Jumat, September 11, 2026
Akses Nusantara
kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
kosong
View All Result
Akses Nusantara
kosong
View All Result
Home News

Segel KPK Dicopot, BCW Desak KPK Bertindak

Ditulis Oleh Redaksi 3
11 September 2026
arsip News
Segel KPK Dicopot, BCW Desak KPK Bertindak
Share on FacebookShare on Twitter

Segel KPK Dicopot, BCW Desak KPK Bertindak

Jakarta, aksesnusantara.id – Bea Cukai Watch (BCW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi mengusut pihak yang mencopot segel KPK di akses ruang kerja Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama. Keberadaan segel dan pencopotannya terungkap dalam persidangan perkara dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Koordinator BCW Jimmy Endey mengatakan pencopotan segel tidak bisa dianggap sebagai persoalan administratif biasa. Sebab, menurut KPK, penyegelan dilakukan karena penyidik menduga terdapat bukti atau barang bukti yang dibutuhkan dalam penanganan perkara di lokasi tersebut.

“Kalau tim KPK tidak pernah melepas segel itu, pertanyaannya sederhana: siapa yang mencopotnya?” kata Jimmy di Sekretariat BCW, Jalan Saharjo 123, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).

BERITA TERKAIT

Tangis Bayi Gegerkan Warga, Bayi Laki-Laki Ditemukan dalam Kardus

EXTRANAS 2026 Hadir di Lamongan, Ribuan Potensi Madrasah Dipertemukan dalam Ajang Nasional

Menurut Jimmy, KPK semestinya dapat menelusuri pihak yang membuka segel tersebut melalui rekaman kamera pengawas, catatan akses ruangan, keterangan petugas keamanan, serta pemeriksaan terhadap orang-orang yang berada di lokasi ketika segel masih terpasang hingga diketahui telah hilang.

“Gedung Bea Cukai bukan tempat tanpa pengawasan. Buka CCTV, periksa siapa yang punya akses, siapa yang masuk, dan siapa yang mengetahui pencopotan segel itu,” ujar Jimmy.

KPK Line Ditemukan Sudah Hilang

Persoalan segel itu mencuat dalam persidangan perkara dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai pada Rabu (9/9/2026).

Jaksa KPK memperlihatkan dokumentasi penyegelan kepada mantan Sekretaris Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Ayu Sukorini. Dalam persidangan terungkap tim KPK sebelumnya memasang KPK line di pintu akses menuju ruang kerja Dirjen Bea Cukai. Namun, ketika petugas kembali ke lokasi, segel tersebut sudah tidak terpasang. Tim KPK disebut tidak pernah mencopotnya.

KPK kemudian membenarkan pernah menyegel ruangan tersebut. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyegelan dilakukan dalam rangkaian operasi tangkap tangan perkara dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai. Menurut dia, saat itu terdapat dugaan bukti atau barang bukti yang diperlukan penyidik di lokasi tersebut.

Jimmy mengatakan penjelasan itu justru membuat pencopotan segel semakin penting untuk diusut.

“Kalau ruangan disegel karena diduga ada barang bukti, kemudian segelnya hilang tanpa dilepas KPK, persoalannya bukan lagi sekadar siapa yang mencopot pita itu,” kata dia.

BCW, kata Jimmy, meminta KPK memastikan apakah ada orang yang memasuki ruangan setelah segel dicopot. Penyidik juga perlu memastikan apakah dokumen, perangkat elektronik, atau benda lain di dalam ruangan tetap berada dalam kondisi semula.

BCW: Jangan Sampai yang Hilang Bukan Cuma Segel

Meski demikian, Jimmy mengatakan hilangnya segel tidak boleh dijadikan dasar untuk menuduh Djaka Budhi Utama ataupun pejabat tertentu sebagai pihak yang mencopotnya.

Menurut dia, KPK harus menentukan pelakunya berdasarkan bukti.

“Kami tidak mengatakan Dirjen Bea Cukai yang mencopot segel. Jangan membuat tuduhan tanpa bukti. Tapi justru karena belum diketahui siapa pelakunya, KPK harus mengusutnya sampai terang,” ujar Jimmy.

BCW juga meminta KPK menjelaskan apakah ruang kerja Dirjen Bea Cukai tersebut akhirnya digeledah setelah segelnya diketahui telah dicopot.

KPK sejauh ini belum menjelaskan secara terperinci ihwal pihak yang mencopot segel tersebut. KPK juga menyatakan tindakan penggeledahan dilakukan sesuai kebutuhan penyidikan.

Jimmy mengatakan KPK tak perlu membuka materi penyidikan yang bersifat rahasia. Namun, menurut dia, KPK perlu menjelaskan tindak lanjut atas pencopotan segel karena persoalan tersebut telah terungkap dalam persidangan.

“Apakah CCTV diperiksa? Apakah orang yang memiliki akses sudah dimintai keterangan? Apakah ruangan akhirnya digeledah? Dan yang paling penting, apakah seluruh barang bukti yang dicari KPK tetap utuh?” kata dia.

KPK Diminta Jaga Wibawa Penyidikan

Menurut Jimmy, pengusutan pencopotan KPK line juga berkaitan dengan kewibawaan lembaga antirasuah.

