<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>FKBN Archives - Akses Nusantara</title>
	<atom:link href="https://aksesnusantara.id/category/fkbn/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://aksesnusantara.id/category/fkbn/</link>
	<description>Akses Berita Nusantara Membangun Sinergitas Bersama</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 May 2026 15:46:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.5</generator>

<image>
	<url>https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2021/03/cropped-akses-nusantara-Icon.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>FKBN Archives - Akses Nusantara</title>
	<link>https://aksesnusantara.id/category/fkbn/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190658168</site>	<item>
		<title>Refleksi Hari Jadi Lamongan: Masyarakat Menanti Bukti Kemajuan Nyata</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/refleksi-hari-jadi-lamongan-masyarakat-menanti-bukti-kemajuan-nyata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2026 07:17:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[FKBN]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi Hari Jadi Lamongan: Masyarakat Menanti Bukti Kemajuan Nyata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=29735</guid>

					<description><![CDATA[<p>Refleksi Hari Jadi Lamongan: Masyarakat Menanti Bukti Kemajuan Nyata Lamongan, aksesnusantara.id &#8211; Di usia ke-457 tahun, Kabupaten Lamongan patut bersyukur atas berbagai capaian pembangunan. Pertumbuhan ekonomi meningkat, infrastruktur terus dibangun, dan sejumlah indikator sosial mengalami perbaikan. Pemerintah daerah juga menegaskan adanya penurunan angka kemiskinan, peningkatan IPM, hingga pembangunan jalan dan jembatan melalui program Jamula. Namun [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/refleksi-hari-jadi-lamongan-masyarakat-menanti-bukti-kemajuan-nyata/">Refleksi Hari Jadi Lamongan: Masyarakat Menanti Bukti Kemajuan Nyata</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Refleksi Hari Jadi Lamongan: Masyarakat Menanti Bukti Kemajuan Nyata</p>
<p><strong>Lamongan, aksesnusantara.id</strong> &#8211; Di usia ke-457 tahun, Kabupaten Lamongan patut bersyukur atas berbagai capaian pembangunan. Pertumbuhan ekonomi meningkat, infrastruktur terus dibangun, dan sejumlah indikator sosial mengalami perbaikan. Pemerintah daerah juga menegaskan adanya penurunan angka kemiskinan, peningkatan IPM, hingga pembangunan jalan dan jembatan melalui program Jamula.</p>
<p>Namun semangat Bela Negara mengajarkan bahwa cinta daerah tidak cukup diwujudkan dengan pujian dan seremoni. Bela Negara berarti keberanian mengkritik kelemahan daerah secara jujur demi masa depan Lamongan yang lebih kuat.</p>
<p>Kepala FKBN (Forum Kader Bela Negara) Bakorda Lamongan, M.Ferry Fadli mengungkapkan pandangan kebangsaan, tentang tantangan dan Kritik untuk perkembangan Kabupaten Lamongan yang lebih maju.</p>
<p>&#8220;Kritik adalah Saran yang Membangun, Pejabat jangan anti kritik dan bermental feodal. Tunjukkan kinerja lebih sebagai abdi negara, melayani dan bekerja untuk kemajuan masyarakat, semua lapisan rakyat di Kabupaten Lamongan,&#8221; tuturnya. Rabu, (27/05/2026).</p>
<p>Pertama adalah pembangunan belum sepenuhnya merata.</p>
<p>Masih ada kesenjangan antara wilayah kota dan desa, terutama di kawasan pesisir, selatan, dan daerah rawan banjir. Infrastruktur memang dibangun, tetapi sebagian masyarakat masih merasakan jalan rusak, saluran air buruk, dan akses layanan publik yang belum maksimal. Ketika pembangunan hanya terlihat di pusat kota, maka rasa keadilan sosial menjadi melemah.</p>
<p>Kedua, persoalan banjir dan lingkungan belum terselesaikan serius.</p>
<p>Karena setiap musim hujan, beberapa wilayah Lamongan masih menghadapi genangan dan banjir. Ini menunjukkan tata kelola lingkungan dan drainase belum sepenuhnya kuat. Di sisi lain, kekeringan saat musim kemarau juga masih menjadi ancaman di beberapa kecamatan.</p>
<p>Daerah yang kuat bukan hanya yang mampu membangun gedung, tetapi yang mampu melindungi rakyatnya dari bencana tahunan yang terus berulang.</p>
<p>Ketiga, generasi muda masih menghadapi tantangan minimnya lapangan kerja.</p>
