PPP Jember Tancap Gas, Siap Gandakan Kursi di 2029
Jember, aksesnusantara.id — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jember mulai memanaskan mesin partai melalui gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) X. Agenda ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus merumuskan strategi guna merebut target 10 kursi pada Pemilu 2029 mendatang.
Berbeda dengan mekanisme pemilihan langsung, Muscab PPP menggunakan sistem tim formatur. Ketua DPC PPP Jember, KH. Madini Farouq, menjelaskan bahwa forum ini menetapkan tujuh orang tim formatur yang berasal dari unsur DPC, PAC, DPW, hingga DPP.
Dalam pelaksanaan Muscab X yang digelar di Hotel Royal Jember, Senin (4/5), muncul dua nama yang ramai diperbincangkan sebagai kandidat kuat nakhoda partai berlambang Ka’bah tersebut, yakni Madini Farouq—Ketua DPC PPP Jember periode 2021–2026—dan Ketua Fraksi PPP DPRD Jember, Ikbal Wilda Fardana.
Namun demikian, keduanya belum dapat disebut sebagai calon resmi. Pasalnya, mekanisme Muscab PPP tidak membuka tahapan pencalonan ketua secara langsung.
Target 10 Kursi dan Kerja Politik “Extraordinary”
Wakil Ketua OKK DPW PPP Jawa Timur, Nur Hasan, menegaskan bahwa Jember merupakan barometer politik penting di Jawa Timur. Dengan raihan lima kursi di DPRD Jember saat ini, PPP menargetkan peningkatan signifikan menjadi 10 kursi pada Pemilu mendatang.
“Untuk mencapai itu, kami harus bekerja secara luar biasa (extraordinary). Mengingat saat ini PPP belum memiliki perwakilan di Senayan, maka mesin partai di daerah harus bergerak lebih solid,” tegasnya.
Strategi pemenangan akan dilakukan secara inklusif dengan merangkul berbagai elemen mahasiswa, mulai dari HMI, PMII, GMNI, hingga IMM, tanpa meninggalkan kekuatan tokoh kultural yang selama ini menjadi basis historis partai.
Rebranding dan Gaya Kasual “Macak Enom”
Selain penguatan struktur, PPP Jember juga melakukan terobosan dalam pendekatan kepada pemilih muda. Partai ini mulai melakukan rebranding melalui gaya komunikasi yang lebih terbuka serta penampilan yang lebih kasual agar lebih dekat dengan generasi milenial dan Gen Z.
Gus Mamak menegaskan bahwa kaderisasi akan diperkuat melalui Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD) hingga tingkat desa. Menariknya, pendekatan simbolik melalui penampilan juga menjadi perhatian dalam Muscab kali ini.
“Kami ingin menunjukkan bahwa PPP bukan hanya partainya orang tua, tetapi juga anak muda. Usia bukan soal angka, melainkan karya. Paling tidak kita ‘macak enom’ (tampil muda) agar resonansinya sampai ke generasi muda,” ujarnya.
Melalui Muscab X ini, PPP Jember berharap struktur partai hingga tingkat akar rumput semakin siap menghadapi tahapan verifikasi faktual serta mampu menjadi parameter kesuksesan politik di Jawa Timur. (AS)


















