Musancab ke-X Dapil 2, PPP Lamongan Perkuat Barisan Hadapi Pemilu 2029
LAMONGAN, aksesnusantara.id — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lamongan mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029. Konsolidasi internal kembali digelar melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) ke-X Dapil 2 yang berlangsung di Cafe Sambang sambeng Kecamatan Sambeng, Minggu (4/10/2026).
Musancab menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi PPP Lamongan untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat kecamatan sekaligus menyiapkan kader menghadapi pertarungan politik pada Pemilu 2029.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Fraksi PPP dari Dapil 2, H. Naim, S.Ag., jajaran pengurus DPC PPP Kabupaten Lamongan, serta perwakilan DPW PPP Jawa Timur.
Musancab Dapil 2 secara khusus membahas sekaligus menentukan struktur kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP di tujuh kecamatan.
Dapil 2 Lamongan menjadi dapil dengan cakupan wilayah kecamatan terbanyak di Kabupaten Lamongan. Tujuh kecamatan tersebut meliputi Kembangbahu, Mantup, Sambeng, Modo, Sukorame, Bluluk, dan Ngimbang.
Antusiasme kader terlihat dari kehadiran puluhan peserta yang merupakan perwakilan PAC dari tujuh kecamatan tersebut. Konsolidasi itu menjadi momentum bagi PPP untuk merapatkan barisan sekaligus memastikan struktur organisasi bergerak secara solid hingga tingkat bawah.
Dalam sambutannya, H. Naim menekankan pentingnya kebersamaan antarkader. Pengurus PAC yang nantinya terpilih diminta tidak hanya menjalankan roda organisasi, tetapi juga saling bahu-membahu memperkuat partai.
«“Kita harus saling bahu-membahu memperkuat struktur partai dan mendukung sesama kader PPP. Jangan sampai kader berjalan sendiri-sendiri,” tegas Naim.»
Menurutnya, kekuatan PPP pada Pemilu 2029 sangat bergantung pada soliditas struktur dan kemampuan kader membangun komunikasi dengan masyarakat.
Naim juga menyoroti rencana pemekaran daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Lamongan. Ia berharap proses pemekaran dapil dapat segera terealisasi karena dinilai memiliki kaitan dengan pemerataan representasi politik dan pembangunan daerah.
“Harapannya pemekaran dapil di Kabupaten Lamongan segera terlaksana. Dengan adanya pemekaran dapil, tentu akan berdampak terhadap pembangunan daerah,” ujarnya.
Bidik Kursi Senayan dan Daerah
Konsolidasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah PPP menuju target politik 2029. Secara nasional, PPP mengusung semangat “Back to Senayan”, sementara di tingkat daerah partai berlambang Ka’bah itu membidik tambahan kursi legislatif.
Wakil Ketua DPW PPP Jawa Timur, Mukaffi Makki atau Gus Kaffi, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan optimistis terhadap peluang PPP Lamongan pada Pemilu 2029.
Ia meyakini konsolidasi organisasi yang dilakukan secara bertahap akan memperkuat posisi PPP dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.
Gus Kaffi bahkan memasang target agar PPP Lamongan mampu menambah perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.
“Target kita setiap dapil minimal mendapatkan satu kursi,” kata Gus Kaffi.
Menurutnya, target tersebut harus dibarengi dengan kerja politik yang terukur, penguatan struktur organisasi, serta kekompakan seluruh kader.
Gus Kaffi sekaligus membuka secara resmi Musancab ke-X PPP Dapil 2 Kabupaten Lamongan.
Musancab Dapil 2 menjadi rangkaian konsolidasi PPP Lamongan dalam menyusun dan memperkuat kepengurusan PAC. Setelah struktur di tingkat kecamatan terbentuk, mesin partai diharapkan semakin siap bergerak menghadapi agenda politik menuju Pemilu 2029.
Bagi PPP Lamongan, konsolidasi bukan sekadar pergantian atau penataan kepengurusan. Lebih dari itu, Musancab menjadi titik awal untuk mengukur kembali kekuatan partai di tingkat akar rumput dan mengembalikan PPP sebagai kekuatan politik yang diperhitungkan di Kabupaten Lamongan. (AS)


















