Sabtu, September 26, 2026
Akses Nusantara
kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
kosong
View All Result
Akses Nusantara
kosong
View All Result
Home Daerah

Transparasi yang tertunda, kepercayaan yang memudar

Ditulis Oleh Redaksi 3
3 Mei 2026
arsip Daerah, Opini
Transparasi yang tertunda, kepercayaan yang memudar
Share on FacebookShare on Twitter

Transparasi yang tertunda, kepercayaan yang memudar

Lamongan, aksesnusantara.id – Di atas kertas, tata kelola pemerintahan daerah di Indonesia sudah cukup ideal. Ada mekanisme pengawasan, transparansi, partisipasi publik, hingga sistem pencegahan korupsi yang dirancang berlapis. Namun, di Kabupaten Lamongan, realitas justru menunjukkan hal yang sebaliknya: sistem ada, tapi tak pernah benar-benar dijalankan dengan disiplin.

Kasus korupsi proyek bernilai ratusan miliar bukan sekadar penyimpangan teknis. Ia adalah cermin dari kegagalan kolektif, kegagalan pengawasan, kegagalan transparansi, dan yang paling mendasar, kegagalan keberanian untuk menegakkan aturan. Ketika proyek besar bisa “bermain” di ruang yang seharusnya diawasi ketat, pertanyaannya bukan lagi siapa yang salah, melainkan: di mana sistemnya?

Lebih ironis lagi, berbagai instrumen pencegahan sudah tersedia. Indikator yang dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi seperti MCP dan SPI bukan sekadar angka administratif. Ia adalah alarm dini. Namun, ketika skor menurun dan titik rawan terus berulang, alarm itu tampaknya hanya dianggap sebagai formalitas, bukan peringatan serius.

BERITA TERKAIT

Prestasi Membanggakan, SDN 3 Jetis Lamongan Juara 1 Gerak Jalan Pelajar Tingkat Kabupaten

Sinergi Lapas dan APH, Razia Gabungan Pastikan Lamongan Bersih dari Halinar

Di sinilah letak persoalan utamanya. Lamongan tidak kekurangan regulasi. Lamongan tidak kekurangan program. Yang kurang adalah konsistensi dan kemauan politik untuk menutup celah-celah yang selama ini dibiarkan terbuka.

Bandingkan dengan daerah lain yang mulai beranjak menuju tata kelola yang lebih bersih. Mereka tidak selalu lebih kaya atau lebih besar, tetapi mereka lebih disiplin. Mereka memahami bahwa transparansi bukan sekadar unggahan dokumen PDF, melainkan keterbukaan yang bisa dipahami publik. Mereka sadar bahwa pengadaan barang dan jasa bukan sekadar prosedur, melainkan titik paling rawan yang harus dijaga mati-matian.

Sementara itu, di Lamongan, reformasi sering terjebak dalam jebakan klasik: banyak rencana, minim eksekusi. Digitalisasi setengah hati, pengawasan administratif, dan birokrasi yang masih menyisakan ruang bagi kedekatan dan kepentingan.

Akibatnya, publik dipaksa menanggung biaya dari sistem yang longgar. Pelayanan yang lambat, potensi pungutan liar, hingga kebijakan yang tidak sepenuhnya berpijak pada kebutuhan masyarakat. Ketika suara kritik muncul, baik dari mahasiswa maupun masyarakat sipil, ia kerap tidak diolah sebagai masukan, melainkan dianggap gangguan.

Padahal, daerah tidak akan runtuh karena kritik. Ia justru runtuh ketika kritik tidak lagi didengar.

Jika Lamongan serius ingin mengejar ketertinggalan, maka langkahnya tidak perlu rumit. Kunci utamanya sederhana, tapi sering dihindari: menutup titik rawan korupsi secara nyata, membuka data anggaran secara jujur, memperbaiki pelayanan publik tanpa basa-basi, serta menempatkan birokrasi di atas prinsip merit, bukan kedekatan.

Tidak perlu menunggu lima tahun. Dalam satu hingga tiga tahun, perubahan itu bisa terlihat, jika memang ada kemauan. Namun tanpa itu, semua jargon reformasi hanya akan menjadi ilusi yang terus diulang, sementara masalah yang sama tetap berputar.

