Jumat, September 4, 2026
Akses Nusantara
kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
kosong
View All Result
Akses Nusantara
kosong
View All Result
Home Berita

KJL Tekankan Kompetensi Narasumber untuk Jaga Kredibilitas Berita

Ditulis Oleh Jurnalis 3
4 September 2026
arsip Berita, Kajian, Pendidikan
KJL Tekankan Kompetensi Narasumber untuk Jaga Kredibilitas Berita
Share on FacebookShare on Twitter

KJL Tekankan Kompetensi Narasumber untuk Jaga Kredibilitas Berita

Lamongan, Aksesnusantara.id — Kualitas sebuah berita tidak hanya ditentukan oleh kemampuan wartawan dalam mengolah informasi, tetapi juga oleh ketepatan dalam memilih narasumber. Kompetensi, kapasitas, kewenangan, serta relevansi narasumber terhadap persoalan yang diberitakan menjadi bagian penting dalam memastikan informasi yang disampaikan kepada publik memiliki dasar yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ketua Komunitas Jurnalis Lamongan (KJL), Ferry Fadli, menegaskan bahwa narasumber dalam jurnalistik bukan sekadar pihak yang memberikan komentar. Lebih dari itu, narasumber harus memiliki pengetahuan, kewenangan, pengalaman, atau keterkaitan langsung dengan substansi persoalan yang diberitakan.

“Kompetensi narasumber sangat menentukan kualitas sebuah berita. Wartawan harus mampu melihat apakah seseorang benar-benar memiliki kapasitas untuk menjelaskan persoalan yang sedang diberitakan, bukan hanya karena orang tersebut terkenal, memiliki jabatan, atau sering muncul di media,” ujar Ferry Fadli.

BERITA TERKAIT

Kekeringan Terus Berulang di Lamongan, Bencana Alam atau Gagal Bangun Ketahanan Air?

Ormas Diminta Jadi Mitra Strategis Pemerintah, FKBN Lamongan: Mari Bangun Kolaborasi untuk Daerah

Menurutnya, pemilihan narasumber yang tepat akan memperkuat kredibilitas berita. Sebagai contoh, pemberitaan mengenai kebijakan pemerintah idealnya menghadirkan pejabat atau instansi yang memiliki kewenangan terhadap kebijakan tersebut. Begitu pula dengan isu kesehatan, hukum, pendidikan, ekonomi, maupun persoalan teknis lainnya.

“Kalau berita berbicara tentang kesehatan, tentu narasumbernya harus memiliki kompetensi di bidang kesehatan. Begitu juga persoalan hukum, pendidikan, lingkungan, ekonomi dan bidang lainnya. Relevansi keilmuan maupun kewenangan harus menjadi pertimbangan,” jelasnya.

Mencegah Informasi Keliru.

Ferry menilai, salah memilih narasumber dapat membuat pemberitaan kehilangan akurasi. Narasumber yang tidak memahami substansi persoalan berpotensi memberikan asumsi, opini, atau informasi yang keliru.

Karena itu, wartawan dituntut tidak hanya mengejar pernyataan, tetapi juga mempertimbangkan kapasitas orang yang memberikan pernyataan tersebut.

“Orang yang memiliki jabatan tertentu belum tentu kompeten menjelaskan semua persoalan. Begitu pula orang yang populer atau memiliki banyak pengikut di media sosial tidak otomatis menjadi narasumber yang tepat untuk setiap isu,” tegasnya.

Menurut Ferry, wartawan harus mampu membedakan antara kompetensi dan opini. Seseorang boleh saja memberikan pandangan terhadap suatu persoalan, namun pandangan tersebut harus ditempatkan sesuai konteks dan tidak serta-merta diposisikan sebagai keterangan yang bersifat otoritatif.

“Opini tetap memiliki tempat dalam pemberitaan, tetapi jangan sampai opini seseorang diperlakukan seolah-olah sebagai fakta atau penjelasan ahli. Di sinilah pentingnya kecermatan wartawan dalam memilih dan menempatkan narasumber,” katanya.

Kompetensi Narasumber dan Prinsip Keberimbangan.

Ferry juga menekankan bahwa kompetensi narasumber berkaitan erat dengan prinsip keberimbangan dalam jurnalistik.

