Jumat, Mei 29, 2026
Akses Nusantara
kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
kosong
View All Result
Akses Nusantara
kosong
View All Result
Home Daerah

Gubuk Antik Gresik, Barometer Pusaka Jatim; Peminat Sampai Turis Mancanegara Pernah Datang Kesini. 

Ditulis Oleh redaksi akses nusantara
30 Mei 2024
arsip Daerah, Sejarah Budaya, Tradisi Budaya
Gubuk Antik Gresik, Barometer Pusaka Jatim; Peminat Sampai Turis Mancanegara Pernah Datang Kesini. 
Share on FacebookShare on Twitter

Gubuk Antik Gresik, Barometer Pusaka Jatim; Peminat Sampai Turis Mancanegara Pernah Datang Kesini.

Gresik,Aksesnusantara.id – Di Indonesia banyak sekali budaya dan kesenian yang sudah dikenal luas oleh dunia. Warga duniapun banyak yang tidak hanya menikmatinya, namun juga turut serta mencoba lebih dekat dengan kebudayaan Indonesia. Kita sudah sepatutnya bangga dan turut melestarikan kebudayaan Indonesia terutama keris/tosan aji.

Keris telah terdaftar dan diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia Non-Bendawi Manusia yang berasal dari Indonesia sejak 25 November 2005. Pada hari itu pula oleh hampir 85% dari kalangan penggemar keris menganggap 25 November sebagai Hari Keris Nasional.

Dalam proposal pengajuan keris sebagai ‘Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage and Humanity’ oleh UNESCO saat itu (2004) disebutkan, bahwa keris secara prinsipil memiliki lima fungsi dalam masyarakat Indonesia. Yaitu, tradisi, fungsi sosial, seni, filosofi, dan mistis.

BERITA TERKAIT

Refleksi Hari Jadi Lamongan: Masyarakat Menanti Bukti Kemajuan Nyata

Semangat Idul Adha Jadi Momentum Kemajuan Lamongan

Keris adalah salah satu benda bernilai seni tinggi yang penuh sarat makna dan hakikat. Dalam memandang sebilah keris orang bisa memandangnya dari nilai eksoteris dan esoterisnya. Eksoteris adalah nilai-nilai yang nampak dari wujud bentuk ragawinya. Sedangkan esoteris adalah nilai-nilai pada sebilah keris yang dilihat daripada sudut arti, makna, falsafah hingga tuahnya.

Keterangan: Gubuk Antik Gresik, Barometer Pusaka Jatim; Peminat Sampai Turis Mancanegara Pernah Datang Kesini. 

“Jika melihat nilai eksoterisnya, tentu cukup meraba dan membaca dari bentuknya, hasil tempanya, keindahan seninya hingga pada nilai estetika pada proses pembuatan hingga pada hasil wujudnya. Tentu dalam hal ini tidak lepas dari literasi-literasi yang tercatat tentang berbagai silsilah sebuah keris. Lalu setelah mengetahui eksoterisnya, barulah nilai-nilai esoteris pada sebilah keris akan mampu dirasakan dan diintisarikan kedalam kehidupan,” kata khusnul Romadhon pemilik Gubuk Antik Gresik, yang beralamat di Menganti Gresik, Jawa Timur. Rabu, (29/05/2024).

Pada zaman dahulu keris dibuat bukan sekadar untuk menjadi sebilah senjata tajam sebagai alat perang atau alat pembunuh semata, namun keris dibuat lebih kepada tujuan untuk sebuah wujud bukti spiritualitas diri.

Terbukti dari setiap nama yang disematkan dalam sebilah keris selalu terselip makna. Mulai dari dhapurnya, pamornya hingga pada lekukan-lekukan ornamen kecil yang disebut ricikan. Sehingga keris tidaklah disebut sebagai alat perang ataupun senjata tajam semata, tetapi keris digolongkan kedalam golongan yang memiliki derajat yang lebih tinggi yaitu pusaka.

Keris adalah karya adi luhung yang dibuat dengan penuh harap dan doa. Tidak sekadar dibakar, dibentuk dan ditempa, tetapi keris juga ditirakati melalui puasa, doa dan ritual-ritual khusus lain. Tirakat yang bertujuan untuk mentransferkan nilai-nilai luhur budaya dan nilai-nilai luhur spiritualitas yang dihubungkan kepada Sang Penguasa Semesta Jagad. Bahwa setiap satu bilah keris adalah simbol doa dan harapan dari setiap yang menginginkan wujudnya, dengan kata lain keris dibuat untuk menciptakan sarana spiritualitas diri menuju kepadaNya, hingga dapat menjadi sebuah makna yang mengintisari kedalam kehidupan para pemiliknya. Keris diharapkan menjadi piyandel seperti doa dan harapan dari Sang Empu yang dititipkan pada setiap bilah keris yang dibuatnya.

Keris juga dikenal sebagai senjata tajam golongan belati dengan banyak fungsi budaya yang dikenal di kawasan Indonesia bagian barat dan tengah. Bentuknya yang khas dan mudah dibedakan dari senjata lainnya karena tidak simetris dari bagian pangkal ke bagian ujungnya. Pada masa lalu, keris berfungsi sebagai senjata dalam duel sekaligus pelengkap sesaji dalam upacara adat. Dalam budaya Jawa, keris sering dikaitkan dengan hal mistik dan memiliki kekuatan tersendiri.

