PPP Bangkalan Gelar Muscab X: Konsolidasi Dipertegas, Regenerasi Jadi Taruhan
Bangkalan, aksesnusantara.id – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bangkalan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) X pada Minggu (26/4/2026) dengan agenda krusial: evaluasi total organisasi sekaligus penentuan arah baru melalui pemilihan kepengurusan periode 2026–2031.
Digelar dalam suasana khidmat, forum ini dihadiri jajaran pengurus, kader, fraksi PPP, Ulama hingga perwakilan tingkat kecamatan dan Banom Pertai Sidang dipimpin H. Nur Hasan, diawali dengan penetapan tata tertib, laporan pertanggungjawaban, dan dilanjutkan pembahasan strategi politik ke depan.
Ketua DPC PPP Bangkalan, KH. Hasbullah Muhtarom (Ra Hasbullah), menegaskan Muscab bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan momentum penentu soliditas partai. Ia menekankan pentingnya konsolidasi menyeluruh agar PPP tidak hanya bertahan, tetapi mampu bersaing dalam kontestasi politik mendatang.
“Ini titik balik. PPP Bangkalan harus lebih solid, inklusif, dan siap menghadapi agenda politik ke depan,” tegasnya.
Sorotan utama Muscab X adalah pemilihan kepengurusan baru yang dinilai akan menentukan masa depan partai di daerah. Figur yang terpilih diharapkan mampu membawa energi baru, memperkuat basis akar rumput, dan meningkatkan kedekatan dengan masyarakat.

Sekretaris Wilayah PPP, M. Zainul Arifin, menegaskan Muscab merupakan mandat organisasi yang tidak bisa ditawar. Ia mendorong lahirnya kepengurusan yang kompeten dan progresif, dengan target jelas: peningkatan perolehan kursi di Bangkalan.
Ia juga menekankan dua isu strategis yang tidak boleh diabaikan:
°Keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam struktur partai
°Keterlibatan aktif generasi milenial sebagai motor regenerasi
Selain itu, Zainul mengingatkan pentingnya menjaga akar kultural PPP dengan para kiai, ulama, dan masyayikh. Relasi ini dinilai sebagai kekuatan khas PPP yang harus terus dirawat melalui berbagai majelis partai.
Tak hanya berhenti di Muscab, ia mendesak percepatan konsolidasi hingga tingkat bawah melalui Musancap dan Musting. Langkah ini dianggap vital untuk memperkuat struktur sekaligus memastikan kesiapan menghadapi verifikasi dan Pemilu 2029.
“Kalau struktur kuat sampai bawah, peluang lolos verifikasi dan menang di 2029 akan terbuka lebar,” ujarnya.
Sepanjang sidang, suasana berlangsung tertib dengan nuansa hijau khas PPP yang mendominasi. Para peserta tampak serius mengikuti setiap pembahasan—menandakan tingginya kesadaran bahwa forum ini bukan sekadar formalitas, melainkan pertaruhan masa depan partai di Bangkalan.
Muscab X ini menjadi penegasan bahwa PPP Bangkalan sedang bersiap melakukan konsolidasi serius: memperkuat internal, merapikan struktur, dan membangun kembali kepercayaan publik melalui langkah politik yang lebih terarah dan strategis. (AS)


