<p>Walaupun angka pengangguran disebut klaim menurun, realitas di lapangan menunjukkan banyak anak muda Lamongan masih kesulitan mendapatkan pekerjaan yang layak. Sebagian besar akhirnya memilih merantau keluar daerah karena industri lokal belum berkembang optimal. Kita lihat antara angka kelulusan dan lapangan kerja baru masih timpang.</p>
<p>Ini menjadi alarm serius. Jika generasi muda terbaik terus keluar dari Lamongan, maka daerah akan kehilangan energi produktif dan inovasi masa depan.</p>
<p>Keempat, budaya kritis masyarakat mulai melemahm</p>
<p>Hari ini kritik sering dianggap serangan, padahal kritik adalah bagian dari kecintaan terhadap daerah. Semangat Bela Negara justru mengajarkan keberanian mengingatkan pemerintah agar tidak terlena dengan penghargaan dan pencitraan. Jangan sampai masyarakat apatisme terhadap politik dan pemerintahan. Abdi negara adalah abdi rakyat. Kabupaten yang besar bukan kabupaten yang anti kritik, tetapi kabupaten yang siap dievaluasi demi perbaikan, kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Kelima, identitas Lamongan sebagai lumbung pangan harus dijaga serius.</p>
<p>Lamongan dikenal sebagai daerah pertanian dan perikanan kuat. Namun ancaman alih fungsi lahan, rendahnya regenerasi petani, serta ketergantungan ekonomi tradisional menjadi tantangan nyata.</p>
<p>Jika sektor pangan tidak diperkuat dengan teknologi, perlindungan petani, dan inovasi pasar, maka Lamongan bisa kehilangan identitas strategisnya sendiri.</p>
<p>Lebih lanjut, Kepala FKBN Bakorda Lamongan mengatakan, Bahwa Bela Negara untuk Lamongan Hari Ini, Bela Negara bukan hanya soal menjaga NKRI dengan seragam dan slogan. Bela Negara juga berarti: semua berani melawan korupsi, bersama mengawasi pembangunan, menjaga lingkungan, memperjuangkan keadilan sosial, dan memastikan rakyat kecil ikut menikmati hasil pembangunan.</p>
<p>Di Hari Jadi Lamongan ke-457, masyarakat tidak membutuhkan sekadar pesta dan baliho ucapan. Yang dibutuhkan adalah keberanian bersama untuk mengakui kekurangan dan memperbaikinya.</p>
<p>Karena daerah yang kuat bukan daerah tanpa masalah, melainkan daerah yang berani menghadapi masalah dengan jujur.</p>
<p>Selamat Hari Jadi Lamongan ke-457.</p>
<p>“Bela Negara dimulai dari keberanian menjaga daerah sendiri agar tidak tertinggal, tidak rusak, dan tidak kehilangan masa depan yang lebih baik, lebih maju, transparansi, makmur dan sejahtera,” pungkasnya. (**)</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/refleksi-hari-jadi-lamongan-masyarakat-menanti-bukti-kemajuan-nyata/">Refleksi Hari Jadi Lamongan: Masyarakat Menanti Bukti Kemajuan Nyata</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">29735</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dari Sawah ke Kedaulatan Negara</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/dari-sawah-ke-kedaulatan-negara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 04:48:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agro]]></category>
		<category><![CDATA[FKBN]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Dari Sawah ke Kedaulatan Negara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=29655</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dari Sawah ke Kedaulatan Negara Lamongan, aksesnusantara.id &#8211; Selama negara kita masih punya stok pangan yang melimpah dan rakyat masih bisa makan dengan harga yang masih terjangkau, negara lain atau spekulan dolar tidak akan bisa menggoyang negara ini. Pada titik ini, kita bisa belajar, betap pentingnya belajar Bela Negara agar bisa memahami konteks peperangan global [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/dari-sawah-ke-kedaulatan-negara/">Dari Sawah ke Kedaulatan Negara</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dari Sawah ke Kedaulatan Negara</p>
<p><strong>Lamongan, aksesnusantara.id</strong> &#8211; Selama negara kita masih punya stok pangan yang melimpah dan rakyat masih bisa makan dengan harga yang masih terjangkau, negara lain atau spekulan dolar tidak akan bisa menggoyang negara ini. Pada titik ini, kita bisa belajar, betap pentingnya belajar Bela Negara agar bisa memahami konteks peperangan global di bidang ekonomi dan energi yang sedang berlangsung di dunia ini.</p>
<p>Kedaulatan Beras : Saat Sawah Mengalahkan Wall Street</p>
<p>Para kritikus di Jakarta sibuk menghitung depresiasi Rupiah terhadap dolar seolah-olah besok kita tidak bisa makan. Mereka lupa satu hal, Indonesia tahun 2026 sudah bukan Indonesia 1998.</p>
