Selasa, April 14, 2026
Akses Nusantara
kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
kosong
View All Result
Akses Nusantara
kosong
View All Result
Home Uncategorized

MATRA Lamongan Hadiri Ritual Adat Mendhak Sanggring yang Digelar Warga Desa Tlemang

Ditulis Oleh jurnalis akses nusantara
2 Desember 2024
arsip Uncategorized
MATRA Lamongan Hadiri Ritual Adat Mendhak Sanggring yang Digelar Warga Desa Tlemang
Share on FacebookShare on Twitter

LAMONGAN,-Aksesnusantara.id // Penggurus Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) Kabupaten Lamongan hadiri ritual adat Mendhak Sanggring yang digelar Warga Desa Tlemang Kecamatan Ngimbang pada Jum’at (29/11).

Tujuan adanya ritual adat Mendhak Sanggring ialah merawat tradisi yang ada di Desa Tlemang, uniknya tradisi Mendhak Sanggring adalah yang memasak adalah laki-laki.

Tradisi ini juga berdasarkan sejarah sudah berlangsung selama ribuan tahun yang lalu, saat Ki Buyut Terik menyebarkan agama Islam di wilayah Lamongan selatan.

Sejarah mengatakan bahwa Ki Buyut Terik yang mempunyai nama asli Raden Nurlali atau Raden Trokso merupakan seorang tokoh yang dikenal mempunyai karismatik yang luar biasa, bahkan Raden Nurlali dikenal mampu membuat pohon yang sudah mati bisa hidup kembali dengan menancapkan tongkatnya ke pohon tersebut.

BERITA TERKAIT

Aksi Sosial Ramadan, Markas Sayur 22 Salurkan 1.000 Paket Takjil di Jalur Dukun–Lasem

Polres Sampang Tegaskan 2 Pemuda yang Ditangkap Bawa Ekstasi Telah Diserahkan ke Panti Rehabilitasi

Raden Nurlali juga merupakan anak dari Raden Muhammad Tambakboyo dari Mataram dan masih keturunan dari Raja Hayam Wuruk yang merupakan Raja Ke-Empat Kerajaan Majapahit dan mempunyai silsilah dari Raja dari Kerajaan Pajajaran.

Ritual Mendhak Sanggring ini juga menjadi penanda diwisudanya Raden Nurlali oleh Sunan Prapen atau Sunan Giri ke-empat sebagai pimpinan diwilayah tersebut.

Prosesnya dilaksanakan setiap tanggal 24-27 Jumadil Awal Tahun Hijriyah. Wujud peringatan tersebut, yakni dengan disajikannya makanan khas Sanggring, yang berisi ayam dan kuah.

Kepala Desa Tlemang, Aris Pramono mengatakan bahwa Mendhak Sanggring ini digelar selama 4 Hari dan diisi berbagai rangkaian kegiatan.

“Digelar selama 4 hari, mulai dari wayangan, bersih cungkup, hingga melaksanakan sanggring itu sendiri dan terakhir ialah berdoa bersama di Makam Ki Buyut Terik,” ucapnya.

Aris juga menjelaskan bahwa Ki Buyut Terik datang ke Tlemang ialah pada Tahun 1600 Masehi. Ia juga menambahkan bahwa Mendhak Sanggring ini gelar usai panen raya sekaligus melaksanakan sedekah bumi sebagai wujud syukur atas hasil bumi yang diperoleh.

“Masyarakat selalu antusias dan semangat untuk melestarikannya setelah mendapat pengakuan secara nasional sebagai dari Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata RI atas Warisan Budaya Tak Benda Nasional,” terang Kades Aris.

Sementara itu, Ketua DPD MATRA Kabupaten Lamongan Harun Setiawan sangat mengapresiasi ruwatan tradisi dan sejarah yang dilaksanakan di Desa Tlemang.

“Kami sangat bangga atas tradisi yang terus dipertahankan dan dilestarikan di Desa Tlemang, acara ritual seperti Mendak Sanggring ini harus dijaga dan wajib diteruskan oleh generasi muda yang ada,” kata Harun Setiawan.

Ia menegaskan bahwa peran DPD MATRA Lamongan kedepannya akan terus mendukung dan merawat tradisi adat, budaya dan sejarah yang ada di Lamongan.

“Kami terus berkomitmen dan akan terus melestarikan tradisi ritual adat, budaya dari para leluhur yang harus terus dilestarikan. Kebetulan kali ini Pak Aris (Kepala Desa) dan Tokoh Desa dan Juru Kunci Makam Ki Buyut Terik adalah anggota dari MATRA Lamongan, jadi harus kami dukung terus,” paparnya.

Hadir dalam acara Mendhak Sanggring, Bupati Lamongan menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini harus didorong pelestarianya sebagai warisan budaya dari para leluhur.

