Rabu, Mei 27, 2026
Akses Nusantara
kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
kosong
View All Result
Akses Nusantara
kosong
View All Result
Home Daerah

Refleksi Hari Jadi Lamongan: Masyarakat Menanti Bukti Kemajuan Nyata

Ditulis Oleh Redaksi 3
27 Mei 2026
arsip Daerah, FKBN, Opini
Refleksi Hari Jadi Lamongan: Masyarakat Menanti Bukti Kemajuan Nyata
Share on FacebookShare on Twitter

Refleksi Hari Jadi Lamongan: Masyarakat Menanti Bukti Kemajuan Nyata

Lamongan, aksesnusantara.id – Di usia ke-457 tahun, Kabupaten Lamongan patut bersyukur atas berbagai capaian pembangunan. Pertumbuhan ekonomi meningkat, infrastruktur terus dibangun, dan sejumlah indikator sosial mengalami perbaikan. Pemerintah daerah juga menegaskan adanya penurunan angka kemiskinan, peningkatan IPM, hingga pembangunan jalan dan jembatan melalui program Jamula.

Namun semangat Bela Negara mengajarkan bahwa cinta daerah tidak cukup diwujudkan dengan pujian dan seremoni. Bela Negara berarti keberanian mengkritik kelemahan daerah secara jujur demi masa depan Lamongan yang lebih kuat.

Kepala FKBN (Forum Kader Bela Negara) Bakorda Lamongan, M.Ferry Fadli mengungkapkan pandangan kebangsaan, tentang tantangan dan Kritik untuk perkembangan Kabupaten Lamongan yang lebih maju.

BERITA TERKAIT

Semangat Idul Adha Jadi Momentum Kemajuan Lamongan

Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi Gelar Sholat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban

“Kritik adalah Saran yang Membangun, Pejabat jangan anti kritik dan bermental feodal. Tunjukkan kinerja lebih sebagai abdi negara, melayani dan bekerja untuk kemajuan masyarakat, semua lapisan rakyat di Kabupaten Lamongan,” tuturnya. Rabu, (27/05/2026).

Pertama adalah pembangunan belum sepenuhnya merata.

Masih ada kesenjangan antara wilayah kota dan desa, terutama di kawasan pesisir, selatan, dan daerah rawan banjir. Infrastruktur memang dibangun, tetapi sebagian masyarakat masih merasakan jalan rusak, saluran air buruk, dan akses layanan publik yang belum maksimal. Ketika pembangunan hanya terlihat di pusat kota, maka rasa keadilan sosial menjadi melemah.

Kedua, persoalan banjir dan lingkungan belum terselesaikan serius.

Karena setiap musim hujan, beberapa wilayah Lamongan masih menghadapi genangan dan banjir. Ini menunjukkan tata kelola lingkungan dan drainase belum sepenuhnya kuat. Di sisi lain, kekeringan saat musim kemarau juga masih menjadi ancaman di beberapa kecamatan.

Daerah yang kuat bukan hanya yang mampu membangun gedung, tetapi yang mampu melindungi rakyatnya dari bencana tahunan yang terus berulang.

Ketiga, generasi muda masih menghadapi tantangan minimnya lapangan kerja.

Walaupun angka pengangguran disebut klaim menurun, realitas di lapangan menunjukkan banyak anak muda Lamongan masih kesulitan mendapatkan pekerjaan yang layak. Sebagian besar akhirnya memilih merantau keluar daerah karena industri lokal belum berkembang optimal. Kita lihat antara angka kelulusan dan lapangan kerja baru masih timpang.

Ini menjadi alarm serius. Jika generasi muda terbaik terus keluar dari Lamongan, maka daerah akan kehilangan energi produktif dan inovasi masa depan.

Keempat, budaya kritis masyarakat mulai melemahm

Hari ini kritik sering dianggap serangan, padahal kritik adalah bagian dari kecintaan terhadap daerah. Semangat Bela Negara justru mengajarkan keberanian mengingatkan pemerintah agar tidak terlena dengan penghargaan dan pencitraan. Jangan sampai masyarakat apatisme terhadap politik dan pemerintahan. Abdi negara adalah abdi rakyat. Kabupaten yang besar bukan kabupaten yang anti kritik, tetapi kabupaten yang siap dievaluasi demi perbaikan, kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Kelima, identitas Lamongan sebagai lumbung pangan harus dijaga serius.

