Mojokerto-Aksesnusantara.id //Di bulan Suro banyak sekali pelaku supranatural menjalankan tirakatan dan laku untuk memperkuat katajaman kailmuan yang di yakini dengan tata cara yang berbeda- beda seperti yang di lakukan sebut saja (Kang Gun)seorang pelaku supranatural muda yang menjalankan tirakatan di setiap datangya bulan suro,melaksnakan pergantian Kain-mori yang di bungkuskan ke batu nisan yang ada di lokasi petilasan Prabu Brawijaya Beliau adalah Salah satu Raja Majapahit terdaluhu.
Kang Gun,”menjelaskan bahwa dirinya selama bertahun tahun setiap bulan suro mengadakan atau melaksanakan ritual puasa tirakatan di berbagi tempat dan juga merawat dan menggati kain-Kain mori yang di lilitkan di bagian makan atau petilasan sesepuh zaman dahulu.hal ini dilaksanakan betul untuk menghargai perjuangan leluhur kita di zaman dahulu dan menambah power keilmuan di lokasi tersebut.karena di setiap tempat leluhur pasti ada karomah tersendiri yang bisa di jadikan Cas,keilmuan mengalap berkah dari karomah beliau,”ungkap Kang Gun.
Dengan adanya penerus pelestari petilasan dan makam leluhur sama halnya kita juga menjaga aset negara dalam bentuk kebudayaan dan peninggalan.maka seluruh anak bangsa wajib mengetahui dan melestarikan budaya Indonesia sendiri yaitu budaya jawa.dalam momen bulan suro waktu yang bagus untuk menambah keilmuan kejawan tentu setiap bulan suro sasaran utama adalah tempat leluhur yang di jadikan tempat tirakatan.(red)


