Pada akhirnya, pertanyaan untuk Lamongan bukan lagi soal apa yang harus dilakukan. Semua orang sudah tahu jawabannya.

Pertanyaannya adalah: apakah ada keberanian untuk benar-benar menjalankannya?. (Red)

Opini oleh : Kepala FKBN Bakorda Kabupaten Lamongan, M.Ferry Fadli.

Tags: kepercayaan yang memudarTransparasi yang tertunda
SendShareTweet
Previous Post

Antusiasme Tinggi Warnai Upacara Hardiknas di SD Naena Kekwa Bersama Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika

Next Post

Penghargaan Diraih, Namun Realita Lamongan Belum Sepenuhnya Ideal.

BERITA TERKAIT

Prestasi Membanggakan, SDN 3 Jetis Lamongan Juara 1 Gerak Jalan Pelajar Tingkat Kabupaten
Berita

Prestasi Membanggakan, SDN 3 Jetis Lamongan Juara 1 Gerak Jalan Pelajar Tingkat Kabupaten

23 September 2026
Sinergi Lapas dan APH, Razia Gabungan Pastikan Lamongan Bersih dari Halinar
Berita

Sinergi Lapas dan APH, Razia Gabungan Pastikan Lamongan Bersih dari Halinar

22 September 2026
Sabu 115,47 Gram hingga 21 Ekstasi Dimusnahkan Kejari Lamongan
Berita

Sabu 115,47 Gram hingga 21 Ekstasi Dimusnahkan Kejari Lamongan

18 September 2026
500 Warga Hadiri Deklarasi GmbB, Kasus Dugaan Pungli Desa Brengkok Jadi Sorotan
Berita

500 Warga Hadiri Deklarasi GmbB, Kasus Dugaan Pungli Desa Brengkok Jadi Sorotan

15 September 2026
Muspika Deket Cup 2026: Bertanding dengan Semangat, Bersatu dalam Silaturahmi
Berita

Muspika Deket Cup 2026: Bertanding dengan Semangat, Bersatu dalam Silaturahmi

15 September 2026
Dari Lahan Tidur Jadi Lahan Produktif, FKBN Karangbinangun Genjot Ternak Bebek Organik
Bela Negara

Dari Lahan Tidur Jadi Lahan Produktif, FKBN Karangbinangun Genjot Ternak Bebek Organik

15 September 2026

Hari Nasional : HPN 2026

Ramadhan 2026 :

Info :

Promotion :

BERITA TERKAIT

Peringati HUT Ke-79 Persit Kartika Chandra Kirana, Kodim 1710/Mimika Bersama Satuan TNI-Polri Lainnya Gelar Acara Donor Darah

Peringati HUT Ke-79 Persit Kartika Chandra Kirana, Kodim 1710/Mimika Bersama Satuan TNI-Polri Lainnya Gelar Acara Donor Darah

13 Februari 2025
Exercise Asean Maritime Security Pada Latgabma ASEX 01 Di Natuna

Exercise Asean Maritime Security Pada Latgabma ASEX 01 Di Natuna

16 Agustus 2023
KASIUM POLSEK MANTUP AIPDA, A. SUJAIS, S.H. BERSAMA ANGGOTA BERSIHKAN RUMPUT DIHALAMAN MASJID RAHMATAN LIL ALAMIN. 

KASIUM POLSEK MANTUP AIPDA, A. SUJAIS, S.H. BERSAMA ANGGOTA BERSIHKAN RUMPUT DIHALAMAN MASJID RAHMATAN LIL ALAMIN. 

26 Juni 2024
Panglima TNI: Kebanggaan Bagi Saya Bisa Mengunjungi Korem 132/Tdl

Panglima TNI: Kebanggaan Bagi Saya Bisa Mengunjungi Korem 132/Tdl

15 Mei 2024
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Buka Kongres Ke-18 Muslimat Nahdlatul Ulama

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Buka Kongres Ke-18 Muslimat Nahdlatul Ulama

10 Februari 2025
Load More

Media Bela Negara :

UMKM Bela Negara :

Akses Nusantara

Aksesnusantara.id ©2021

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi

Follow Us

kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Login

Aksesnusantara.id ©2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In