Jumat, April 3, 2026
Akses Nusantara
kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
kosong
View All Result
Akses Nusantara
kosong
View All Result
Home Peristiwa

Alas Purwo Banyuwangi Selain Terkenal Kesakralanya Juga Banyak Peninggalan Bersejarah Dan Menyimpan Keunikan Tersendiri.

Ditulis Oleh jurnalis akses nusantara
15 Februari 2025
arsip Peristiwa
Alas Purwo Banyuwangi Selain Terkenal Kesakralanya Juga Banyak Peninggalan Bersejarah Dan Menyimpan Keunikan Tersendiri.
Share on FacebookShare on Twitter

Banyuwangi,AksesNusantara.id  //Ternyata Menyimpan Berbagai – Alas Purwo terletak di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Alas Purwo merupakan salah satu taman nasional yang terletak di ujung timur Pulau Jawa.

Untuk diketahui, Alas Purwo merupakan hutan tertua di Pulau Jawa. Sebelum menjadi taman nasional, Alas Purwo dulu ditetapkan sebagai cagar alam sejak tahun 1920, berdasarkan informasi dari situs resminya. Kawasan ini menjadi habitat bagi sekitar 700 jenis flora, 50 jenis mamalia, 320 jenis burung, 15 jenis amfibi, dan 48 jenis reptil.

Alas Purwo membentang di atas lahan seluas 44.037 hektare, (dikutip dari laman Taman Nasional Alas Purwo) yang terbagi menjadi sejumlah zona. Meliputi, zona inti, zona rimba, zona rehabilitasi, zona tradisional, zona pemanfaatan, zona khusus, serta zona religi, budaya dan sejarah.

Alas Purwo merupakan kawasan hutan yang mempunyai ekosistem yang utuh di Pulau Jawa. Ekosistem yang dimiliki Alas Purwo, mulai dari hutan, pantai, mangrove, hutan bambu, savana, dan goa. Selain ekosistem alam, terdapat situs budaya, sejarah, dan religi di Alas Purwo. Beragam ekosistem tersebut menjadi destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.

BERITA TERKAIT

Polres Lamongan Gerak Cepat Tangani Laka Lantas Berkat Laporan Call Center 110

Saat Bertugas di Lebanon, Prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon Gugur

Terdapat situs peninggalan Kerajaan Majapahit di Alas Purwo, yakni Pura Luhur Giri Salaka dan Situs Kawitan. Lokasi Situs Kawitan berada di jalan masuk menuju Pantai Trianggulasi. Dalam bahasa Jawa Kawi, kawitan artinya adalah asal-usul. Nama ini terkait dengan Alas Purwo yang dipercaya sebagai tanah yang pertama kali ada saat penciptaan Pulau Jawa. Umat Hindu setempat rutin melaksanakan upacara keagamaan di pura dan situs tersebut.

Berikut adalah sejarah singkat Alas Purwo:

Sejarah Alas Purwo
1. Masa Pra-Sejarah : Alas Purwo telah dihuni oleh manusia sejak zaman pra-sejarah. Terdapat peninggalan-peninggalan arkeologis seperti gua-gua dan lukisan-lukisan di dinding gua yang diperkirakan berasal dari zaman Mesolitikum.
2. Masa Hindu-Buddha : Pada abad ke-14, Alas Purwo menjadi bagian dari Kerajaan Majapahit. Pada masa ini, Alas Purwo digunakan sebagai tempat perburuan dan pertapaan bagi para raja dan bangsawan.
3. Masa Kolonial : Pada abad ke-17, Alas Purwo menjadi bagian dari koloni Belanda. Pada masa ini, Alas Purwo digunakan sebagai tempat perburuan dan pengambilan kayu.
4. Masa Kemerdekaan : Setelah Indonesia merdeka, Alas Purwo dijadikan sebagai cagar alam pada tahun 1958. Pada tahun 1992, Alas Purwo dijadikan sebagai taman nasional.

Keunikan Alas Purwo :
Alas Purwo memiliki beberapa keunikan, antara lain:

– Ekosistem yang unik : Alas Purwo memiliki ekosistem yang unik, dengan perpaduan antara hutan hujan tropis, hutan mangrove, dan savana.
– Biodiversitas yang tinggi : Alas Purwo memiliki biodiversitas yang tinggi, dengan lebih dari 500 jenis tanaman dan 300 jenis hewan.
– Pantai yang indah : Alas Purwo memiliki beberapa pantai yang indah, seperti Pantai Plengkung dan Pantai Trianggulasi.