<p>Ya, minyak goreng mahal. Ya, tahu dan tempe akan ikut tersengat karena kedelai kita masih 70% bergantung pada impor. Ya, harga gandum naik karena kita tidak punya sebutir pun gandum yang tumbuh dari tanah sendiri. Semua itu nyata. Dan kita tidak perlu menutup mata atas fakta tersebut.</p>
<p>Tapi ada yang lebih penting dari sekadar jujur mengakui kelemahan: kemampuan membedakan mana luka dan mana luka yang mengancam nyawa. Karena untuk dua urusan paling eksistensial, PERUT dan ENERGI GERAK, Indonesia 2026 sudah membangun benteng yang belum pernah ada sebelumnya.</p>
<p>Kita mulai menjinakkan dominasi dolar lewat transaksi LCT yang kini berjalan dengan 6 negara mitra dagang utama kita, termasuk Tiongkok dan UEA. Skema non-dolar ini bahkan sudah merambah ke sektor impor bahan baku pangan dan pupuk, sehingga pelan tapi pasti, ketergantungan kita pada mata uang Amerika di sektor hulu mulai dipetakan untuk habis</p>
<p>Kita isi perut dengan beras hasil keringat petani kita sendiri setelah produksi padi mencatat tren tertinggi dalam satu dekade dan stok Bulog melampaui target buffer stock nasional. Dan yang paling menggetarkan: kita nyalakan traktor, truk, dan generator bukan lagi dengan solar impor melainkan dengan biodiesel B40 dari kebun sawit Kalimantan dan Sumatera.</p>
<p>Bukan wacana. Bukan pilot project. Realisasi B40 sepanjang 2025 mencapai 14,2 juta kiloliter melampaui 105% dari target menghemat devisa Rp130,21 triliun sekaligus memangkas impor solar dari 8,3 juta ton menjadi 5 juta ton dalam satu tahun saja. Dan 2026 kita sedang bersiap menuju B50 yang jika tuntas berarti impor solar Indonesia nol selamanya.</p>
<p>Jadi ketika Istana bilang &#8220;orang desa enggak pakai dolar&#8221;, itu bukan kelakar menghibur rakyat. Itu adalah pernyataan kedaulatan ideologi yang tegas bahwa ada lapisan fondasi ekonomi Indonesia yang tidak bisa digoyahkan oleh spekulan mata uang manapun, karena ia tidak berdiri di atas dolar. Ia berdiri di atas tanah dan sawit.</p>
<p>Tapi kita juga harus jujur pada diri sendiri tentang di mana dolar masih masuk lewat pintu belakang.</p>
<p>Petani desa memang tidak bertransaksi dengan dolar. Tapi dolar masuk diam-diam lewat harga pupuk fosfat dan kalium yang masih kita impor dari China, Rusia, Kanada, dan Timur Tengah.</p>
<p>Depresiasi Rupiah menekan biaya produksi pertanian secara nyata, bahkan ketika petaninya sendiri tidak pernah memegang selembar dolar pun seumur hidupnya. Ini adalah lubang yang sedang aktif ditambal bukan lubang yang diabaikan.</p>
<p>Pertama, transaksi impor pupuk sudah mulai masuk skema LCT, dolar perlahan digantikan mata uang lokal bahkan di rantai pasok pertanian. Kedua, dan ini yang paling menggetarkan: di bawah tanah Papua Barat, sedang dibangun benteng ketiga.</p>
<p>Kawasan Industri Pupuk Fakfak berbasis gas alam Papua sendiri dari Blok Kasuari dirancang dengan kapasitas produksi 1,15 juta ton urea dan 825 ribu ton amonia per tahun. Jika beroperasi penuh, ia akan memenuhi 70-80% kebutuhan pupuk nitrogen nasional dari perut bumi Papua, bukan dari kapal impor asing. Konstruksi fisiknya dimulai 2026. Sekitar 2028-2029, Indonesia tidak perlu lagi bergantung pada urea impor.</p>
<p>Apakah fosfat dan kalium masih PR? Ya. Apakah kedelai masih PR? Ya. Kita tidak akan berbohong soal itu. Tapi inilah bedanya Indonesia 2026 dengan Indonesia 1998. Dulu ketika Rupiah runtuh, seluruh lini ambruk sekaligus dalam satu malam, perut, energi, industri, kepercayaan diri, semua runtuh bersamaan tanpa ada satu pun benteng yang berdiri. Sekarang?</p>
<p>Ketika dolar bergejolak, ada benteng yang sudah kokoh berdiri. Ada lubang yang sedang aktif ditambal. Dan ada peta jalan yang jelas menuju lubang-lubang berikutnya. Bukan sempurna. Tapi bergerak. Dan tahu ke mana arahnya.</p>
<p>Spekulan asing di bursa boleh panik dan kabur membawa kertas saham mereka. Hedge fund Wall Street boleh bertaruh melawan Rupiah sepanjang malam. Tapi selama Bulog punya stok beras yang cukup untuk memberi makan bangsa ini tanpa mengemis ke pasar internasional, selama mesin traktor kita berputar pakai biodiesel dari kebun sawit anak negeri sendiri, dan selama di bawah tanah Papua sedang tumbuh pabrik pupuk yang akan membebaskan petani kita dari jerat harga dolar fondasi Indonesia tetap berdiri tegak berwibawa.</p>
