Rabu, September 16, 2026
Akses Nusantara
kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
kosong
View All Result
Akses Nusantara
kosong
View All Result
Home Daerah

Dua Dekade Otonomi daerah: Lamongan di Persimpangan Perubahan

Ditulis Oleh Redaksi 3
28 April 2026
arsip Daerah, Opini
Dua Dekade Otonomi daerah: Lamongan di Persimpangan Perubahan
Share on FacebookShare on Twitter

Dua Dekade Otonomi daerah: Lamongan di Persimpangan Perubahan

Lamongan, aksesnusantara.id – Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun 2026 menjadi momen evaluasi bagi daerah-daerah, termasuk Kabupaten Lamongan, dalam menakar sejauh mana otonomi benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Lebih dari dua dekade sejak era Reformasi 1998, desentralisasi telah membuka ruang besar bagi pemerintah daerah untuk menentukan arah pembangunan. Namun di lapangan, berbagai persoalan menunjukkan bahwa otonomi belum sepenuhnya berjalan ideal.

Salah satu yang mencuat di Lamongan adalah persoalan tata kelola anggaran dan pengawasan proyek. Kasus dugaan korupsi proyek Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) senilai miliaran rupiah yang sempat dilaporkan masyarakat menjadi contoh bagaimana kewenangan daerah bisa berujung masalah ketika tidak diiringi transparansi dan kontrol yang kuat. Hingga kini, proses penanganannya pun menjadi sorotan publik karena dinilai lambat dan kurang terbuka.

BERITA TERKAIT

500 Warga Hadiri Deklarasi GmbB, Kasus Dugaan Pungli Desa Brengkok Jadi Sorotan

Muspika Deket Cup 2026: Bertanding dengan Semangat, Bersatu dalam Silaturahmi

Di sektor pembangunan, ketimpangan antar wilayah juga masih terasa. Kawasan perkotaan seperti Lamongan kota menunjukkan pertumbuhan infrastruktur yang relatif lebih cepat, sementara beberapa wilayah pesisir dan pedesaan masih menghadapi persoalan klasik seperti akses jalan, sanitasi, dan layanan dasar.

Fenomena serupa juga terlihat di tingkat Jawa Timur. Beberapa daerah mampu melesat dengan inovasi dan investasi, tetapi tidak sedikit yang tertinggal akibat lemahnya kapasitas birokrasi dan perencanaan. Hal ini menunjukkan bahwa otonomi daerah belum otomatis menciptakan pemerataan.

Masalah lain yang tidak kalah penting adalah politik lokal yang cenderung transaksional. Biaya politik yang tinggi dalam kontestasi kepala daerah seringkali berdampak pada kebijakan setelah terpilih. Program pembangunan berisiko tidak lagi sepenuhnya berbasis kebutuhan masyarakat, melainkan kepentingan jangka pendek atau balas jasa politik.

Selain itu, ketergantungan terhadap dana transfer pusat masih menjadi tantangan serius. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lamongan, seperti banyak daerah lain, belum cukup kuat untuk menopang pembangunan secara mandiri. Akibatnya, ruang fiskal daerah menjadi terbatas.

Namun di tengah berbagai catatan tersebut, bukan berarti tidak ada kemajuan. Sejumlah upaya digitalisasi layanan publik, peningkatan partisipasi masyarakat, serta munculnya inisiatif pembangunan berbasis desa menjadi tanda bahwa perbaikan masih terus berjalan.

Refleksi Hari Otonomi Daerah 2026 seharusnya menjadi pengingat bahwa kewenangan tanpa tata kelola yang baik hanya akan memindahkan masalah dari pusat ke daerah. Lamongan dan daerah lain di Jawa Timur membutuhkan lebih dari sekadar otonomi yakni kepemimpinan yang berintegritas, birokrasi yang profesional, dan pengawasan publik yang kuat.