Ia mengatakan publik dapat mempertanyakan efektivitas pengamanan lokasi apabila segel yang dipasang penyidik dapat dicopot pihak lain tanpa segera diketahui siapa pelakunya.

“KPK line bukan pita dekorasi. Itu penanda bahwa lokasi sedang diamankan untuk kepentingan penegakan hukum,” kata Jimmy.

BCW meminta KPK mengusut perkara tersebut tanpa melihat jabatan maupun kedudukan pihak yang nantinya ditemukan terlibat.

Jimmy mengatakan perkara itu juga harus dipisahkan dari spekulasi mengenai siapa yang bertanggung jawab dalam perkara pokok dugaan korupsi Bea Cukai. Pengusutan pencopotan segel, menurut dia, harus berangkat dari fakta dan alat bukti.

“Yang kami minta sederhana. Cari siapa yang mencopotnya, siapa yang memerintahkan jika memang ada perintah, siapa yang masuk setelah segel dibuka, dan pastikan tidak ada barang bukti yang berubah atau hilang,” kata Jimmy.

Ia mengatakan KPK jangan membiarkan pertanyaan tersebut menggantung setelah fakta mengenai pencopotan segel terungkap di pengadilan.

“Jangan sampai yang hilang ternyata bukan cuma segelnya,” ujar Jimmy.

Pewarta : (Red)

Tags: BCW Desak KPK BertindakSegel KPK Dicopot
SendShareTweet
Previous Post

EXTRANAS 2026 Hadir di Lamongan, Ribuan Potensi Madrasah Dipertemukan dalam Ajang Nasional

Next Post

Tingkatkan Kesadaran Bahaya Karhutla, TNI Kembali Laksanakan Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Kabupaten Sambas

BERITA TERKAIT

Tangis Bayi Gegerkan Warga, Bayi Laki-Laki Ditemukan dalam Kardus
News

Tangis Bayi Gegerkan Warga, Bayi Laki-Laki Ditemukan dalam Kardus

11 September 2026
EXTRANAS 2026 Hadir di Lamongan, Ribuan Potensi Madrasah Dipertemukan dalam Ajang Nasional
News

EXTRANAS 2026 Hadir di Lamongan, Ribuan Potensi Madrasah Dipertemukan dalam Ajang Nasional

11 September 2026
Bukan Sekadar Kemasan, UKM Lamongan Didorong Penuhi Standar Higiene, Legalitas dan Keamanan Produk
News

Bukan Sekadar Kemasan, UKM Lamongan Didorong Penuhi Standar Higiene, Legalitas dan Keamanan Produk

4 September 2026
Kasus Korupsi Kembali Menjerat Pejabat DJBC, BCW Minta Pemerintah Buka Rapor Reformasi Bea Cukai
Berita

Kasus Korupsi Kembali Menjerat Pejabat DJBC, BCW Minta Pemerintah Buka Rapor Reformasi Bea Cukai

31 Agustus 2026
AJP Group Gelar Maulid Nabi 1448 H di Kampung Daon, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat dan Ulama
News

AJP Group Gelar Maulid Nabi 1448 H di Kampung Daon, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat dan Ulama

30 Agustus 2026
Jaga Pesisir Sumenep, JMSI Tanam 1.500 Mangrove di Pantai Matahari
JMSI

Jaga Pesisir Sumenep, JMSI Tanam 1.500 Mangrove di Pantai Matahari

29 Agustus 2026

Hari Nasional : HPN 2026

Ramadhan 2026 :

Info :

Promotion :

BERITA TERKAIT

Demi Keindahan dan Kenyamanan Dalam Belajar, Satgas Pamtas Bersama-sama Warga Membenahi Salah Satu Sekolah di Perbatasan RI-PNG

Demi Keindahan dan Kenyamanan Dalam Belajar, Satgas Pamtas Bersama-sama Warga Membenahi Salah Satu Sekolah di Perbatasan RI-PNG

29 Januari 2024
Yakinkan Berjalan Dengan Lancar, Babinsa Koramil Kuala Kencana Laksanakan Pendampingan Penyaluran BLTS Kesra TA 2025

Yakinkan Berjalan Dengan Lancar, Babinsa Koramil Kuala Kencana Laksanakan Pendampingan Penyaluran BLTS Kesra TA 2025

26 November 2025
Danlanud Bersama Ketua Yasarini Pengurus Cabang Lanud Sultan Hasanuddin Resmikan Aula TK Angkasa 3 Lanud Sultan Hasanuddin

Danlanud Bersama Ketua Yasarini Pengurus Cabang Lanud Sultan Hasanuddin Resmikan Aula TK Angkasa 3 Lanud Sultan Hasanuddin

29 November 2024
Kapolres Lamongan Hadiri Pemberangkatan Takbir Keliling Idul Adha 1445 H.

Kapolres Lamongan Hadiri Pemberangkatan Takbir Keliling Idul Adha 1445 H.

17 Juni 2024
Bantu Turunkan Angka Stunting, Koramil Mapurujaya Beri Makanan Tambahan Di Wilayah Binaan

Bantu Turunkan Angka Stunting, Koramil Mapurujaya Beri Makanan Tambahan Di Wilayah Binaan

15 Agustus 2024
Load More

Media Bela Negara :

UMKM Bela Negara :

Akses Nusantara

Aksesnusantara.id ©2021

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi

Follow Us

kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Login

Aksesnusantara.id ©2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In