Carnival 2026 Desa Kedungkumpul Sukses Digelar, Lampeyan, Samben, Paluombo dan Jedung Raih Juara
Lamongan, Aksesnusantara.id — Pelaksanaan Carnival 2026 Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Mengusung tema “Bhinneka Tunggal Ika” melalui konsep Dance & Costume, kegiatan tersebut menjadi ajang kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
Carnival yang digelar pada Senin (24/8/2026) tersebut diikuti peserta dari berbagai kelompok usia dan perwakilan masyarakat dari sejumlah dusun. Beragam kreasi kostum, tarian, serta penampilan unik mewarnai sepanjang rute karnaval, mulai dari Dusun Samben hingga berakhir di Balai Desa Paluombo.
Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi warga untuk menunjukkan kreativitas dan kekompakan masing-masing. Semangat persatuan dan keberagaman terlihat dari berbagai penampilan yang ditampilkan para peserta.
Dalam penilaian kategori tingkat umum, panitia menetapkan empat peserta sebagai juara. Dusun Lampeyan berhasil meraih Juara I, disusul Dusun Samben sebagai Juara II, Dusun Paluombo sebagai Juara III, dan Dusun Jedung menempati Juara IV.
Kepala Desa Kedungkumpul, Angely Emitasari, SE, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang telah berpartisipasi serta mendukung suksesnya Carnival 2026.
“Alhamdulillah, kegiatan Carnival 2026 berjalan dengan meriah dan lancar. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, perangkat desa, serta seluruh masyarakat Kedungkumpul yang telah memberikan dukungan dan ikut menyukseskan kegiatan ini,” ujar Angely.

Menurutnya, hasil perlombaan bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan kegiatan. Hal yang lebih penting adalah semangat kebersamaan, kreativitas dan gotong royong yang ditunjukkan masyarakat selama pelaksanaan karnaval.
“Selamat kepada para pemenang, khususnya Dusun Lampeyan sebagai Juara I tingkat umum. Bagi yang belum mendapatkan juara, jangan berkecil hati. Semua peserta sudah memberikan penampilan terbaik. Bagi kami, seluruh warga yang ikut berpartisipasi adalah bagian dari keberhasilan Carnival 2026,” katanya.

Angely menambahkan, tema Bhinneka Tunggal Ika sengaja diangkat untuk mengingatkan masyarakat bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus dijaga.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu mempererat tali silaturahmi antarwarga. Berbeda dusun, berbeda kreasi dan berbeda penampilan, tetapi tetap satu sebagai keluarga besar Desa Kedungkumpul,” lanjutnya.

Ia juga berharap kreativitas masyarakat yang ditampilkan dalam Carnival 2026 dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari kegiatan positif di tingkat desa.
Dengan berakhirnya rangkaian Carnival 2026, Pemerintah Desa Kedungkumpul berharap semangat kebersamaan, gotong royong dan persatuan yang tercipta selama kegiatan dapat terus terjaga dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.(F2/RED)


