Konservasi Alas Purwo
Pemerintah Indonesia telah melakukan beberapa upaya konservasi untuk melindungi Alas Purwo, antara lain:

– Pembangunan infrastruktur : Pemerintah telah membangun infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan fasilitas pendukung lainnya untuk mendukung kegiatan konservasi.
– Pengelolaan sumber daya alam : Pemerintah telah melakukan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, seperti pengelolaan hutan dan pengelolaan sumber daya air.
– Pendidikan dan kesadaran masyarakat : Pemerintah telah melakukan pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi Alas Purwo. (red)

#alaspurwo #alaspurwonationaloark #banyuwangi #cagaralam #tamannasional #jawatimur #pulaujawa #indonesia

SendShareTweet
Previous Post

Tuntas Jalankan Misi Perdamaian Dunia, KASAL Sambut Kedatangan Satgas MTF XXVIII-O/UNIFIL Di Jakarta

Next Post

Satgas Yonif 715/Motuliato Giatkan Program Ketahanan Pangan di Perbatasan

BERITA TERKAIT

Polres Lamongan Gerak Cepat Tangani Laka Lantas Berkat Laporan Call Center 110
Daerah

Polres Lamongan Gerak Cepat Tangani Laka Lantas Berkat Laporan Call Center 110

31 Maret 2026
Saat Bertugas di Lebanon, Prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon Gugur
Nasional

Saat Bertugas di Lebanon, Prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon Gugur

31 Maret 2026
2 Pelaku Pengeroyokan di PT Dok Paciran Lamongan Akhirnya Diringkus Polisi
Daerah

2 Pelaku Pengeroyokan di PT Dok Paciran Lamongan Akhirnya Diringkus Polisi

26 Maret 2026
Satlantas Polres Lamongan Tangani Laka Lantas, Korban Dievakuasi
Daerah

Satlantas Polres Lamongan Tangani Laka Lantas, Korban Dievakuasi

23 Maret 2026
Saat Wartawan Menyimpang: Antara Pers dan Tindak Pidana
Daerah

Saat Wartawan Menyimpang: Antara Pers dan Tindak Pidana

21 Maret 2026
Perkembangan Terbaru Kasus Penganiayaan di Kapal PT DOK Lamongan, LP Resmi Diterbitkan
Daerah

Perkembangan Terbaru Kasus Penganiayaan di Kapal PT DOK Lamongan, LP Resmi Diterbitkan

19 Maret 2026

Hari Nasional : HPN 2026

Ramadhan 2026 :

Info :

Promotion :

BERITA TERKAIT

Dandim 1710/Mimika Pimpin Acara Tradisi Korps Pindah Satuan, Masuk Satuan dan Purna Tugas Personel Kodim 1710/Mimika

Dandim 1710/Mimika Pimpin Acara Tradisi Korps Pindah Satuan, Masuk Satuan dan Purna Tugas Personel Kodim 1710/Mimika

27 Oktober 2025
Panglima TNI: Wayang Salah Satu Pilar Utama Seni Budaya Bangsa Indonesia

Panglima TNI: Wayang Salah Satu Pilar Utama Seni Budaya Bangsa Indonesia

8 November 2023
Cegah Tangkal Radikalisme, Satgas TMMD Kodim 1506/Namlea Sosialisasi di SMK N 3 Buru Selatan

Cegah Tangkal Radikalisme, Satgas TMMD Kodim 1506/Namlea Sosialisasi di SMK N 3 Buru Selatan

30 Juli 2025
Waaster Panglima TNI Buka Acara Komsos TNI dengan Kommas Tahun 2024

Waaster Panglima TNI Buka Acara Komsos TNI dengan Kommas Tahun 2024

31 Oktober 2024
Selama Ramadhan Polsek Mantup Rutin Patroli di Perbatasan untuk cegah kekerasan Antar perguruan Silat

Selama Ramadhan Polsek Mantup Rutin Patroli di Perbatasan untuk cegah kekerasan Antar perguruan Silat

3 Maret 2026
Load More

Media Bela Negara :

UMKM Bela Negara :

Akses Nusantara

Aksesnusantara.id ©2021

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi

Follow Us

kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Login

Aksesnusantara.id ©2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In