Rabu, Juni 10, 2026
Akses Nusantara
kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
kosong
View All Result
Akses Nusantara
kosong
View All Result
Home News

Paguyuban Wali Murid Angkat Bicara Soal Pembelian Buku Pendamping di Lamongan, Tegaskan Tidak Ada Paksaan

Ditulis Oleh Redaksi 3
10 Juni 2026
arsip News
Paguyuban Wali Murid Angkat Bicara Soal Pembelian Buku Pendamping di Lamongan, Tegaskan Tidak Ada Paksaan
Share on FacebookShare on Twitter

Paguyuban Wali Murid Angkat Bicara Soal Pembelian Buku Pendamping di Lamongan, Tegaskan Tidak Ada Paksaan

LAMONGAN, aksesnusantara.id – Polemik terkait dugaan praktik jual beli Lembar Kerja Siswa (LKS) di sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Lamongan belakangan menjadi sorotan publik. Menanggapi isu yang berkembang, sejumlah wali murid melalui paguyuban sekolah memberikan klarifikasi terkait pembelian buku yang selama ini digunakan siswa dalam kegiatan belajar mengajar.

Untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar, tim awak media melakukan penelusuran langsung ke beberapa sekolah dasar serta mewawancarai perwakilan paguyuban wali murid di wilayah Kecamatan Kedungpring.

Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya dan disingkat SGT menjelaskan bahwa buku yang dibeli oleh para orang tua bukanlah Lembar Kerja Siswa (LKS), melainkan buku pendamping yang digunakan untuk melengkapi materi pembelajaran.

BERITA TERKAIT

No Content Available

“Yang kami beli itu bukan buku LKS, melainkan buku pendamping yang berfungsi untuk menyempurnakan materi pembelajaran yang sudah ada,” ujar SGT saat ditemui, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, pembelian buku tersebut dilakukan melalui kelompok paguyuban wali murid karena dinilai sangat membantu proses belajar siswa. Ia menegaskan bahwa tidak ada unsur pemaksaan dalam pembelian buku tersebut.

“Buku pendamping ini memang dibutuhkan anak-anak untuk menunjang belajar. Pembeliannya dilakukan melalui paguyuban wali murid. Bahkan bagi siswa yang kurang mampu, ada fasilitas gratis karena pihak penerbit atau CV memberikan dispensasi,” jelasnya.

SGT juga menambahkan bahwa seluruh proses pengadaan buku dilakukan berdasarkan kebutuhan dan minat masing-masing siswa. Keputusan membeli atau tidak sepenuhnya diserahkan kepada wali murid tanpa tekanan dari pihak mana pun.

“Semua dilakukan secara sukarela. Tidak ada kewajiban ataupun paksaan. Mekanismenya diserahkan kepada paguyuban di masing-masing sekolah. Jadi isu yang berkembang seolah-olah ada praktik jual beli LKS yang diwajibkan itu tidak benar,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat dapat menyikapi informasi yang beredar secara bijak dan melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mempercayai berbagai rumor yang belum tentu sesuai fakta di lapangan.

Sementara itu, polemik mengenai pengadaan buku pendamping di lingkungan sekolah masih menjadi perhatian sejumlah pihak. Transparansi serta komunikasi yang baik antara sekolah, paguyuban wali murid, dan masyarakat dinilai penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari. (Red)

Tags: Paguyuban Wali Murid Angkat Bicara Soal Pembelian Buku Pendamping di LamonganTegaskan Tidak Ada Paksaan
SendShareTweet
Previous Post

PBTI Siap Gelar 8th Asian Indonesia Open Taekwondo Championships 2026, Atlet Terbaik Asia Bakal Hadir

Next Post

TNI Gelar Nobar Kebangsaan Pertandingan Sepak Bola Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat

BERITA TERKAIT

No Content Available

Hari Nasional : HPN 2026

Ramadhan 2026 :

Info :

Promotion :

BERITA TERKAIT

Dansatgas Yonif 715/Motuliato Monitoring Mediasi Konflik Antar Pendukung Paslon Bupati di Puncak Jaya

Dansatgas Yonif 715/Motuliato Monitoring Mediasi Konflik Antar Pendukung Paslon Bupati di Puncak Jaya

8 Mei 2025

DAYS OF LAW CAREER 2026: Langkah Strategis Membangun Karier dengan Memaksimalkan Potensi Tanpa Batas

24 Januari 2026
Keprihatinan Panglima TNI Dengan Rendahnya Minat Remaja Terhadap Seni Tradisional

Keprihatinan Panglima TNI Dengan Rendahnya Minat Remaja Terhadap Seni Tradisional

29 Juli 2023
Panglima TNI : Tidak Ada Impunitas Pada TNI,  Setiap Kesalahan Ada Hukumannya

Panglima TNI : Tidak Ada Impunitas Pada TNI, Setiap Kesalahan Ada Hukumannya

6 November 2023
Perkuat Sinergitas, Panglima TNI Terima Kunjungan Ketua BPK RI di Mabes TNI

Perkuat Sinergitas, Panglima TNI Terima Kunjungan Ketua BPK RI di Mabes TNI

14 April 2025
Load More

Media Bela Negara :

UMKM Bela Negara :

Akses Nusantara

Aksesnusantara.id ©2021

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi

Follow Us

kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Login

Aksesnusantara.id ©2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In