Sabtu, April 18, 2026
Akses Nusantara
kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
kosong
View All Result
Akses Nusantara
kosong
View All Result
Home Agro

Pasar Beras Organik Kian Diminati, Peluang Bisnis Semakin Terbuka Lebar

Ditulis Oleh Redaksi 3
15 Maret 2026
arsip Agro, Economy, Nasional
Pasar Beras Organik Kian Diminati, Peluang Bisnis Semakin Terbuka Lebar
Share on FacebookShare on Twitter

Pasar Beras Organik Kian Diminati, Peluang Bisnis Semakin Terbuka Lebar

Jakarta, aksesnusantara.id – Kebutuhan beras organik di Indonesia menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat serta konsumsi pangan yang ramah lingkungan.

Berdasarkan berbagai kajian pertanian dan pangan, konsumsi beras nasional Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 30 hingga 32 juta ton per tahun. Namun dari jumlah tersebut, porsi beras organik masih tergolong kecil, yakni diperkirakan hanya sekitar 0,5 persen hingga 1 persen dari total konsumsi beras nasional.

Dengan perhitungan tersebut, kebutuhan beras organik nasional diperkirakan berada pada kisaran 150 ribu hingga 300 ribu ton per tahun. Meski demikian, angka tersebut diproyeksikan akan terus meningkat setiap tahun.

BERITA TERKAIT

FKBN Gelar Halalbihalal, Dorong Penguatan Organisasi Berbasis Nilai Pancasila

Babinsa Koramil Karanggeneng Aktif Dampingi Petani dalam Program Sekolah Lapang PHT

Peningkatan permintaan ini dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat, semakin banyak restoran dan hotel yang mulai menggunakan bahan pangan organik, serta permintaan ekspor beras organik yang terus bertambah.

Produksi Masih Terbatas

Di sisi produksi, ketersediaan beras organik di Indonesia masih tergolong terbatas dan belum sepenuhnya mampu memenuhi potensi pasar yang ada. Saat ini, sejumlah daerah telah menjadi sentra produksi beras organik, di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Sulawesi Selatan.

Beberapa daerah bahkan mulai mengembangkan konsep desa organik, yakni kawasan pertanian yang secara khusus menerapkan sistem budidaya organik untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.

Namun demikian, pengembangan pertanian organik masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan lahan bersertifikat organik hingga proses produksi yang memerlukan waktu lebih lama dibanding pertanian konvensional.

Peluang Pasar Sangat Menjanjikan

Meski produksinya masih terbatas, peluang pasar beras organik dinilai sangat menjanjikan. Salah satu faktor utama adalah nilai jual yang jauh lebih tinggi dibanding beras biasa.

Di pasaran, harga beras biasa berkisar antara Rp12.000 hingga Rp15.000 per kilogram, sementara beras organik dapat mencapai Rp25.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Kondisi ini membuat beras organik memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi petani. Selain itu, semakin banyak konsumen kelas menengah yang mulai beralih ke pangan sehat, sehingga permintaan terus meningkat.

Pasar ekspor juga membuka peluang besar, terutama ke negara-negara seperti Jepang, negara-negara Eropa, dan Amerika, yang memiliki permintaan tinggi terhadap produk pangan organik.

Tantangan Pengembangan

Meski memiliki potensi besar, pengembangan beras organik di Indonesia masih menghadapi sejumlah kendala. Beberapa di antaranya adalah produksi yang masih terbatas, biaya sertifikasi organik yang relatif mahal, serta masa konversi lahan yang memerlukan waktu sekitar dua hingga tiga tahun.

Selain itu, distribusi dan pemasaran produk organik juga belum merata, sehingga akses pasar bagi petani organik di beberapa daerah masih terbatas.

Potensi Masa Depan

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus mendorong pengembangan pertanian organik di berbagai daerah. Indonesia dinilai memiliki potensi besar karena ketersediaan lahan yang luas serta meningkatnya permintaan pasar global terhadap produk organik.

Sejumlah ahli bahkan memprediksi pasar beras organik di Indonesia dapat tumbuh sekitar 10 hingga 15 persen per tahun dalam beberapa tahun mendatang.

