DPW PPP Jatim Serahkan SK Delapan DPC, Arif Winarko Tegaskan Kader Harus Melakukan Penguatan Elektoral.
SURABAYA, aksesnusantara.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur mempertegas langkah konsolidasi internal dengan menyerahkan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP kepada delapan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di Aula DPW PPP Jawa Timur, Surabaya, Rabu (10/6/2026).
Penyerahan SK tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPW PPP Jawa Timur, Arif Winarko, dan dihadiri jajaran pengurus wilayah. Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat mesin organisasi partai hingga tingkat kabupaten dan kota sebagai persiapan menghadapi berbagai agenda politik serta memperluas kerja-kerja kerakyatan di Jawa Timur.
Delapan DPC yang menerima SK kepengurusan yakni Kabupaten Bangkalan, Sampang, Jombang, Tuban, Bondowoso, Lumajang, Mojokerto, dan Kota Probolinggo.
Dalam arahannya, Arif Winarko menegaskan bahwa SK yang diterima para pengurus bukan sekadar legalitas organisasi, melainkan mandat perjuangan yang harus diwujudkan melalui kerja nyata di tengah masyarakat.
“SK ini adalah amanah sekaligus tanggung jawab besar. Setelah menerima SK, tidak boleh ada pengurus yang hanya aktif di atas kertas. Seluruh DPC harus segera bergerak melakukan konsolidasi, membangun kekuatan partai hingga tingkat bawah, dan hadir menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Arif.
Ia menilai tantangan politik ke depan menuntut PPP memiliki struktur organisasi yang solid, responsif, dan mampu membangun kepercayaan publik melalui program-program yang menyentuh langsung kepentingan rakyat.

Menurutnya, keberhasilan partai tidak hanya diukur dari kekuatan politik semata, tetapi juga dari sejauh mana kader mampu menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
“PPP harus kembali menjadi rumah perjuangan umat dan rakyat. Kader tidak boleh berjarak dengan masyarakat. Dengarkan aspirasi mereka, kawal kebutuhan mereka, dan hadir dalam setiap persoalan yang mereka hadapi. Itu yang harus menjadi ruh perjuangan PPP,” ujarnya.
Lebih lanjut, Arif menekankan pentingnya menjaga soliditas internal sebagai fondasi utama dalam membesarkan partai. Ia meminta seluruh pengurus DPC yang baru menerima SK untuk mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kepentingan organisasi yang lebih besar.
“Kita ingin PPP Jawa Timur semakin kuat, semakin dicintai masyarakat, dan semakin mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa. Karena itu, kekompakan dan kerja kolektif harus menjadi prioritas,” katanya.
Penyerahan SK ini sekaligus menjadi penanda dimulainya penguatan organisasi PPP di berbagai daerah di Jawa Timur. Dengan struktur kepengurusan yang telah mendapatkan legitimasi dari DPP, seluruh DPC diharapkan segera mengakselerasi program kerja, memperluas basis kaderisasi, serta memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat.
Langkah konsolidasi ini menjadi sinyal bahwa PPP Jawa Timur terus membangun kesiapan organisasi secara menyeluruh, dengan menempatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai orientasi utama perjuangan partai.(AS)


