“Keris juga semakin diminati oleh orang/turis mancanegara, Gubuk Antik Gresik pernah dikunjungi oleh Turis Jepang dan Yaman untuk mencari keris. Karena keunikan dari keris tersebut, dari segi meterialnya, budaya dan filosofinya. Justru kita pemilik budaya sendiri, sebuah keris selalu atau lebih di hubungkan oleh hal-hal yang mistisme dengan paradigma negatif padahal tidak begitu,” tambahnya.

Keterangan: Turis Mancanegara dari Jepang Datang Ke Gubuk Antik Gresik.

Beragam jenis keris warisan leluhur nusantara banyak kita jumpai di setiap daerah, dengan beragam ciri khasnya masing-masing dan di setiap era yang berbeda. Gubukanti (Gubuk Keris) menganti gresik kerapkali mengulas ciri dan tangguh keris pada setiap era bersama rekan sejawat saat acara rutin di Gubuk Antik Gresik setiap minggunya.

“Keris sebagai bentuk fisolofi atau pesan moral untuk pemilik keris tersebut, misalnya di masyarakat Jateng seperti keris mahesa lajer (kebo lajer/kebo lanang) adalah sebuah Pusaka, yang diberikan/dihadiahkan oleh orang tuanya kepada anaknya yang sudah menikah. Sebagai bentuk nasehat orang tua untuk sebagai seorang pemimpin rumah tangga/suami itu harus kuat, tenang, jangan gampang susah, jangan mudah mengeluh. Hal itu ibaratkan seperti hewan kerbau (kebo-bahasa jawa/red), yang bagaimana di gambarkan sebuah keris mahesa lajer,” terang Kang Khusnul.

Masih kata Khusnul, “Komunitas kami juga bergerak di bidang agama, sosial, seni dan budaya. Untuk setiap sebulan sekali, setiap sabtu pahing banjarian dan hari rabu ngaji Al-Qur’an. Setiap Jumat kita selalu adakan kegiatan sosial santunan berikan anak-anak kecil, setiap sabtu malam minggu uri-uri budaya diskusi tentang keris (tosan aji),” tutupnya. (F2)

Info tentang Gubuk Antik Gresik lihat di: https://sites.google.com/view/gubukantikgresik/beranda?authuser=0.

Tags: Barometer Pusaka JatimGubuk Antik GresikKerisPeminat Sampai Turis Mancanegara Pernah Datang Kesini.
SendShareTweet
Previous Post

Kinerja Nyata, Ulas Kejayaan Kabupaten Lamongan di Era Mantan Bupati Masfuk.

Next Post

Kapolres Lamongan Sambut Silaturahmi Dewan Pimpinan Cabang KSPSI Lamongan

BERITA TERKAIT

Refleksi Hari Jadi Lamongan: Masyarakat Menanti Bukti Kemajuan Nyata
Daerah

Refleksi Hari Jadi Lamongan: Masyarakat Menanti Bukti Kemajuan Nyata

27 Mei 2026
Semangat Idul Adha Jadi Momentum Kemajuan Lamongan
Birokrasi

Semangat Idul Adha Jadi Momentum Kemajuan Lamongan

27 Mei 2026
Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi Gelar Sholat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban
Daerah

Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi Gelar Sholat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban

27 Mei 2026
PRKPCK Lamongan Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M
Birokrasi

PRKPCK Lamongan Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M

27 Mei 2026
Diskoperindag Lamongan Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H
Birokrasi

Diskoperindag Lamongan Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026
Dinas BMCPTR Lamongan Sampaikan Ucapan Idul Adha 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Berkurban
Birokrasi

Dinas BMCPTR Lamongan Sampaikan Ucapan Idul Adha 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Berkurban

27 Mei 2026

Hari Nasional : HPN 2026

Ramadhan 2026 :

Info :

Promotion :

BERITA TERKAIT

Panglima TNI Tinjau Gelar Bekal Kaporlap dan Kapsatlap Satgas Opsdagri Tahun 2025

Panglima TNI Tinjau Gelar Bekal Kaporlap dan Kapsatlap Satgas Opsdagri Tahun 2025

30 Oktober 2024
Mengenal Manfaat Daun Suruhan yang dipercaya sebagai Obat Herbal Ampuh

Mengenal Manfaat Daun Suruhan yang dipercaya sebagai Obat Herbal Ampuh

17 Maret 2021
Peduli Rumah Ibadah di Perbatasan RI-PNG, Satgas Pamtas Yonif 726/Tml Laksanakan Karya Bakti Pembongkaran Atap Gereja Katolik Santa Bernadetha Di Kampung Sipias

Peduli Rumah Ibadah di Perbatasan RI-PNG, Satgas Pamtas Yonif 726/Tml Laksanakan Karya Bakti Pembongkaran Atap Gereja Katolik Santa Bernadetha Di Kampung Sipias

29 Agustus 2024
Dandim 1710/Mimika Hadiri Upacara HUT Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024

Dandim 1710/Mimika Hadiri Upacara HUT Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024

1 Juli 2024
Satgas TMMD 126 Kodim Tambrauw Lanjutkan Pemasangan Keramik pada Pembangunan Gereja Advent

Satgas TMMD 126 Kodim Tambrauw Lanjutkan Pemasangan Keramik pada Pembangunan Gereja Advent

21 Oktober 2025
Load More

Media Bela Negara :

UMKM Bela Negara :

Akses Nusantara

Aksesnusantara.id ©2021

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi

Follow Us

kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Login

Aksesnusantara.id ©2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In