Lamongan dikenal sebagai daerah pertanian dan perikanan kuat. Namun ancaman alih fungsi lahan, rendahnya regenerasi petani, serta ketergantungan ekonomi tradisional menjadi tantangan nyata.

Jika sektor pangan tidak diperkuat dengan teknologi, perlindungan petani, dan inovasi pasar, maka Lamongan bisa kehilangan identitas strategisnya sendiri.

Lebih lanjut, Kepala FKBN Bakorda Lamongan mengatakan, Bahwa Bela Negara untuk Lamongan Hari Ini, Bela Negara bukan hanya soal menjaga NKRI dengan seragam dan slogan. Bela Negara juga berarti: semua berani melawan korupsi, bersama mengawasi pembangunan, menjaga lingkungan, memperjuangkan keadilan sosial, dan memastikan rakyat kecil ikut menikmati hasil pembangunan.

Di Hari Jadi Lamongan ke-457, masyarakat tidak membutuhkan sekadar pesta dan baliho ucapan. Yang dibutuhkan adalah keberanian bersama untuk mengakui kekurangan dan memperbaikinya.

Karena daerah yang kuat bukan daerah tanpa masalah, melainkan daerah yang berani menghadapi masalah dengan jujur.

Selamat Hari Jadi Lamongan ke-457.

“Bela Negara dimulai dari keberanian menjaga daerah sendiri agar tidak tertinggal, tidak rusak, dan tidak kehilangan masa depan yang lebih baik, lebih maju, sejahtera, makmur dan sejahtera,” pungkasnya. (**)

Tags: Refleksi Hari Jadi Lamongan: Masyarakat Menanti Bukti Kemajuan Nyata
SendShareTweet
Previous Post

Semangat Idul Adha Jadi Momentum Kemajuan Lamongan

BERITA TERKAIT

Semangat Idul Adha Jadi Momentum Kemajuan Lamongan
Birokrasi

Semangat Idul Adha Jadi Momentum Kemajuan Lamongan

27 Mei 2026
Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi Gelar Sholat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban
Daerah

Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi Gelar Sholat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban

27 Mei 2026
PRKPCK Lamongan Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M
Birokrasi

PRKPCK Lamongan Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M

27 Mei 2026
Diskoperindag Lamongan Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H
Birokrasi

Diskoperindag Lamongan Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026
Dinas BMCPTR Lamongan Sampaikan Ucapan Idul Adha 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Berkurban
Birokrasi

Dinas BMCPTR Lamongan Sampaikan Ucapan Idul Adha 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Berkurban

27 Mei 2026
Dari Sawah ke Kedaulatan Negara
Agro

Dari Sawah ke Kedaulatan Negara

23 Mei 2026

Hari Nasional : HPN 2026

Ramadhan 2026 :

Info :

Promotion :

BERITA TERKAIT

Wira Club Lanud Sultan Hasanuddin, Ajang Pererat Soliditas Dan Kebersamaan Perwira

Wira Club Lanud Sultan Hasanuddin, Ajang Pererat Soliditas Dan Kebersamaan Perwira

15 November 2025
Kepala Bakamla RI Hadiri Upacara Pembukaan Jambore Nasional Potensi Pencarian dan Pertolongan

Kepala Bakamla RI Hadiri Upacara Pembukaan Jambore Nasional Potensi Pencarian dan Pertolongan

27 November 2023
Lanud Sultan Hasanuddin Bagikan Bantuan Sembako di Tiga Kecamatan Untuk Cegah Stunting

Lanud Sultan Hasanuddin Bagikan Bantuan Sembako di Tiga Kecamatan Untuk Cegah Stunting

18 Desember 2024
Sosok Penerjemah  Bahasa Isyarat Saat Konferensi Pers di Polres Lumajang

Sosok Penerjemah Bahasa Isyarat Saat Konferensi Pers di Polres Lumajang

7 Agustus 2021
Kapolri Ajak Semua Angkatan Akpol Mempercepat Vaksinasi

Kapolri Ajak Semua Angkatan Akpol Mempercepat Vaksinasi

25 Agustus 2021
Load More

Media Bela Negara :

UMKM Bela Negara :

Akses Nusantara

Aksesnusantara.id ©2021

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi

Follow Us

kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Login

Aksesnusantara.id ©2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In