<p>Depresiasi Rupiah itu nyata. Kedelai yang belum berdaulat itu nyata. Fosfat dan kalium yang masih impor itu nyata. Kita akui semuanya tanpa basa-basi, tanpa retorika kosong.</p>
<p>Tapi ada yang lebih nyata dari semua angka kurs di layar Bloomberg malam ini: Nasi yang kita makan malam ini tidak satu suap pun dibayar dengan dolar.</p>
<p>Biarkan Wall Street bergetar dengan dolarnya. Kita tetap kenyang dengan kedaulatan kita dan sedang bekerja keras mengisi yang belum. (**)</p>
<p>Opini oleh: Ketua MPO FKBN Bakorda Lamongan, Dr. R. Chusnu Yuli Setyo, M.Pd.</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/dari-sawah-ke-kedaulatan-negara/">Dari Sawah ke Kedaulatan Negara</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">29655</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lewat Rakor, BNNet Tegaskan Peran Strategis Jurnalis Bela Negara</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/lewat-rakor-bnnet-tegaskan-peran-strategis-jurnalis-bela-negara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2026 07:12:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[FKBN]]></category>
		<category><![CDATA[BNNet Tegaskan Peran Strategis Jurnalis Bela Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Lewat Rakor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=29609</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lewat Rakor, BNNet Tegaskan Peran Strategis Jurnalis Bela Negara JAKARTA SELATAN, aksesnuaantara.id – Jurnalis Bela Negara Network (BNNet) menggelar rapat koordinasi internal di kantor sekretariat Bela Negara Network, Gedung Nyi Ageng Serang, Jalan H.R. Rasuna Said No.22, RT 2/RW 5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Rabu (20/05/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mematangkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/lewat-rakor-bnnet-tegaskan-peran-strategis-jurnalis-bela-negara/">Lewat Rakor, BNNet Tegaskan Peran Strategis Jurnalis Bela Negara</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Lewat Rakor, BNNet Tegaskan Peran Strategis Jurnalis Bela Negara</p>
<p><strong>JAKARTA SELATAN, aksesnuaantara.id</strong> – Jurnalis Bela Negara Network (BNNet) menggelar rapat koordinasi internal di kantor sekretariat Bela Negara Network, Gedung Nyi Ageng Serang, Jalan H.R. Rasuna Said No.22, RT 2/RW 5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Rabu (20/05/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mematangkan agenda serta program kerja organisasi tahun 2026.</p>
<p>Rapat yang berlangsung di ruang sekretariat itu dihadiri oleh pengurus dan anggota dari berbagai divisi. Pertemuan dipimpin langsung oleh Angga Rahadian Tirtawijaya selaku Pimpinan Perusahaan Bela Negara Network.</p>
<p>Dalam sambutannya, Angga menjelaskan bahwa Bela Negara Network merupakan wadah kader Bela Negara Kementerian Pertahanan yang telah diluncurkan di Kementerian Pertahanan pada momentum peringatan Hari Bela Negara. Organisasi ini memiliki tugas dan fungsi membantu Kementerian Pertahanan dalam menyosialisasikan nilai-nilai bela negara, khususnya melalui bidang jurnalistik.</p>
<p>Menurutnya, penguatan peran jurnalis menjadi salah satu fokus utama organisasi, terutama dalam menghadirkan pemberitaan yang edukatif, konstruktif, dan berimbang guna menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.</p>
<p>Dalam forum tersebut, para peserta membahas berbagai strategi, mulai dari perencanaan liputan, pembagian tugas tim, hingga penyusunan program kerja jangka pendek agar lebih terarah dan efektif. Selain itu, rapat juga menjadi sarana evaluasi terhadap program-program sebelumnya.</p>
<p>Suasana diskusi berlangsung interaktif dan penuh kekeluargaan. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan usulan, masukan, serta gagasan demi memperkuat peran organisasi ke depan. Beberapa poin penting yang disepakati antara lain peningkatan kapasitas jurnalis, kolaborasi liputan lintas daerah, serta penguatan jaringan media internal agar penyebaran informasi semakin luas dan tepat sasaran.</p>
<p>“Forum ini penting untuk menjaga kekompakan dan arah gerak organisasi. Kami ingin memastikan setiap jurnalis di jaringan ini memiliki visi yang sama, yakni menjaga objektivitas pemberitaan sekaligus menumbuhkan semangat bela negara di tengah masyarakat,” ujar Angga Rahadian Tirtawijaya selaku Pimpinan Perusahaan Bela Negara Network (BNNet).</p>
