Jumat, Agustus 21, 2026
Akses Nusantara
kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
kosong
View All Result
Akses Nusantara
kosong
View All Result
Home News

Dinkes Lamongan Kembali Turun Tangan, SPPG Kembangbahu Dievaluasi Dua Kali Usai Dugaan Temuan Ulat di Menu MBG

Ditulis Oleh Redaksi 3
21 Agustus 2026
arsip News, SPPG
Dinkes Lamongan Kembali Turun Tangan, SPPG Kembangbahu Dievaluasi Dua Kali Usai Dugaan Temuan Ulat di Menu MBG
Share on FacebookShare on Twitter

Dinkes Lamongan Kembali Turun Tangan, SPPG Kembangbahu Dievaluasi Dua Kali Usai Dugaan Temuan Ulat di Menu MBG

LAMONGAN, aksesnusantara.id – Dugaan adanya benda menyerupai ulat dalam makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, mendapat perhatian serius dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamongan.

Dinkes Lamongan mengungkapkan telah melakukan dua kali evaluasi dan pembinaan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab menyediakan makanan MBG bagi peserta didik di wilayah tersebut.

Evaluasi pertama dilakukan setelah muncul laporan mengenai dugaan benda menyerupai ulat dalam makanan yang dikonsumsi siswa. Menurut Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Lamongan, dr. Fidha, pihaknya langsung mengambil langkah tindak lanjut sehari setelah laporan diterima.

BERITA TERKAIT

Kualitas Menu MBG Disorot, Temuan Diduga Ulat Picu Desakan Evaluasi SPPG Lopang 2

Aksi Demonstrasi KNPB di Wamena Berlangsung Aman, Tertib dan Lancar

“Setelah kejadian pertama, Dinkes langsung melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap SPPG terkait pada hari berikutnya,” kata dr. Fidha ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (20/8/2026).

Evaluasi dinkes lamongan

Namun, persoalan kembali terjadi sekitar sepekan kemudian. Pada kejadian kedua, makanan dengan bahan yang sama kembali diberikan dan kembali ditemukan benda yang disebut menyerupai ulat.

Kondisi tersebut membuat Dinkes Lamongan kembali melakukan evaluasi terhadap SPPG yang bersangkutan. Pembinaan juga dilakukan sebagai bagian dari upaya mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Sudah Memiliki SLHS, Pengawasan Tetap Diperlukan

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena SPPG terkait diketahui telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Sertifikat tersebut menjadi salah satu persyaratan dalam pemenuhan standar higiene dan sanitasi jasa boga. Proses pemenuhannya mencakup sejumlah aspek, mulai dari pemeriksaan kualitas air dan makanan, inspeksi kesehatan lingkungan hingga pembinaan atau pelatihan bagi tenaga yang menangani pangan.

Meski demikian, kepemilikan SLHS tidak berarti pengawasan terhadap proses penyediaan makanan dapat dihentikan. Proses penerimaan bahan baku, pencucian, pengolahan hingga makanan sampai kepada penerima manfaat tetap membutuhkan pengawasan secara berkelanjutan.

Temuan Berulang Soroti Sistem Pengawasan

Munculnya laporan serupa dalam waktu yang relatif berdekatan turut menimbulkan pertanyaan mengenai penerapan standar keamanan pangan di lingkungan SPPG.

Sejumlah kemungkinan perlu ditelusuri lebih lanjut, termasuk kondisi bahan baku, proses pencucian dan pengolahan, hingga pemeriksaan akhir sebelum makanan didistribusikan kepada para siswa.

Untuk memastikan penyebabnya, diperlukan pemeriksaan dan evaluasi secara menyeluruh sehingga langkah perbaikan yang dilakukan tidak hanya bersifat sementara.

Dinkes Akan Laporkan ke Satgas MBG

Dinkes Lamongan memastikan penanganan kasus tersebut tidak hanya dilakukan melalui evaluasi terhadap SPPG.

Dr. Fidha menyampaikan bahwa pihaknya juga tengah menyiapkan laporan untuk diteruskan kepada Satgas MBG Kabupaten Lamongan.

“Tidak berhenti pada evaluasi dan pembinaan, Dinas Kesehatan saat ini akan menyusun laporan untuk disampaikan kepada Satgas MBG Kabupaten,” tegasnya.

Laporan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperkuat pengawasan terhadap bahan pangan serta memastikan standar keamanan makanan dalam pelaksanaan program MBG di Kabupaten Lamongan.

Yayasan Terima Dokumentasi dari Guru dan Wali Murid

Sementara itu, Pembina Yayasan Pondok Pesantren Al Munawwaroh Kembangbahu, Gus Gik, membenarkan bahwa pihaknya menerima dokumentasi terkait dugaan temuan benda menyerupai ulat dalam makanan MBG.