Terutama pada berita yang memuat tuduhan, konflik, kritik, maupun dugaan pelanggaran, wartawan harus berupaya menghadirkan pihak-pihak yang relevan.

“Dalam berita yang mengandung tuduhan atau konflik, jangan hanya mengambil satu sisi. Pihak yang dituduh atau dikritik harus diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi. Pihak yang menyampaikan tuduhan juga perlu dikonfirmasi. Jika menyangkut persoalan yang membutuhkan kewenangan tertentu, hadirkan pula pihak yang memiliki otoritas,” papar Ferry.

Bila diperlukan, lanjutnya, wartawan juga dapat menghadirkan akademisi atau ahli independen untuk memberikan konteks terhadap persoalan yang sedang dibahas.

Dengan pendekatan tersebut, berita tidak berhenti pada pertukaran pernyataan, tetapi mampu memberikan gambaran persoalan secara lebih utuh kepada masyarakat.

Relevansi Lebih Penting daripada Popularitas.

Dalam praktik jurnalistik di era digital, popularitas narasumber terkadang menjadi daya tarik tersendiri. Namun, Ferry mengingatkan agar wartawan tidak menjadikan popularitas sebagai ukuran utama dalam menentukan narasumber.

“Pertanyaannya sederhana: apakah orang tersebut memiliki pengetahuan, kewenangan, pengalaman, atau keterlibatan langsung yang relevan dengan persoalan yang kita beritakan?” ujarnya.

Semakin spesifik sebuah persoalan, menurut Ferry, semakin penting pula kompetensi narasumber yang digunakan.

Narasumber yang tepat dapat memberikan data, konteks, penjelasan teknis, sekaligus membantu publik memahami persoalan secara lebih objektif.

Keterangan Narasumber Tetap Harus Diverifikasi.

Meski memilih narasumber yang kompeten merupakan hal penting, Ferry menegaskan bahwa wartawan tetap tidak boleh menerima begitu saja setiap pernyataan narasumber.

Kompetensi narasumber bukan berarti seluruh keterangannya otomatis menjadi fakta.

“Wartawan tetap harus melakukan verifikasi. Kalau ada pejabat mengatakan sebuah program sudah berjalan sesuai aturan, jangan berhenti pada pernyataan tersebut. Wartawan perlu melihat aturan yang menjadi dasar, data pelaksanaan, dokumen pendukung, kondisi di lapangan, serta melakukan konfirmasi kepada pihak lain yang relevan,” jelasnya.

Menurutnya, proses verifikasi merupakan salah satu pembeda antara pemberitaan jurnalistik dengan sekadar penyebaran pernyataan.

Berita yang kuat bukan hanya berita yang memiliki banyak narasumber, melainkan berita yang mampu menjelaskan siapa narasumbernya, apa kapasitasnya, apa relevansinya, dan bagaimana keterangannya diverifikasi.

KJL Dorong Jurnalisme yang Berkualitas.

Sebagai organisasi yang menjadi ruang komunikasi dan pengembangan profesionalitas jurnalis di Lamongan, KJL mendorong wartawan untuk terus meningkatkan kompetensi jurnalistik, termasuk dalam melakukan riset, memilih narasumber, melakukan konfirmasi, memeriksa data, dan menyajikan informasi secara berimbang.

Ferry mengatakan, kualitas pers sangat ditentukan oleh proses kerja jurnalistik yang dilakukan secara disiplin.

“Jurnalisme bukan sekadar mencari kutipan. Jurnalisme adalah proses mencari, memeriksa, menguji, mengonfirmasi, kemudian menyajikan informasi yang memiliki kepentingan publik,” katanya.

Ia berharap edukasi mengenai kompetensi narasumber dapat menjadi pengingat bagi seluruh jurnalis agar tidak terjebak pada budaya mengejar pernyataan semata.

“Prinsip sederhananya, bukan siapa yang paling terkenal yang harus diwawancarai, tetapi siapa yang paling kompeten dan relevan untuk menjelaskan persoalan,” pungkas Ferry Fadli.

Pada akhirnya, kualitas berita tidak hanya bergantung pada siapa yang berbicara, tetapi juga pada bagaimana wartawan menguji dan mengolah informasi tersebut.