<p>Melalui rapat koordinasi ini, Jurnalis Bela Negara Network menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi yang mampu memperkuat wawasan kebangsaan, nasionalisme, dan persatuan bangsa.</p>
<p>Pertemuan ditutup dengan pembagian tugas serta penetapan jadwal kegiatan berikutnya. Hasil rapat tersebut diharapkan dapat segera diimplementasikan dalam program kerja organisasi sehingga kontribusi BNNet terhadap penguatan nilai-nilai bela negara semakin nyata di tengah masyarakat. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/lewat-rakor-bnnet-tegaskan-peran-strategis-jurnalis-bela-negara/">Lewat Rakor, BNNet Tegaskan Peran Strategis Jurnalis Bela Negara</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">29609</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Soroti Kinerja Birokrasi, FKBN Lamongan Dorong Retret Bela Negara untuk ASN</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/soroti-kinerja-birokrasi-fkbn-lamongan-dorong-retret-bela-negara-untuk-asn/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 06:13:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[FKBN]]></category>
		<category><![CDATA[FKBN Lamongan Dorong Retret Bela Negara untuk ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Soroti Kinerja Birokrasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=29036</guid>

					<description><![CDATA[<p>Soroti Kinerja Birokrasi, FKBN Lamongan Dorong Retret Bela Negara untuk ASN Lamongan, aksesnusantara.id – Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kabupaten Lamongan melontarkan dorongan tegas kepada pemerintah daerah agar tidak lagi terjebak dalam pola kegiatan seremonial, dan mulai berani mengambil langkah konkret untuk meningkatkan nilai integritas melalui penyelenggaraan Retret Bela Negara bagi aparatur sipil negara (ASN) [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/soroti-kinerja-birokrasi-fkbn-lamongan-dorong-retret-bela-negara-untuk-asn/">Soroti Kinerja Birokrasi, FKBN Lamongan Dorong Retret Bela Negara untuk ASN</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Soroti Kinerja Birokrasi, FKBN Lamongan Dorong Retret Bela Negara untuk ASN</p>
<p><strong>Lamongan, aksesnusantara.id</strong> – Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kabupaten Lamongan melontarkan dorongan tegas kepada pemerintah daerah agar tidak lagi terjebak dalam pola kegiatan seremonial, dan mulai berani mengambil langkah konkret untuk meningkatkan nilai integritas melalui penyelenggaraan Retret Bela Negara bagi aparatur sipil negara (ASN) baik PNS atau PPK dan serta Aparatur Pemerintah Desa.</p>
<p>Desakan ini muncul di tengah sorotan terhadap kualitas birokrasi daerah yang dinilai masih menghadapi persoalan klasik, mulai dari integritas, disiplin, kinerja hingga rendahnya inovasi pelayanan publik.</p>
<p>Melalui kegiatan Retret Negara ini diharapkan Bisa memperbaiki budaya birokrasi yang berdampak pada indeks integritas (SPI).</p>
<p>Menilik Hasil SPI (Survei Penilaian Integritas) Kabupaten Lamongan diketahui tahun 2023 &#8211; 2024: terjadi penurunan tajam, indikator tata kelola melemah, sedangkan hasil tahun 2024 &#8211; 2025: ada pemulihan, tapi belum optimal. Status Lamongan masih berada di zona “waspada” versi KPK.</p>
<p>FKBN menilai, penguatan nilai Pancasila dan semangat Bela Negara tidak cukup hanya disampaikan dalam forum formal, melainkan harus ditanamkan melalui proses pelatihan intensif yang menyentuh aspek mental, etika, dan tanggung jawab ASN sebagai pelayan negara.</p>
<p>Kepala FKBN Bakorda Kabupaten Lamongan, Muhammad Ferry Fadli, menegaskan bahwa retret bela negara harus menjadi titik balik perubahan budaya birokrasi di daerah.</p>
<p>“Kalau hanya seremoni, tidak akan ada perubahan. Yang dibutuhkan hari ini adalah keberanian untuk membentuk ASN yang berintegritas, disiplin, dan punya kesadaran penuh bahwa mereka bekerja untuk negara, bukan sekadar rutinitas,” tegasnya. Rabu,(22/04/2026).</p>
<p>Konsep retret yang ditawarkan FKBN tidak ringan. Program ini dirancang selama 2 hari 1 malam dengan metode kombinasi teori dan praktik, simulasi, hingga kegiatan lapangan yang menguji kedisiplinan dan kepemimpinan ASN.</p>
<p>Lebih jauh, FKBN juga menekankan pentingnya memasukkan materi integritas berbasis standar Komisi Pemberantasan Korupsi, khususnya terkait potensi kerawanan di daerah seperti pengadaan barang dan jasa, bantuan sosial, serta perizinan.</p>
