PPP Sampang Berdiri di Belakang Keputusan DPP, Abdullah Hidayat Serukan Konsolidasi Kader
SAMPANG, aksesnusantara.id – Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sampang, H. Abdullah Hidayat, menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP di bawah kepemimpinan Muhamad Mardiono terkait restrukturisasi kepengurusan partai, termasuk pemberhentian Agus Suparmanto dari jabatan Wakil Ketua Umum dan Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin dari posisi Sekretaris Jenderal.
Abdullah Hidayat menilai keputusan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi dan langkah evaluasi untuk memperkuat soliditas serta efektivitas kepengurusan partai berlambang Ka’bah tersebut.
Menurutnya, setiap keputusan organisasi yang ditempuh melalui mekanisme dan ketentuan internal partai harus dihormati seluruh jajaran pengurus, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Kami dari DPC PPP Kabupaten Sampang menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan DPP PPP. Bagi kami, kepentingan dan masa depan partai harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Organisasi membutuhkan soliditas, kedisiplinan, serta komitmen bersama untuk membesarkan PPP,” demikian draf pernyataan Abdullah Hidayat.
Ia menegaskan, restrukturisasi kepengurusan tidak seharusnya dipandang semata-mata sebagai pergantian posisi jabatan, melainkan sebagai bagian dari upaya pembenahan organisasi agar roda kepartaian berjalan lebih efektif.
Abdullah juga mengajak seluruh kader PPP di berbagai tingkatan untuk tidak terjebak dalam polemik internal berkepanjangan. Sebaliknya, seluruh elemen partai diharapkan tetap menjaga persatuan, memperkuat komunikasi, dan fokus menjalankan agenda politik serta kerja-kerja kerakyatan.
“Jangan sampai dinamika di tingkat pusat justru melemahkan semangat kader di daerah. Kami berharap seluruh kader tetap solid, menjaga persaudaraan, dan menghormati keputusan organisasi. PPP harus terus bergerak maju dan hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya dalam draf pernyataan tersebut.
Lebih lanjut, ia menyebut tantangan politik ke depan membutuhkan kesiapan organisasi yang kuat, terutama dalam menghadapi agenda politik nasional menuju Pemilu 2029.
Karena itu, menurut Abdullah, konsolidasi dari tingkat pusat hingga akar rumput menjadi pekerjaan penting yang harus segera diperkuat.
“Target kita bukan hanya menyelesaikan persoalan internal, tetapi bagaimana mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada PPP. Seluruh kader harus memiliki semangat yang sama untuk membesarkan partai dan memperjuangkan aspirasi umat,” tambahnya.
Diketahui, keputusan restrukturisasi tersebut disampaikan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III PPP pada 27 Oktober 2026. Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari penataan organisasi dan peningkatan efektivitas kepengurusan.
Dengan sikap dukungan tersebut, DPC PPP Kabupaten Sampang berharap konsolidasi internal partai dapat berjalan semakin kuat sehingga PPP mampu menghadapi tantangan politik ke depan secara lebih solid dan terarah. (AS)


















