Selasa, Oktober 6, 2026
Akses Nusantara
kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
kosong
View All Result
Akses Nusantara
kosong
View All Result
Home Daerah

Nilai Kreativitas MI Nurul Islam Keduk Hanya 65, Penjurian Karnaval Sambeng Dipertanyakan

Ditulis Oleh Jurnalis 3
22 Agustus 2026
arsip Daerah, Peristiwa
Nilai Kreativitas MI Nurul Islam Keduk Hanya 65, Penjurian Karnaval Sambeng Dipertanyakan
Share on FacebookShare on Twitter

Nilai Kreativitas MI Nurul Islam Keduk Hanya 65, Penjurian Karnaval Sambeng Dipertanyakan

Lamongan, Aksesnusantara.id — Pelaksanaan Karnaval Kemerdekaan Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, yang digelar pada 19 Agustus 2026, berlangsung meriah. Kegiatan yang mengambil titik awal di Lapangan SD Muhammadiyah Pata’an dan berakhir di Pendopo Kecamatan Sambeng tersebut diikuti sejumlah peserta dari berbagai lembaga pendidikan dan kelompok masyarakat.

Namun, di balik kemeriahan kegiatan, muncul sorotan terhadap hasil penjurian. Salah satunya datang dari Koordinator Tim Kreatif Karnaval MI Nurul Islam Keduk, Luqman Almishr, yang mempertanyakan penilaian aspek kreativitas dalam lomba tersebut. Sabtu, 22 Agustus 2026.

Menurut Luqman, persoalan yang disoroti bukan semata-mata mengenai siapa yang keluar sebagai juara, melainkan bagaimana sistem penilaian dapat memberikan penghargaan yang proporsional terhadap proses kreatif yang dilakukan peserta.

BERITA TERKAIT

Tak Sekadar Lomba, FKBN Lamongan Bangun Karakter Pelajar Lewat Video Kreatif

Single Keempat Masih Dengan Senja Segera Dirilis, Catat 21 Oktober di Bumbara Cafe Babat

Ia menilai aspek kreativitas semestinya menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan hasil perlombaan, terlebih dalam sebuah karnaval yang melibatkan proses penciptaan konsep, kostum, properti, koreografi hingga penyajian visual.

“Setelah melihat, menimbang, dan memutuskan, tentu sebuah keputusan idealnya lahir dari proses penilaian yang matang, objektif, transparan, dan sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan,” kata Luqman, Koordinator Tim Kreatif Karnaval MI Nurul Islam Keduk yang juga adalah Komite Teater Dewan Kesenian Lamongan (DKL) itu pada media.

Ia kemudian menyoroti nilai kreativitas yang diperoleh MI Nurul Islam Keduk. Berdasarkan hasil yang diterimanya, peserta tersebut mendapatkan nilai kreativitas 65 dan berada di peringkat ke-17 dari 25 peserta.

Menurut Luqman, angka tersebut menjadi pertanyaan karena proses persiapan yang dilakukan MI Nurul Islam Keduk melibatkan kerja kreatif siswa, guru, dan wali murid.

“Kalau memang aspek kreativitas menjadi salah satu indikator utama, kami mempertanyakan bagaimana parameter dan indikator kreativitas tersebut diterapkan oleh tim juri. Ini bukan persoalan menerima atau tidak menerima hasil lomba, tetapi soal bagaimana kerja kreatif peserta dihargai,” ujarnya.

Luqman juga mempertanyakan batas antara kreativitas peserta dengan penggunaan produk atau jasa yang berasal dari pihak lain, seperti penyewaan kostum, properti maupun jasa tata rias.

Menurut dia, penggunaan produk yang telah tersedia secara komersial tidak serta-merta dapat disamakan dengan proses menciptakan sebuah karya baru. Karena itu, ia berharap tim juri memiliki indikator penilaian yang jelas dalam membedakan orisinalitas konsep, kreativitas peserta, penggunaan properti, serta unsur pendukung lainnya.

“Yang perlu diperjelas adalah apa yang dimaksud kreativitas dalam penilaian lomba. Apakah kreativitas diukur dari kemewahan kostum dan properti, atau dari gagasan, konsep, inovasi, orisinalitas, proses penciptaan, dan kemampuan peserta mengemasnya menjadi sebuah pertunjukan?” katanya.

Keterangan: Hasil Penjurian Karnaval Sambeng Disorot, Nilai Kreativitas MI Keduk Dipertanyakan.

Ia menegaskan, kritik tersebut disampaikan sebagai bentuk evaluasi agar pelaksanaan lomba di tingkat kecamatan ke depan dapat semakin profesional dan memberikan ruang yang lebih besar bagi kreativitas peserta.

Menurutnya, perlombaan yang melibatkan anak-anak seharusnya tidak hanya berorientasi pada perebutan juara, tetapi juga menjadi sarana pendidikan, ekspresi, dan pengembangan potensi.

“Anak-anak, guru, dan wali murid telah menghabiskan waktu, tenaga, pikiran, serta biaya untuk menghasilkan sebuah karya. Proses itu semestinya mendapatkan apresiasi yang layak,” tutur Luqman.

Ia berharap panitia maupun tim juri dapat memberikan penjelasan mengenai mekanisme dan indikator penilaian, khususnya pada aspek kreativitas, sehingga peserta maupun masyarakat dapat memahami dasar pemberian nilai tersebut.