<p>“Jangan tunggu masalah membesar baru bergerak. Pencegahan harus dimulai dari pembentukan karakter ASN. Retret ini adalah salah satu instrumen untuk itu,” lanjut Ferry.</p>
<p>Tidak hanya itu, FKBN juga mengingatkan bahwa tantangan ASN saat ini tidak lagi sebatas administratif. Ancaman non-militer seperti disinformasi, tekanan politik, hingga ketahanan sosial ekonomi masyarakat menjadi bagian dari realitas yang harus dihadapi birokrasi daerah.</p>
<p>Karena itu, setiap peserta retret diwajibkan menyusun action plan yang terukur dan relevan dengan kondisi OPD masing-masing. FKBN menilai, tanpa langkah lanjutan yang jelas, kegiatan semacam ini berpotensi kembali menjadi agenda formalitas tanpa dampak nyata.</p>
<p>“Rencananya diadakan pada tanggal 9-10 Mei, Hari Sabtu dan minggu di wisata alam alas G-Park Sugio Lamongan. Insaallah Outputnya jelas bagi ASN. Harus ada perubahan di lapangan, bukan hanya laporan atau sekedar ceremonial kegiatan. Kalau tidak, ini hanya akan jadi kegiatan rutin tanpa makna,” ujarnya.</p>
<p>FKBN berharap pemerintah kabupaten segera merespons dorongan ini dengan langkah konkret. Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap kualitas pelayanan publik, reformasi birokrasi tidak lagi bisa ditunda.</p>
<p>Retret Bela Negara, dalam pandangan FKBN, bukan sekadar program pelatihan, melainkan ujian keseriusan pemerintah daerah dalam membangun ASN yang benar-benar bekerja untuk kepentingan masyarakat dan negara. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/soroti-kinerja-birokrasi-fkbn-lamongan-dorong-retret-bela-negara-untuk-asn/">Soroti Kinerja Birokrasi, FKBN Lamongan Dorong Retret Bela Negara untuk ASN</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">29036</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Peran Media, FKBN Lamongan Gelar Konsolidasi dan Diskusi Strategis</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/perkuat-peran-media-fkbn-lamongan-gelar-konsolidasi-dan-diskusi-strategis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 02:16:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[FKBN]]></category>
		<category><![CDATA[FKBN Lamongan Gelar Konsolidasi dan Diskusi Strategis]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuat Peran Media]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=28688</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perkuat Peran Media, FKBN Lamongan Gelar Konsolidasi dan Diskusi Strategis Lamongan, aksesnusantara.id – Forum Komunikasi Bela Negara (FKBN) melalui Bidang Media Bela Negara menggelar kegiatan konsolidasi yang dirangkai dengan Halalbihalal serta diskusi strategis terkait kebanggaan gerakan dan rencana pergerakan di tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026, bertempat di Moola Cafe Lamongan. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/perkuat-peran-media-fkbn-lamongan-gelar-konsolidasi-dan-diskusi-strategis/">Perkuat Peran Media, FKBN Lamongan Gelar Konsolidasi dan Diskusi Strategis</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Perkuat Peran Media, FKBN Lamongan Gelar Konsolidasi dan Diskusi Strategis</p>
<p><strong>Lamongan, aksesnusantara.id</strong> – Forum Komunikasi Bela Negara (FKBN) melalui Bidang Media Bela Negara menggelar kegiatan konsolidasi yang dirangkai dengan Halalbihalal serta diskusi strategis terkait kebanggaan gerakan dan rencana pergerakan di tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026, bertempat di Moola Cafe Lamongan.</p>
<p>Acara tersebut dihadiri oleh pengurus dan anggota FKBN, khususnya dari Bidang Media Bela Negara, sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri sekaligus menyatukan visi dalam memperkuat peran media sebagai instrumen strategis bela negara.</p>
<p>Dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga ruang diskusi produktif terkait penguatan narasi kebangsaan, peningkatan kapasitas publikasi, serta strategi menghadapi tantangan informasi di era digital. Para peserta aktif bertukar gagasan mengenai inovasi konten, optimalisasi platform media, serta kolaborasi lintas sektor untuk memperluas jangkauan pesan bela negara.</p>
<p>Selain itu, forum ini juga menghasilkan sejumlah rencana kerja untuk tahun 2026, di antaranya penguatan branding gerakan bela negara melalui media digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik dan konten kreatif, serta penyelenggaraan kampanye publik yang lebih masif dan terstruktur.</p>
