Sabtu, September 5, 2026
Akses Nusantara
kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
kosong
View All Result
Akses Nusantara
kosong
View All Result
Home Daerah

Arti Pentingnya Bela Negara di Masyarakat, Kepedulian Berbangsa dan Bernegara Sesungguhnya

FKBN Korda Lamongan

Ditulis Oleh redaksi akses nusantara
26 Desember 2021
arsip Daerah, HANKAM, Organisasi
Arti Pentingnya Bela Negara di Masyarakat, Kepedulian Berbangsa dan Bernegara Sesungguhnya
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung,Aksesnusantara.id – Kepedulian berbangsa dan bernegara melalui peranan Bela Negara setiap warga negara adalah kewajiban dalam diri kita masing masing melalui profesi dan tindakan yang kita perbuat.

Kolonel Infantri Andy Irawan,,S.Sos, S.IP, M.I.Pol selaku Perwira staf Ahli Pangdam XIII / Merdeka menyampaikan ucapan selamat kepada Forum Kader Bela Negara Kordinator Kabupaten Lamongan yang sudah mendapat surat mandat, surat keputusan (SK).

SK FKBN Sesuai Surat Mandat NO.103/BKP/FKBN/SM/XI/2021. Hasil keputusan rapat pimpinan Badan Koordinator Pusat Forum Kader Bela Negara pada tanggal 03 November 2021 di kantor Wilayah Kementrian Pertahanan Provinsi DKI Jakarta, Gedung Nyi Ageng Serang, Lt 5, Jl. H. R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, tentang pembentukan Badan Koordinator Daerah Forum Kader Bela Negara Kabupaten Lamongan.

Kolonel Infantri Andy Irawan,S.Sos, S.IP, M.I.Pol. pada Sabtu 25 Desember 2021 memberikan wawasan bela negara dengan tema sebagai berikut :

BERITA TERKAIT

Kekeringan Terus Berulang di Lamongan, Bencana Alam atau Gagal Bangun Ketahanan Air?

Ormas Diminta Jadi Mitra Strategis Pemerintah, FKBN Lamongan: Mari Bangun Kolaborasi untuk Daerah

” Pentingnya Bela Negara dalam mengkristalkan semangat juang melalui nilai-nilai sejarah bangsa”

Belanegara adalah sebuah kata yang tidak asing bagi seluruh warga negara Indonesia karena tata letak serta klausul belanegara telah terdapat pada UUD 1945 tentang Hak dan kewajiban Belanegara dalam Sishankamrata serta hadirnya UU no 23 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional yang memuat Komponen Cadangan dan Belanegara. Membela negara memiliki sejarah dalam kehidupan bangsa Indonesia dimana selama 350 tahun rakyat Indonesia hidup dalam alam penjajahan baik fisik maupun jiwanya yang harus menghadapi tekanan mental dan sosial di tanah airnya sendiri mengorbankan harta benda dan darah serta air mata. Tidak heran, maka didalam Mukadimah UUD 1945 dinyatakan, “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan ialah hak segala bangsa dan penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”

Bangsa Indonesia hidup dalam ruang geostrategi yang sejak dahulu kala telah memiliki segenap pranata sosial dan politik yang ditunjang dengan kekayaan alam/SDA, serta berkeadilan dan berkesejahteraan sesuai sistem yang dianut pada masa itu. Pada sekitar abad ke 15 Dimensi ekonomi dan perdagangan arus lalu lintas dunia mulai ramai dengan majunya pelayaran dan navigasi negara2 Eropa. Ditemukannya suatu kepulauan penghasil rempah2 oleh para pelaut Portugis, Spanyol, dan Belanda menjadikan Nusantara sebagai persaingan dan perebutan kolonialisme karena letaknya yang amat strategis dan berada pada posisi silang dunia sehingga mengakibatkan ekspansi dan pendudukan wilayah. Mereka berupaya mencari ruang baru untuk menaklukkan dan selanjutnya mengambil kekayaan alam kita baik sebagai komoditi, cadangan ekonomi maupun ambisi dalam menguasai bangsa lain untuk kepentingan peperangan. Hal ini terus berlangsung khususnya setelah berdirinya persekutuan dagang VOC di Batavia pada tahun1602 diikuti kemudian dengan masuknya tentara Eropa dlm melegitimasi penjajahan.

Peperangan lokal oleh kerajaan2 Nusantara belum mampu mengusir kolonialisme karena politik Devide et Impera. Hingga pada abad ke 19 telah dimulai suatu pergerakan Nasional (1905 -1928) dan perjuangan bersenjata baik dalam rangka merebut kemerdekaan (1942 -1945), memproklamasikan pada 17 Agustus tahun 1945 sampai dengan mempertahankan RI dari serangan Sekutu (1945-1949) dan berakhir dengan pengakuan bangsa bangsa lain akan eksistensi Indonesia di lingkup pergaulan dunia pada Konferensi Meja Bundar di Den Haag (KMB) 1949. Perjuangan total selama 350 tahun melawan penjajah dengan segala dinamikanya tersebut menjadi substansi penting nilai nilai Belanegara yaitu cinta tanah air dan tekad para pejuang yang tidak mengenal menyerah dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.

