WPP Tegaskan Komitmen Menangkan PPP di Pemilu 2029, Rapimnas I 2026 Jadi Momentum Konsolidasi Nasional
TANGERANG, aksesnusantara.id – Pimpinan Pusat Wanita Persatuan Pembangunan (PP WPP) Hj. Dewi Arimbi Soeharto menegaskan komitmennya untuk menjadi salah satu motor penggerak kebangkitan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam menghadapi Pemilu 2029. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I WPP Tahun 2026 yang mengusung tema “WPP untuk Harmoni Kejayaan & Kebangkitan PPP”, di Hotel Le Semar Karawaci, Tangerang.
Rapimnas I menjadi forum strategis bagi jajaran pengurus pusat dan daerah untuk menyatukan langkah, mengevaluasi kinerja organisasi, serta menyusun strategi politik dalam memperkuat posisi PPP di tingkat nasional. Kegiatan ini dihadiri sekitar 75 peserta yang terdiri dari pengurus pusat, pengurus wilayah, dan tamu undangan.

Selain membahas agenda internal organisasi, Rapimnas juga menitikberatkan pada penguatan peran perempuan dalam menghadapi dinamika politik nasional, termasuk menyikapi putusan Mahkamah Konstitusi yang berkaitan dengan sistem kepemiluan dan penguatan keterwakilan perempuan di parlemen.
WPP menegaskan bahwa seluruh kepengurusan di daerah siap bergerak secara maksimal untuk meningkatkan perolehan suara PPP dan memperbesar jumlah kursi legislatif pada Pemilu 2029. Konsolidasi hingga tingkat akar rumput dinilai menjadi kunci untuk membangun kembali kekuatan partai sekaligus memperluas basis dukungan masyarakat.
“Kami di WPP, baik di tingkat pusat maupun daerah, siap berkontribusi secara nyata dalam menambah perolehan suara dan kursi legislatif PPP pada Pemilu mendatang. Dengan semakin ditegaskannya pemenuhan keterwakilan perempuan sebesar 30 persen, kami melihat ini sebagai peluang besar untuk menghadirkan lebih banyak kader perempuan PPP yang berkualitas di parlemen,” demikian salah satu penegasan yang mengemuka dalam forum Rapimnas.
Optimisme tersebut didasarkan pada keyakinan bahwa WPP sebagai badan otonom perempuan PPP memiliki peran strategis dalam proses rekrutmen, kaderisasi, hingga penyiapan calon legislatif perempuan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun daerah.
Rapimnas juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kekuatan organisasi dan kerja politik di lapangan. Semangat kolektif kader dirangkum dalam prinsip bahwa perjuangan politik harus dibangun melalui perpaduan antara ikhtiar yang sungguh-sungguh, penguatan jaringan, serta doa sebagai fondasi perjuangan.
“WPP optimistis mampu menjadi salah satu sayap partai yang berkontribusi signifikan terhadap kebangkitan PPP. Harapannya, semakin banyak kader perempuan yang mampu menduduki kursi parlemen pada periode mendatang melalui kerja keras, konsolidasi organisasi, dan semangat perjuangan yang berkelanjutan.”
Dalam kesempatan tersebut, Ketua WPP Jawa Timur Hj. Umil Sulistyaningsih juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Ketua Umum PPP terhadap eksistensi serta penguatan WPP di seluruh Indonesia. Dukungan tersebut dinilai menjadi energi positif untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas kader perempuan dalam menghadapi kontestasi politik nasional.
Rapimnas I WPP 2026 diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis yang mampu menjadi pijakan bagi langkah organisasi dalam mendukung agenda besar kebangkitan PPP. Dengan sinergi antara kepengurusan pusat dan daerah, WPP menargetkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan elektoral partai serta memperkuat representasi perempuan dalam lembaga legislatif pada Pemilu 2029. (AS)


