<p>“Kegiatan konsolidasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat soliditas internal sekaligus menyamakan persepsi dalam menjalankan program kerja ke depan. Kami ingin memastikan bahwa Bidang Media Bela Negara mampu menjadi garda terdepan dalam menyampaikan pesan-pesan kebangsaan yang inspiratif, edukatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.”</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum strategis bagi FKBN untuk lebih agresif dalam membangun ekosistem media yang kuat dan berintegritas.</p>
<p>“Ke depan, kami akan fokus pada penguatan kualitas konten, memperluas jaringan kolaborasi, serta memanfaatkan teknologi digital secara maksimal. Harapannya, gerakan bela negara dapat semakin dikenal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, khususnya generasi muda,” pungkasnya.</p>
<p>Senada dengan itu, Kepala FKBN Bakorda Kabupaten Lamongan menuturkan, “Konsolidasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarbidang, khususnya dalam mengoptimalkan peran media sebagai ujung tombak penyebarluasan nilai-nilai bela negara. Kami berharap seluruh elemen FKBN semakin solid, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menghadirkan gerakan yang berdampak nyata bagi masyarakat di tahun 2026,&#8221; tukas Ferry Fadli.</p>
<p>Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan FKBN Bidang Media Bela Negara semakin solid, adaptif, dan mampu berkontribusi nyata dalam membangun semangat nasionalisme melalui media. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/perkuat-peran-media-fkbn-lamongan-gelar-konsolidasi-dan-diskusi-strategis/">Perkuat Peran Media, FKBN Lamongan Gelar Konsolidasi dan Diskusi Strategis</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28688</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UMKM Lamongan Makin Tangguh, FKBN Hadirkan Progam Legalitas Gratis</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/umkm-lamongan-makin-tangguh-fkbn-hadirkan-progam-legalitas-gratis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:50:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[FKBN]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[FKBN Hadirkan Progam Legalitas Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Lamongan Makin Tangguh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=28625</guid>

					<description><![CDATA[<p>UMKM Lamongan Makin Tangguh, FKBN Hadirkan Progam Legalitas Gratis Lamongan, aksesnusantara.id – Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kabupaten Lamongan melalui Bidang UMKM dan Ekonomi Kerakyatan mencatat capaian signifikan dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat. Dalam kurun waktu tahun 2022 hingga 2025, FKBN berhasil mengakomodir sebanyak 2.458 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program fasilitasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/umkm-lamongan-makin-tangguh-fkbn-hadirkan-progam-legalitas-gratis/">UMKM Lamongan Makin Tangguh, FKBN Hadirkan Progam Legalitas Gratis</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UMKM Lamongan Makin Tangguh, FKBN Hadirkan Progam Legalitas Gratis</p>
<p><strong>Lamongan, aksesnusantara.id</strong> – Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kabupaten Lamongan melalui Bidang UMKM dan Ekonomi Kerakyatan mencatat capaian signifikan dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat. Dalam kurun waktu tahun 2022 hingga 2025, FKBN berhasil mengakomodir sebanyak 2.458 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program fasilitasi legalitas usaha secara gratis.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-28626 size-full" src="https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260410-WA0028.jpg?resize=1500%2C1125&#038;ssl=1" alt="" width="1500" height="1125" srcset="https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260410-WA0028.jpg?w=1500&amp;ssl=1 1500w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260410-WA0028.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260410-WA0028.jpg?resize=1024%2C768&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260410-WA0028.jpg?resize=768%2C576&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260410-WA0028.jpg?resize=750%2C563&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260410-WA0028.jpg?resize=1140%2C855&amp;ssl=1 1140w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong pelaku UMKM agar memiliki legalitas resmi, sehingga mampu meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, serta mendapatkan peluang pembiayaan dari lembaga keuangan.</p>