Dengan potensi tersebut, sektor beras organik dinilai tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung sistem pangan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Kesimpulannya, kebutuhan beras organik nasional saat ini diperkirakan mencapai 150 ribu hingga 300 ribu ton per tahun, dan diproyeksikan akan terus meningkat. Sementara itu, produksi yang masih terbatas justru membuka peluang besar bagi pengembangan usaha dan investasi di sektor pertanian organik di Indonesia. (Red)

Tags: Pasar Beras Organik Kian DiminatiPeluang Bisnis Semakin Terbuka Lebar
SendShareTweet
Previous Post

FKBN Provinsi Banten Berbagi di Bulan Ramadhan Santuni 60 Anak Yatim dan Warga Kurang Mampu di Curug Manis

Next Post

Ramadan Penuh Berkah, Koramil 1710-07/Mapurujaya Berbagi Takjil Untuk Warga

BERITA TERKAIT

FKBN Gelar Halalbihalal, Dorong Penguatan Organisasi Berbasis Nilai Pancasila
FKBN

FKBN Gelar Halalbihalal, Dorong Penguatan Organisasi Berbasis Nilai Pancasila

11 April 2026
Babinsa Koramil Karanggeneng Aktif Dampingi Petani dalam Program Sekolah Lapang PHT
Agro

Babinsa Koramil Karanggeneng Aktif Dampingi Petani dalam Program Sekolah Lapang PHT

8 April 2026
Terapan Pupuk Organik Bela Negara, Hasil Uji PH Tanah Naik Drastis dalam Hitungan Jam
Agro

Terapan Pupuk Organik Bela Negara, Hasil Uji PH Tanah Naik Drastis dalam Hitungan Jam

8 April 2026
Merajut Harapan dengan Sasirangan, Kisah Humanis Persit yang Menjaga Warisan dan Menguatkan Kemandirian
Nasional

Merajut Harapan dengan Sasirangan, Kisah Humanis Persit yang Menjaga Warisan dan Menguatkan Kemandirian

7 April 2026
RSUD Dr. Soegiri Luncurkan GEMES, Perkuat Layanan Prima
Kesehatan

RSUD Dr. Soegiri Luncurkan GEMES, Perkuat Layanan Prima

7 April 2026
Panen Raya Padi PMJ 01, Koramil Turi Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Agro

Panen Raya Padi PMJ 01, Koramil Turi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

3 April 2026

Hari Nasional : HPN 2026

Ramadhan 2026 :

Info :

Promotion :

BERITA TERKAIT

Perkuat Pendidikan Pancasila, Kasum TNI Hadiri Sosialisasi Buku Teks Utama Pancasila

Perkuat Pendidikan Pancasila, Kasum TNI Hadiri Sosialisasi Buku Teks Utama Pancasila

22 Agustus 2023
Wujud Peduli, Babinsa Koramil Jila Komsos dan Berbagi Sembako ke Warga Binaan

Wujud Peduli, Babinsa Koramil Jila Komsos dan Berbagi Sembako ke Warga Binaan

11 Juni 2023
Diduga Karena PJU sering Mati, Terjadi LAKA Beruntun Jalan Raya Nasional Pucuk Lamongan

Diduga Karena PJU sering Mati, Terjadi LAKA Beruntun Jalan Raya Nasional Pucuk Lamongan

16 Mei 2021
Babinsa Bersama Warga Kerja Bakti Bersihkan Balai Kampung Mwuare

Babinsa Bersama Warga Kerja Bakti Bersihkan Balai Kampung Mwuare

14 Juni 2024
Personel Kodim 1710/Mimika Melaksanakan Tes Samapta UKP 1 Oktober 2025

Personel Kodim 1710/Mimika Melaksanakan Tes Samapta UKP 1 Oktober 2025

11 April 2025
Load More

Media Bela Negara :

UMKM Bela Negara :

Akses Nusantara

Aksesnusantara.id ©2021

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi

Follow Us

kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Login

Aksesnusantara.id ©2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In