Malang, aksesnusantara.id – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto pada Panen Raya TNI yang digelar serentak di 43 titik, mengintegrasikan panen tebu, padi, dan kedelai sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional. Kegiatan dipusatkan di Lanud Abdulrahman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).
Dalam laporannya, Panglima TNI menyampaikan terima kasih atas kehadiran Presiden RI yang menjadi penyemangat bagi jajaran TNI dan masyarakat dalam mendukung program strategis pemerintah di sektor pangan. Panglima TNI melaporkan, TNI AU melaksanakan pendampingan pengelolaan lahan tebu seluas 236.048 hektare dengan potensi produksi sekitar 18,386 juta ton tebu atau setara 1,36 juta ton gula. Sementara itu, TNI AL mendampingi pengelolaan lahan kedelai seluas 2.432 hektare dengan produksi 3.676 ton serta terus membuka lahan baru untuk meningkatkan hasil produksi.
TNI AD mendampingi pengelolaan lahan padi, pada Juli 2026 seluas 479.659 hektare. Secara akumulatif Januari–Juni 2026, luas panen mencapai 6,26 juta hektare dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras atau mendukung lebih dari 55 persen target produksi beras nasional tahun 2026.
Menutup laporannya, Panglima TNI menegaskan capaian tersebut merupakan wujud komitmen TNI dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan. “Panen raya ini adalah bukti nyata TNI hadir memperkuat kemandirian pangan dan memajukan perekonomian bangsa, sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Panglima TNI.
Presiden Prabowo dalam sambutannya mengapresiasi Panen Raya TNI Terintegrasi yang digelar serentak di seluruh Indonesia. Menurut Kepala Negara, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa ketahanan pangan merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh komponen bangsa.
“Saya ucapkan selamat atas terselenggaranya Panen Raya TNI terintegrasi yang dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa,” ujar Presiden. (Puspen TNI)


