Dokumentasi berupa foto tersebut, menurut Gus Gik, berasal dari guru dan wali murid.

“Iya benar saya dapat foto-foto tersebut dari guru-guru dan wali murid,” ujar Gus Gik saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).

Meski dokumentasi dan laporan dari lingkungan sekolah telah diterima, jenis benda yang ditemukan serta penyebab keberadaannya dalam makanan masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang.

Dengan adanya evaluasi sebanyak dua kali dan rencana pelaporan kepada Satgas MBG Kabupaten, pengawasan terhadap penyedia makanan MBG diharapkan dapat diperketat agar kualitas, kebersihan, dan keamanan makanan yang diterima peserta didik tetap terjamin. (Red)

Tags: Dinkes Lamongan Kembali Turun TanganSPPG Kembangbahu Dievaluasi Dua Kali Usai Dugaan Temuan Ulat di Menu MBG
SendShareTweet
Previous Post

DPW PPP Jawa Timur Perkuat Konsolidasi Hukum dan Organisasi Menuju Pemilu 2029

BERITA TERKAIT

Kualitas Menu MBG Disorot, Temuan Diduga Ulat Picu Desakan Evaluasi SPPG Lopang 2
News

Kualitas Menu MBG Disorot, Temuan Diduga Ulat Picu Desakan Evaluasi SPPG Lopang 2

20 Agustus 2026
Aksi Demonstrasi KNPB di Wamena Berlangsung Aman, Tertib dan Lancar
News

Aksi Demonstrasi KNPB di Wamena Berlangsung Aman, Tertib dan Lancar

16 Agustus 2026
BUMDes Kaffa Gemilang Klaim Terdaftar di BGN, SPPG 1 Babat Sebut Belum Terima Proposal
Daerah

BUMDes Kaffa Gemilang Klaim Terdaftar di BGN, SPPG 1 Babat Sebut Belum Terima Proposal

15 Agustus 2026
Dugaan Penolakan BUMDes dalam Pengadaan MBG di Babat Tuai Sorotan
News

Dugaan Penolakan BUMDes dalam Pengadaan MBG di Babat Tuai Sorotan

15 Agustus 2026
Warga Brengkok Tuntut Transparansi PTSL, Kades Buka Suara soal Penarikan Dana
News

Warga Brengkok Tuntut Transparansi PTSL, Kades Buka Suara soal Penarikan Dana

12 Agustus 2026
PTSL Desa Brengkok Jadi Sorotan, Mantan BPD Klaim Ada Dugaan Pungutan Tak Wajar
News

PTSL Desa Brengkok Jadi Sorotan, Mantan BPD Klaim Ada Dugaan Pungutan Tak Wajar

10 Agustus 2026

Hari Nasional : HPN 2026

Ramadhan 2026 :

Info :

Promotion :

BERITA TERKAIT

Lanud Sultan Hasanuddin Kerahkan Boeing 737 Skadron Udara 5 Bantu Pencarian KLM Nurul Salsa di Perairan Selayar

Lanud Sultan Hasanuddin Kerahkan Boeing 737 Skadron Udara 5 Bantu Pencarian KLM Nurul Salsa di Perairan Selayar

18 Juli 2026
Pulau Romang Akan Terang, Danlantamal IX Perintahkan Danposal Pulau Romang Bantu Percepat Listrik Masuk Desa

Pulau Romang Akan Terang, Danlantamal IX Perintahkan Danposal Pulau Romang Bantu Percepat Listrik Masuk Desa

6 Juni 2023
Dua Jet  Tempur Sukhoi SU-27/30 Berhasil Hancurkan Sasaran Strategis Musuh di AWR

Dua Jet Tempur Sukhoi SU-27/30 Berhasil Hancurkan Sasaran Strategis Musuh di AWR

26 Februari 2025
Bakamla RI Terima Courtesy Call Komandan Maritime Border Command Australia

Bakamla RI Terima Courtesy Call Komandan Maritime Border Command Australia

22 Agustus 2025
Perkuat Mobilitas, Kodim 0812/Lamongan Distribusikan 92 Kendaraan Tosa Kaisar ke KDKMP

Perkuat Mobilitas, Kodim 0812/Lamongan Distribusikan 92 Kendaraan Tosa Kaisar ke KDKMP

14 April 2026
Load More

Media Bela Negara :

UMKM Bela Negara :

Akses Nusantara

Aksesnusantara.id ©2021

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi

Follow Us

kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Login

Aksesnusantara.id ©2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In