Pada akhirnya, keberhasilan otonomi daerah tidak diukur dari banyaknya program atau besarnya anggaran, tetapi dari sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan perubahan dalam kehidupan sehari-hari. (Red)

Pembahasan opini oleh : M. Ferry Fadli, Kepala FKBN Bakorda Kabupaten Lamongan

Tags: Dua Dekade Otonomi daerah: Lamongan di Persimpangan Perubahan
SendShareTweet
Previous Post

Selat Malaka Jalur Perdagqmgan Dunia yang Terlalu Lama Kita Biarkan Berlalu

Next Post

Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih di Istana Negara

BERITA TERKAIT

500 Warga Hadiri Deklarasi GmbB, Kasus Dugaan Pungli Desa Brengkok Jadi Sorotan
Berita

500 Warga Hadiri Deklarasi GmbB, Kasus Dugaan Pungli Desa Brengkok Jadi Sorotan

15 September 2026
Muspika Deket Cup 2026: Bertanding dengan Semangat, Bersatu dalam Silaturahmi
Berita

Muspika Deket Cup 2026: Bertanding dengan Semangat, Bersatu dalam Silaturahmi

15 September 2026
Dari Lahan Tidur Jadi Lahan Produktif, FKBN Karangbinangun Genjot Ternak Bebek Organik
Bela Negara

Dari Lahan Tidur Jadi Lahan Produktif, FKBN Karangbinangun Genjot Ternak Bebek Organik

15 September 2026
Bank Daerah Lamongan Raih GRC Award 2026, Digitalisasi dan Kredit UMKM Jadi Perhatian Utama
Berita

Bank Daerah Lamongan Raih GRC Award 2026, Digitalisasi dan Kredit UMKM Jadi Perhatian Utama

12 September 2026
Sarpras Pendidikan Pastikan Revitalisasi SDN Karangbinangun Sesuai Prosedur
Berita

Sarpras Pendidikan Pastikan Revitalisasi SDN Karangbinangun Sesuai Prosedur

11 September 2026
10 Korban Pungli PTSL Brengkok Buka Keterangan di Kejari Lamongan, Bukti Video hingga Dokumen Diserahkan
Berita

10 Korban Pungli PTSL Brengkok Buka Keterangan di Kejari Lamongan, Bukti Video hingga Dokumen Diserahkan

10 September 2026

Hari Nasional : HPN 2026

Ramadhan 2026 :

Info :

Promotion :

BERITA TERKAIT

Kapuspen TNI Kunjungi Redaksi tirto.id Perkuat Kerja Sama Publikasi

Kapuspen TNI Kunjungi Redaksi tirto.id Perkuat Kerja Sama Publikasi

8 Mei 2024
Bangun Jalan Usaha Tani, Satgas Yonarmed 1 Kostrad Karya Bakti Bersama Warga

Bangun Jalan Usaha Tani, Satgas Yonarmed 1 Kostrad Karya Bakti Bersama Warga

17 Juli 2023
Ciptakan Ramadhan Aman, Pgs. Danramil Sarirejo Saksikan Deklarasi Damai Antar Perguruan Silat

Ciptakan Ramadhan Aman, Pgs. Danramil Sarirejo Saksikan Deklarasi Damai Antar Perguruan Silat

22 Februari 2026
Lanud Sultan Hasanuddin Bagikan Bantuan Sembako di Tiga Kecamatan Untuk Cegah Stunting

Lanud Sultan Hasanuddin Bagikan Bantuan Sembako di Tiga Kecamatan Untuk Cegah Stunting

18 Desember 2024
Satgas TMMD Ke-119 Kodim 1715/Yahukimo Terabas Hutan Dekai Untuk Buka Pembangunan Jalan Demi Masyarakat

Satgas TMMD Ke-119 Kodim 1715/Yahukimo Terabas Hutan Dekai Untuk Buka Pembangunan Jalan Demi Masyarakat

21 Februari 2024
Load More

Media Bela Negara :

UMKM Bela Negara :

Akses Nusantara

Aksesnusantara.id ©2021

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi

Follow Us

kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Login

Aksesnusantara.id ©2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In