Ormas Diminta Jadi Mitra Strategis Pemerintah, FKBN Lamongan: Mari Bangun Kolaborasi untuk Daerah
Lamongan, Aksesnusantara.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan pembinaan organisasi kemasyarakatan dengan tema “Penguatan Sinergi Organisasi Kemasyarakatan dalam Mendukung Pembangunan dan Mewujudkan Kondusivitas Wilayah.”
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026, bertempat di Gedung Handayani, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini diikuti para ketua organisasi, lembaga dan perkumpulan yang berada di Kabupaten Lamongan. Melalui kegiatan tersebut, Bakesbangpol berupaya memperkuat komunikasi, koordinasi serta sinergitas antara pemerintah daerah dengan berbagai organisasi kemasyarakatan.
Dalam surat undangan bernomor 200.1.2/157.1/413.206/2026 tertanggal 26 Agustus 2026, Bakesbangpol Lamongan juga meminta peserta yang hadir untuk membawa fotokopi KTP.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Lamongan Johny Indrianto F., S.STP., M.Si., melalui kegiatan pembinaan tersebut mendorong agar organisasi kemasyarakatan dapat terus berperan aktif sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan sekaligus menjaga kondusivitas wilayah.
Sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dinilai penting karena organisasi masyarakat memiliki posisi strategis dalam membangun komunikasi dengan masyarakat, menyerap aspirasi serta ikut menjaga persatuan dan ketertiban sosial.
FKBN: Ormas Jangan Hanya Menjadi Pelengkap.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Bakorda Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kabupaten Lamongan, M. Ferry Fadli, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Bakesbangpol yang mempertemukan berbagai organisasi kemasyarakatan dalam satu forum pembinaan dan penguatan sinergi.
Menurut Ferry, keberadaan organisasi kemasyarakatan seharusnya tidak hanya dipandang sebagai pelengkap dalam kehidupan sosial, tetapi menjadi bagian penting dari kekuatan masyarakat yang dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
“Kami menyambut baik kegiatan penguatan sinergi organisasi kemasyarakatan yang dilaksanakan Bakesbangpol Lamongan. Bagi kami, organisasi kemasyarakatan harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang ada di masyarakat,” ujar M. Ferry Fadli.

Ia menilai pembangunan daerah tidak mungkin hanya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, komunitas, lembaga sosial dan berbagai kelompok masyarakat lainnya.
Menurutnya, sinergi tersebut harus dibangun melalui komunikasi, koordinasi dan kolaborasi, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Sinergi harus diwujudkan dalam kerja nyata. Pemerintah memiliki program pembangunan, sementara organisasi kemasyarakatan memiliki jaringan, sumber daya sosial dan kedekatan dengan masyarakat. Kalau kekuatan tersebut dipadukan dengan baik, tentu akan memberikan dampak yang lebih besar bagi Lamongan,” katanya.

Bela Negara Dimulai dari Kontribusi di Masyarakat.
Ferry juga mengaitkan penguatan organisasi kemasyarakatan dengan semangat bela negara. Menurutnya, bela negara tidak selalu identik dengan kegiatan pertahanan secara fisik, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Menjaga persatuan, membantu menyelesaikan persoalan sosial, mendukung pembangunan, menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama serta menjaga kondusivitas daerah, menurutnya merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai bela negara.
“Bela negara pada hakikatnya dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk pengabdian. Ketika organisasi kemasyarakatan ikut menjaga persatuan, membantu masyarakat, mendukung pembangunan dan menjaga kondusivitas wilayah, itu juga merupakan bentuk nyata bela negara,” jelas Ferry.
Ia berharap forum pembinaan yang digelar Bakesbangpol Lamongan dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.
FKBN Bakorda Lamongan, lanjut Ferry, siap mengambil bagian dalam membangun kolaborasi positif dengan pemerintah daerah maupun organisasi lainnya sepanjang bertujuan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Lamongan.
“Kami berharap ke depan tidak hanya berhenti pada forum komunikasi. Harus ada tindak lanjut dalam bentuk program kolaboratif yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. FKBN siap bersinergi dan berkontribusi dalam menjaga kondusivitas sekaligus memperkuat semangat bela negara di Kabupaten Lamongan,” pungkasnya.
Dengan penguatan sinergi tersebut, diharapkan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Lamongan semakin mampu menjalankan fungsi sosialnya sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan daerah yang aman, tertib, kondusif, solid dan semakin maju. (Red)


