Pada era kekinian Belanegara diwujudkan dalam banyak bidang. Hal ini semata mata hendak mengelaborasi perjuangan masa lalu dengan dinamika hadirnya ancaman nyata yang dihadapi pada saat ini. Seperti bidang ekonomi adalah menggerakkan perekonomian Pancasila berdasarkan azaz kekeluargaan pada berbagai dimensi strata sosial. Memupuk jiwa kewirausahaan dan pemanfaatan teknologi dan media sosial untuk kesejahteraan tanpa mengabaikan semangat perjuangan dimasa terdahulu. Pada bidang Pertahanan dan Keamanan Belanegara diimplementasikan dalam wujud pengetahuan dan ketrampilan serta kepekaan dalam ancaman stabilitas sosial dan politik khususnya pada era demokratisasi. Pada dimensi ideologi yaitu Mempertahankan Pancasila dan UUD 1945 merupakan kewajiban demi tetap tegaknya NKRI.

Akhirnya, keikutsertaan Belanegara bagi seluruh warga negara RI tidak terbatas pada dimensi fisik dan non fisik tertentu. Seluruh komponen masyarakat memiliki hak untuk dilatih dan dididik dalam Belanegara serta kewajiban mengikuti kegiatan Belanegara dalam lingkup pendidikan, pekerjaan/usaha, politik dan sosial. Kristalisasi semangat juang dalam Belanegara merupakan urgensi sebab penyiapan secara dini komponen ini amatlah diperlukan dalam menghadapi problematika ancaman yang semakin berkembang dimasa kini dan yang akan datang. (FKBN)

SendShareTweet
Previous Post

Selamat Atas Berdirinya Badan Koordinator Daerah Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kabupaten Lamongan

Next Post

Anggon Bebek di Jalanan Banjir, Aksi Protes atas Banjir Tahunan Bengawan Jero Yang Tak Ada Solusi

BERITA TERKAIT

Kekeringan Terus Berulang di Lamongan, Bencana Alam atau Gagal Bangun Ketahanan Air?
Daerah

Kekeringan Terus Berulang di Lamongan, Bencana Alam atau Gagal Bangun Ketahanan Air?

4 September 2026
Ormas Diminta Jadi Mitra Strategis Pemerintah, FKBN Lamongan: Mari Bangun Kolaborasi untuk Daerah
Bela Negara

Ormas Diminta Jadi Mitra Strategis Pemerintah, FKBN Lamongan: Mari Bangun Kolaborasi untuk Daerah

3 September 2026
Bakesbangpol Lamongan Bangun Kolaborasi Lintas Organisasi, KJL: Jangan Berhenti di Seremonial
Berita

Bakesbangpol Lamongan Bangun Kolaborasi Lintas Organisasi, KJL: Jangan Berhenti di Seremonial

3 September 2026
SLHS Diklaim Lengkapi 173 SPPG, FKBN Soroti Keamanan MBG Lamongan
Berita

SLHS Diklaim Lengkapi 173 SPPG, FKBN Soroti Keamanan MBG Lamongan

2 September 2026
MDS Hadir Lewat “Falsafah”, Ungkap Luka dan Kerinduan Cinta
Daerah

MDS Hadir Lewat “Falsafah”, Ungkap Luka dan Kerinduan Cinta

31 Agustus 2026
Amanah hingga 2030, Pimpinan Baru SMP–SMA Dr. Soetomo Didorong Jaga Kinerja dan Perluas Pengaruh
Berita

Amanah hingga 2030, Pimpinan Baru SMP–SMA Dr. Soetomo Didorong Jaga Kinerja dan Perluas Pengaruh

31 Agustus 2026

Hari Nasional : HPN 2026

Ramadhan 2026 :

Info :

Promotion :

BERITA TERKAIT

Jalin Kerjasama Berkelanjutan, Aspers Panglima TNI Laksanakan Audensi Bersama Dirjen Binalavotas Kemenaker RI

Jalin Kerjasama Berkelanjutan, Aspers Panglima TNI Laksanakan Audensi Bersama Dirjen Binalavotas Kemenaker RI

10 September 2024
Koops TNI Habema Melakukan Penindakan Terhadap Tokoh Penting OPM Jeki Murib Di Puncak

Koops TNI Habema Melakukan Penindakan Terhadap Tokoh Penting OPM Jeki Murib Di Puncak

28 April 2026
Jaga Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 03 Kuala Kencana Komsos dan Bagikan Bibit Jagung Hibrida

Jaga Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 03 Kuala Kencana Komsos dan Bagikan Bibit Jagung Hibrida

11 Oktober 2023
Kasau Kunjungan Kerja di Lanud Sultan Hasanuddin

Kasau Kunjungan Kerja di Lanud Sultan Hasanuddin

15 Juni 2024
Cegah Kebakaran Meluas, Tanpa Kenal Lelah Satgas Karhutla Lanud Sjamsudin Noor Pantang Menyerah Kendalikan dan Sekat Titik Api

Cegah Kebakaran Meluas, Tanpa Kenal Lelah Satgas Karhutla Lanud Sjamsudin Noor Pantang Menyerah Kendalikan dan Sekat Titik Api

27 Agustus 2026
Load More

Media Bela Negara :

UMKM Bela Negara :

Akses Nusantara

Aksesnusantara.id ©2021

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi

Follow Us

kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Login

Aksesnusantara.id ©2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In