Selain persoalan Karnaval Kemerdekaan, Luqman juga menyinggung pelaksanaan lomba keagamaan Pildacil. Ia meminta hasil penilaian lomba tersebut juga dapat menjadi bahan evaluasi, termasuk dengan melihat kembali penampilan para peserta yang masuk peringkat enam besar.

“Kalau memang evaluasi diperlukan, mari kita evaluasi secara terbuka. Jangan sampai ada peserta yang merasa kerja keras dan kreativitasnya tidak dihargai hanya karena indikator penilaiannya tidak dipahami dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan susunan acara yang beredar, rangkaian Lomba Agustusan Kecamatan Sambeng dijadwalkan ditutup pada 22 Agustus 2026 di Pendopo Kecamatan Sambeng.

Terlepas dari berbagai sorotan tersebut, Luqman tetap memberikan apresiasi kepada panitia yang telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan kemerdekaan di Kecamatan Sambeng.

Menurutnya, evaluasi terhadap hasil lomba seharusnya tidak dimaknai sebagai upaya menjatuhkan pihak tertentu, melainkan sebagai bagian dari perbaikan penyelenggaraan kegiatan agar pada masa mendatang semakin objektif, transparan, profesional, dan mampu menjadi ruang tumbuh kreativitas masyarakat, khususnya anak-anak. (Red)

Tags: DipertanyakanKarnavalKeduk Hanya 65MINilai KreativitasNurul IslamPenjurianSambeng
SendShareTweet
Previous Post

TNI Siagakan 66.510 Personel Tangani Karhutla di Seluruh Indonesia

Next Post

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat

BERITA TERKAIT

Tak Sekadar Lomba, FKBN Lamongan Bangun Karakter Pelajar Lewat Video Kreatif
Bela Negara

Tak Sekadar Lomba, FKBN Lamongan Bangun Karakter Pelajar Lewat Video Kreatif

4 Oktober 2026
Single Keempat Masih Dengan Senja Segera Dirilis, Catat 21 Oktober di Bumbara Cafe Babat
Berita

Single Keempat Masih Dengan Senja Segera Dirilis, Catat 21 Oktober di Bumbara Cafe Babat

4 Oktober 2026
Penguatan Karakter Kebangsaan ASN, FKBN Lamongan Tekankan Nilai BerAKHLAK dan Bela Negara
Bela Negara

Penguatan Karakter Kebangsaan ASN, FKBN Lamongan Tekankan Nilai BerAKHLAK dan Bela Negara

29 September 2026
Tokoh Adat Perempuan Nduga Dorong Masyarakat Wujudkan Ketahanan Pangan Mandiri
Daerah

Tokoh Adat Perempuan Nduga Dorong Masyarakat Wujudkan Ketahanan Pangan Mandiri

26 September 2026
Prestasi Membanggakan, SDN 3 Jetis Lamongan Juara 1 Gerak Jalan Pelajar Tingkat Kabupaten
Berita

Prestasi Membanggakan, SDN 3 Jetis Lamongan Juara 1 Gerak Jalan Pelajar Tingkat Kabupaten

23 September 2026
Sinergi Lapas dan APH, Razia Gabungan Pastikan Lamongan Bersih dari Halinar
Berita

Sinergi Lapas dan APH, Razia Gabungan Pastikan Lamongan Bersih dari Halinar

22 September 2026

Hari Nasional : HPN 2026

Ramadhan 2026 :

Info :

Promotion :

BERITA TERKAIT

Persit KCK Cabang XXVII Dim 0812 Lamongan Gelar Lomba Permainan Tradisional Bersama Anak TK Kartika

Persit KCK Cabang XXVII Dim 0812 Lamongan Gelar Lomba Permainan Tradisional Bersama Anak TK Kartika

10 Februari 2026
15 Negara Ikuti Military Attache Tour 2025 Ke Jogjakarta dan Magelang

15 Negara Ikuti Military Attache Tour 2025 Ke Jogjakarta dan Magelang

19 September 2025
Jelang HUT Ke-81 TNI, Kas Kohanudnas Anjangsana kepada Jenderal (HOR) H.B.L. Mantiri

Jelang HUT Ke-81 TNI, Kas Kohanudnas Anjangsana kepada Jenderal (HOR) H.B.L. Mantiri

22 September 2026
Polsek Mantup Patroli di Abdimart Desa Sumberdadi kecamatan Mantup Untuk.Cegah kamtibmas.

Polsek Mantup Patroli di Abdimart Desa Sumberdadi kecamatan Mantup Untuk.Cegah kamtibmas.

13 Mei 2026
Cerminan Akhlak Yang Mulia! Anggota Polres Lamongan Bantu Ibu Lanjut Usia Urus Pelaporan. 

Cerminan Akhlak Yang Mulia! Anggota Polres Lamongan Bantu Ibu Lanjut Usia Urus Pelaporan. 

8 Mei 2025
Load More

Media Bela Negara :

UMKM Bela Negara :

Akses Nusantara

Aksesnusantara.id ©2021

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi

Follow Us

kosong
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Komunitas
  • TNI – POLRI
  • Prestasi
  • Suara Milenial
  • Top News
  • Nasional
  • Login

Aksesnusantara.id ©2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In