TNI dan Masyarakat Bersatu, Babinsa Ngimbang Gelar Karya Bakti Normalisasi Saluran Irigasi
LAMONGAN, aksesnusantara.id – Akselerasi pembangunan infrastruktur pertanian terus digalakkan di wilayah Kabupaten Lamongan. Sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Koramil 0812/06 Ngimbang jajaran Kodim 0812/Lamongan, bersama Masyarakat Desa Tlemang, menggelar aksi karyabakti membngun normalisasi saluran irigasi yang bertujuan untuk mempermudah aliran air ke lahan pertanian. Selasa (23/06/2026)
Kegiatan gotong royong ini difokuskan pada pengangkatan sedimen lumpur, pembersihan sampah, serta pembatanan rumput liar yang menyumbat aliran air. Langkah ini diambil guna memastikan pasokan air ke lahan pertanian warga tetap lancar, sekaligus meminimalisir risiko banjir saat debit air meningkat.
Danramil 0812/06 Ngimbang, Kapten Arm Yusniady, menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan komitmen TNI AD dalam mendukung produktivitas pertanian dan kesejahteraan warga di wilayah binaan.
“Sinergitas antara Babinsa dan masyarakat adalah kunci utama percepatan pembangunan di desa. Normalisasi sungai dan irigasi ini sangat vital untuk memastikan pasokan air ke sawah-sawah warga tidak terhambat. Kami berharap, dengan lancarnya pengairan ini, ketahanan pangan di wilayah Ngimbang, khususnya Desa Tlemang, dapat terus terjaga dan meningkat,” ujar Kapten Arm Yusniady.
Apresiasi tinggi juga datang dari Pemerintah Desa Tlemang. Kepala Desa Tlemang, Aris Pramono yang mana saat di lokasi beliau menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan dukungan penuh dari personel Koramil 0812/06 Ngimbang yang turun langsung ke lapangan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Danramil beserta anggota Babinsa. Kehadiran beliau-beliau ini memberikan motivasi dan suntikan semangat luar biasa bagi warga kami untuk bergotong royong. Saluran irigasi ini merupakan urat nadi pertanian warga Desa Tlemang. Jika alirannya lancar, hasil panen petani dipastikan akan lebih optimal,” ungkap Aris Pramono.
Melalui kegiatan terintegrasi ini, diharapkan budaya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa dapat terus lestari. Selain mempererat hubungan silaturahmi antarlintas sektor, normalisasi ini juga menjadi langkah preventif jangka panjang demi menjaga stabilitas sektor pertanian di wilayah Kabupaten Lamongan. (Pendim0812).


















