pemahaman Narasi Kebijakan Dalam Mewujudkan Kerukunan Umat Beragama

Ditulis Oleh jurnalis akses nusantara
12 Oktober 2024
arsip Opini
Pentingnya Pemahaman Narasi Kebijakan Dalam Mewujudkan Kerukunan Umat Beragama
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, aksesnusantara.id – Dosen Universitas Krisnadwipayana, I. Rozikin, dalam sidang doktornya pada 10 Oktober 2024 di Sekolah Pascasarjana, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jakarta, menggarisbawahi pentingnya pemahaman mendalam terhadap narasi kebijakan dalam mewujudkan kerukunan umat beragama. Menurut disertasinya, narasi kebijakan memiliki peran penting dalam mengidentifikasi hambatan dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan kebijakan terkait pendirian rumah ibadat.

Rozikin menyatakan bahwa pemahaman yang baik atas narasi kebijakan memungkinkan pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk merancang strategi yang lebih tepat guna. Narasi kebijakan tidak hanya sekadar aturan tertulis, tetapi juga melibatkan interpretasi masyarakat terhadap kebijakan tersebut. Interpretasi ini sering kali menjadi sumber ketegangan ketika kebijakan tidak sesuai dengan harapan masyarakat atau bertentangan dengan keyakinan lokal.

Selain itu, Rozikin menemukan bahwa filosofi positif yang terkandung dalam kebijakan publik bisa saja menyimpang jika dihadapkan dengan narasi kontra kebijakan. Misalnya, kebijakan yang dimaksudkan untuk memfasilitasi kerukunan beragama dapat mengalami penyimpangan ketika narasi kontra, yang sering kali didorong oleh kelompok-kelompok tertentu, mendistorsi makna asli dari kebijakan tersebut.

Distorsi ini, menurut Rozikin, membuat kebijakan yang seharusnya memberikan solusi justru menjadi bagian dari masalah. Kebijakan tentang pendirian rumah ibadat, yang dimaksudkan untuk mempermudah akses umat beragama dalam beribadah, sering kali terhambat oleh narasi kontra yang menyebarkan ketakutan atau kecurigaan terhadap kelompok agama tertentu.

BERITA TERKAIT

Kurban dan gotong royong : Kunci kemajuan Kabupaten Lamongan

Refleksi Hari Jadi Lamongan: Masyarakat Menanti Bukti Kemajuan Nyata

Untuk mengatasi masalah ini, Rozikin yang juga pengamat kebijakan publik sebuah lembaga riset Nusantara Foundation merekomendasikan perlunya analisis mendalam terhadap narasi kebijakan yang berkembang di masyarakat. Dengan pemahaman yang lebih baik, pemerintah bisa menyusun strategi kebijakan yang tidak hanya berdasarkan regulasi formal, tetapi juga memperhitungkan sensitivitas sosial dan politik lokal.

Nama-nama promotor dan penguji disertasi Kerangka Kebijakan Naratif dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama dan Pendirian Rumah Ibadat adalah sebagai berikut: Prof. Ermaya Suradinata (Promotor), ⁠Prof. Mansyur Achmad (Promotor), Dr. Deti Mulyati (Promotor), Prof. Muh. Ilham, ⁠⁠Prof. Dahyar Daraba, ⁠Prof. M. Arskal Salim, ⁠Dr. Yudi Yusfiana, ⁠Dr. Ika Sartika dan ⁠⁠Dr. Rizari. (*)

SendShareTweet
Previous Post

Danlanud Sultan Hasanuddin Didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 7/D ll Hadiri Sertijab Danlanud Sam Ratulangi serta Danlanud Dhomber di Makoopsud II

Next Post

Peduli Kekeringan di Kabupaten Lamongan, Gayatri Kirimkan Bantuan Air Bersih Bagi Masyarakat.

BERITA TERKAIT

Kurban dan gotong royong : Kunci kemajuan Kabupaten Lamongan
Event

Kurban dan gotong royong : Kunci kemajuan Kabupaten Lamongan

27 Mei 2026
Refleksi Hari Jadi Lamongan: Masyarakat Menanti Bukti Kemajuan Nyata
Daerah

Refleksi Hari Jadi Lamongan: Masyarakat Menanti Bukti Kemajuan Nyata

27 Mei 2026
Dari Sawah ke Kedaulatan Negara
Agro

Dari Sawah ke Kedaulatan Negara

23 Mei 2026
Penghargaan Diraih, Namun Realita Lamongan Belum Sepenuhnya Ideal.
Daerah

Penghargaan Diraih, Namun Realita Lamongan Belum Sepenuhnya Ideal.

3 Mei 2026
Transparasi yang tertunda, kepercayaan yang memudar
Daerah

Transparasi yang tertunda, kepercayaan yang memudar

3 Mei 2026
Dua Dekade Otonomi daerah: Lamongan di Persimpangan Perubahan
Daerah

Dua Dekade Otonomi daerah: Lamongan di Persimpangan Perubahan

28 April 2026

Hari Nasional : HPN 2026

Ramadhan 2026 :

Info :

Promotion :

BERITA TERKAIT

Menhan Prabowo Sambut Grand Syekh Al Azhar Prof. Ahmed di Kemhan

Menhan Prabowo Sambut Grand Syekh Al Azhar Prof. Ahmed di Kemhan

10 Juli 2024

Kasum TNI Buka Rakor Intelijen TNI 2026: Insan Intelijen Harus Adaptif, Responsif dan Prediktif Hadapi Ancaman

26 Februari 2026
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H/2024 M di Masjid Nurul Huda Moment Keakraban Satgas Pamtas Yonif 726/Tml Bersama Warga Di Akhir Penugasan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H/2024 M di Masjid Nurul Huda Moment Keakraban Satgas Pamtas Yonif 726/Tml Bersama Warga Di Akhir Penugasan

5 Oktober 2024
Pasukan Amerika Siap Bergabung Di Latma Super Garuda Shield 2024

Pasukan Amerika Siap Bergabung Di Latma Super Garuda Shield 2024

22 Agustus 2024
Dandim 1710/Mimika Tinjau Langsung Kondisi Pos Di Pedalaman Koramil 1710-06/Agimuga

Dandim 1710/Mimika Tinjau Langsung Kondisi Pos Di Pedalaman Koramil 1710-06/Agimuga

21 Januari 2025
Load More

Media Bela Negara :

UMKM Bela Negara :

Akses Nusantara

Aksesnusantara.id ©2021

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi

Follow Us

kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Login

Aksesnusantara.id ©2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In