“Dengan diakuinya budaya Mendak Sanggring sebagai Warisan Budaya Tak Benda Nasional, maka menjadi alasan kuat untuk terus disukseskan,” ujar Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Menurutnya, Desa Tlemang adalah Desa yang kaya akan budaya sehingga ia berkomitmen untuk menjadikan Desa Tlemang menjadi Desa Wisata kedepannya.

“Dengan menjadikan Tlemang sebagai desa wisata, kami berharap pendapatan masyarakat terdorong untuk semakin meningkat, sehingga kesejahteraan tercukupi. Apalagi melihat kondisi geografis Desa Tlemang juga sangat cocok untuk dijadikan Desa Agrowisata dengan kultur pegunungan dan kondisi tanah yang sangat subur,” tandasnya.

Mendhak Sanggring ini selain menjadi ruwatan warga Desa Tlemang juga sebagai ajang berkumpulnya masyarakat dari berbagai desa disekitar Tlemang untuk mengikuti ritual adat yang digelar di Makam Ki Buyut Terik(red)

SendShareTweet
Previous Post

5.250 Peserta Meriahkan Gelaran Air Force Run 2024 di Lanud Sultan Hasanuddin

Next Post

Kebersamaan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dan Warga Dalam Pembangunan Masjid di Perbatasan

BERITA TERKAIT

Aksi Sosial Ramadan, Markas Sayur 22 Salurkan 1.000 Paket Takjil di Jalur Dukun–Lasem
Uncategorized

Aksi Sosial Ramadan, Markas Sayur 22 Salurkan 1.000 Paket Takjil di Jalur Dukun–Lasem

17 Maret 2026
Polres Sampang Tegaskan 2 Pemuda yang Ditangkap Bawa Ekstasi Telah Diserahkan ke Panti Rehabilitasi
Uncategorized

Polres Sampang Tegaskan 2 Pemuda yang Ditangkap Bawa Ekstasi Telah Diserahkan ke Panti Rehabilitasi

12 Maret 2026
Kapolsek Mantup Bersama Forkopimcam Gelar Rakor Dengan Ketua Perguruan Silat, Sepakat Jaga Kamtibmas Selama Ramadhan dan Lebaran 2026
Uncategorized

Kapolsek Mantup Bersama Forkopimcam Gelar Rakor Dengan Ketua Perguruan Silat, Sepakat Jaga Kamtibmas Selama Ramadhan dan Lebaran 2026

24 Februari 2026
Wujudkan Swasembada Pangan, Danramil 0812/06 Ngimbang Pimpin Panen Raya Padi
Uncategorized

Wujudkan Swasembada Pangan, Danramil 0812/06 Ngimbang Pimpin Panen Raya Padi

14 Februari 2026
JMSI Jatim Gelar Musda dan FGD Tantangan Baru Jurnalisme Modern.
Uncategorized

JMSI Jatim Gelar Musda dan FGD Tantangan Baru Jurnalisme Modern.

28 November 2025
Retret Bela Negara Batch 1 Lamongan 2025, Cetak Kader Bangsa untuk Indonesia Emas.
Uncategorized

Retret Bela Negara Batch 1 Lamongan 2025, Cetak Kader Bangsa untuk Indonesia Emas.

1 November 2025

Hari Nasional : HPN 2026

Ramadhan 2026 :

Info :

Promotion :

BERITA TERKAIT

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Mahdi Kodaeral X

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Mahdi Kodaeral X

21 Januari 2026
TNI AD Terjun Langsung Pulihkan Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Tengah

TNI AD Terjun Langsung Pulihkan Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Tengah

11 Februari 2026
Babinsa Koramil 1715-01/Oksibil Kodim 1715/Yahukimo Melaksanakan Kegiatan Komsos Dengan Masyarakat di Kampung Dabilding, Distrik Kalomdol

Babinsa Koramil 1715-01/Oksibil Kodim 1715/Yahukimo Melaksanakan Kegiatan Komsos Dengan Masyarakat di Kampung Dabilding, Distrik Kalomdol

28 Juni 2024
Danrem 174/ATW  Pimpin Upacara Penerimaan Dan Pelepasan Satgas Pam Obvitnas PT. Freeport Indonesia

Danrem 174/ATW Pimpin Upacara Penerimaan Dan Pelepasan Satgas Pam Obvitnas PT. Freeport Indonesia

23 Desember 2023
Bakamla RI Resmi Gelar Patroli Bersama Tahun 2025

Bakamla RI Resmi Gelar Patroli Bersama Tahun 2025

12 April 2025
Load More

Media Bela Negara :

UMKM Bela Negara :

Akses Nusantara

Aksesnusantara.id ©2021

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi

Follow Us

kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Login

Aksesnusantara.id ©2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In