Sebab, berita yang baik bukan sekadar berita yang memiliki narasumber, melainkan berita yang mampu menunjukkan mengapa narasumber tersebut layak dipercaya dalam konteks persoalan yang diberitakan. (*)

Tags: KJLNarasumberTekankan Kompetensiuntuk Jaga Kredibilitas Berita
SendShareTweet
Previous Post

Gambut Jadi Medan Tempur, Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor Pantang Pulang Sebelum Bara Terkendali

Next Post

Wapang TNI Tinjau YTP 835/SYB dan KDKMP di NTB

BERITA TERKAIT

Kekeringan Terus Berulang di Lamongan, Bencana Alam atau Gagal Bangun Ketahanan Air?
Daerah

Kekeringan Terus Berulang di Lamongan, Bencana Alam atau Gagal Bangun Ketahanan Air?

4 September 2026
Ormas Diminta Jadi Mitra Strategis Pemerintah, FKBN Lamongan: Mari Bangun Kolaborasi untuk Daerah
Bela Negara

Ormas Diminta Jadi Mitra Strategis Pemerintah, FKBN Lamongan: Mari Bangun Kolaborasi untuk Daerah

3 September 2026
Bakesbangpol Lamongan Bangun Kolaborasi Lintas Organisasi, KJL: Jangan Berhenti di Seremonial
Berita

Bakesbangpol Lamongan Bangun Kolaborasi Lintas Organisasi, KJL: Jangan Berhenti di Seremonial

3 September 2026
SLHS Diklaim Lengkapi 173 SPPG, FKBN Soroti Keamanan MBG Lamongan
Berita

SLHS Diklaim Lengkapi 173 SPPG, FKBN Soroti Keamanan MBG Lamongan

2 September 2026
Amanah hingga 2030, Pimpinan Baru SMP–SMA Dr. Soetomo Didorong Jaga Kinerja dan Perluas Pengaruh
Berita

Amanah hingga 2030, Pimpinan Baru SMP–SMA Dr. Soetomo Didorong Jaga Kinerja dan Perluas Pengaruh

31 Agustus 2026
Kasus Korupsi Kembali Menjerat Pejabat DJBC, BCW Minta Pemerintah Buka Rapor Reformasi Bea Cukai
Berita

Kasus Korupsi Kembali Menjerat Pejabat DJBC, BCW Minta Pemerintah Buka Rapor Reformasi Bea Cukai

31 Agustus 2026

Hari Nasional : HPN 2026

Ramadhan 2026 :

Info :

Promotion :

BERITA TERKAIT

Pimpinan FKBN Lamongan Menjabarkan Pentingnya Pancasila Untuk Bangsa Indonesia.

Pimpinan FKBN Lamongan Menjabarkan Pentingnya Pancasila Untuk Bangsa Indonesia.

3 Juni 2024
Satgas Pamtas Yonif 726/Tml Turut Andil Dalam Mensukseskan Pemilu 2024, Bersama-Sama Masyarakat Kampung Tanas

Satgas Pamtas Yonif 726/Tml Turut Andil Dalam Mensukseskan Pemilu 2024, Bersama-Sama Masyarakat Kampung Tanas

8 Februari 2024
Bakamla RI Lepas KN. Singa Laut-402 untuk Misi Kemanusiaan ke Siau

Bakamla RI Lepas KN. Singa Laut-402 untuk Misi Kemanusiaan ke Siau

8 Januari 2026
Panglima TNI Hadiri Acara Halal Bihalal dan Silaturahmi PBNU

Panglima TNI Hadiri Acara Halal Bihalal dan Silaturahmi PBNU

29 April 2024
Satgas TNI AD Pimpin Gotong Royong, 550 Meter Pipa Air Bersih Terpasang di Desa Jamat

Satgas TNI AD Pimpin Gotong Royong, 550 Meter Pipa Air Bersih Terpasang di Desa Jamat

13 Februari 2026
Load More

Media Bela Negara :

UMKM Bela Negara :

Akses Nusantara

Aksesnusantara.id ©2021

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi

Follow Us

kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Login

Aksesnusantara.id ©2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In