Peringati Hari Bumi Sedunia, Pemkab Lamongan Perkuat Sektor Pertanian dan Ketahanan Pangan
Lamongan, aksesnusantara.id – Peringatan Hari Bumi Sedunia yang jatuh setiap 22 April menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk memperkuat komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya melalui sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan, Dr. M. Mugito, M.M., menegaskan bahwa pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Menurutnya, upaya menjaga bumi tidak dapat dilepaskan dari praktik pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
“Pertanian bukan hanya soal produksi, tetapi juga bagaimana kita menjaga tanah, air, dan lingkungan agar tetap lestari untuk generasi mendatang,” ujarnya dalam peringatan Hari Bumi Sedunia.
Kabupaten Lamongan dikenal sebagai salah satu daerah lumbung pangan di Jawa Timur, dengan produksi padi, jagung, dan komoditas pertanian lainnya yang cukup tinggi. Untuk itu, pemerintah daerah terus mendorong inovasi pertanian berbasis teknologi serta penggunaan pupuk organik guna mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Selain itu, program penguatan ketahanan pangan juga dilakukan melalui peningkatan kapasitas petani, optimalisasi lahan pertanian, serta pengembangan kawasan pertanian terpadu. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Dalam konteks Hari Bumi Sedunia, masyarakat juga diajak untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan, mulai dari hal sederhana seperti mengurangi penggunaan bahan kimia berlebihan hingga menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
“Mari kita jaga bumi kita untuk masa depan yang lebih baik. Ketahanan pangan yang kuat harus didukung oleh lingkungan yang sehat,” tambahnya.
Peringatan Hari Bumi Sedunia di Lamongan menjadi pengingat bahwa keberlanjutan pertanian dan ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (Agungsekar)


