<p>Ketua FKBN Kabupaten Lamongan, Muhammad Ferry Fadli menyampaikan bahwa legalitas usaha merupakan fondasi penting dalam pengembangan UMKM yang berkelanjutan. Tanpa legalitas, pelaku usaha kerap mengalami kendala dalam mengakses program pemerintah maupun kemitraan dengan sektor swasta.</p>
<p>“Melalui program fasilitator legalitas gratis ini, kami ingin memastikan UMKM di Lamongan naik kelas. Tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang secara profesional dan berdaya saing,” ujarnya. Jumat,(10/04/2026).</p>
<p>Lebih lanjut, FKBN menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung ekonomi kerakyatan sekaligus wujud bela negara di sektor ekonomi. Dengan memperkuat UMKM, diharapkan ketahanan ekonomi daerah juga semakin kokoh.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-28627 size-full" src="https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260410-WA0029.jpg?resize=1448%2C1086&#038;ssl=1" alt="" width="1448" height="1086" srcset="https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260410-WA0029.jpg?w=1448&amp;ssl=1 1448w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260410-WA0029.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260410-WA0029.jpg?resize=1024%2C768&amp;ssl=1 1024w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260410-WA0029.jpg?resize=768%2C576&amp;ssl=1 768w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260410-WA0029.jpg?resize=750%2C563&amp;ssl=1 750w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260410-WA0029.jpg?resize=1140%2C855&amp;ssl=1 1140w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Para pelaku UMKM yang telah mendapatkan fasilitasi legalitas menyambut baik program ini. Mereka mengaku terbantu dalam proses administrasi yang sebelumnya dianggap rumit dan membutuhkan biaya tidak sedikit.</p>
<p>Senada dengan itu, Kabid UMKM dan Perekonomian Rakyat FKBN Kabupaten Lamongan, Fatchur Rozi, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif dari beberapa Kader yang juga menjadi pendamping Halal Center dan komitmen nyata dalam mendukung pelaku UMKM agar naik kelas.</p>
<p>“Program fasilitator legalitas gratis ini kami hadirkan sebagai bentuk keberpihakan kepada pelaku UMKM. Banyak dari mereka sebenarnya punya potensi besar, namun terkendala pada aspek legalitas. Di sinilah FKBN hadir untuk menjembatani,” ujar Fatchur Rozi.</p>
<p>Ia menambahkan, legalitas bukan sekadar administrasi, tetapi menjadi pintu masuk bagi UMKM untuk berkembang lebih luas, mulai dari akses permodalan, kemitraan usaha, hingga peluang masuk ke pasar yang lebih besar.</p>
<p>“Harapan kami, UMKM di Lamongan tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh, mandiri, dan berdaya saing. Ini juga bagian dari semangat bela negara melalui penguatan ekonomi kerakyatan,” pungkasnya.</p>
<p>Ke depan, FKBN Kabupaten Lamongan berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program dengan membuat kanal online marketplace UMKM Bela Negara (https://umkmbelanegara.com/) serta meningkatkan kualitas pendampingan berjangka kepada pelaku UMKM di Kabupaten Lamongan agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.</p>
<p>Sebagai penutup, semangat “Salam Bela Negara” terus digaungkan sebagai pengingat bahwa membangun ekonomi rakyat adalah bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara. (FKBN/Red)</p>
<p>Berikut 15 alternatif judul berita yang kuat dan variatif:</p>
<p>1. FKBN Lamongan Fasilitasi 2.458 UMKM Kantongi Legalitas Gratis</p>
<p>2. Ribuan UMKM Lamongan Naik Kelas Berkat Program Legalitas Gratis FKBN</p>
<p>3. Tiga Tahun, FKBN Lamongan Dampingi 2.458 UMKM Urus Legalitas</p>
<p>4. Dorong Ekonomi Rakyat, FKBN Lamongan Beri Legalitas Gratis untuk UMKM</p>
<p>5. Program FKBN Lamongan Sukses, 2.458 UMKM Kini Berizin Resmi</p>
<p>6. Legalitas Gratis, FKBN Lamongan Perkuat Daya Saing UMKM</p>
<p>7. FKBN Lamongan Percepat Formalisasi UMKM, 2.458 Usaha Terfasilitasi</p>
<p>8. UMKM Lamongan Makin Tangguh, FKBN Hadirkan Program Legalitas Gratis</p>
<p>9. Ribuan UMKM Terbantu, FKBN Lamongan Konsisten Dorong Ekonomi Kerakyatan</p>
<p>10. FKBN Lamongan Buktikan Komitmen, 2.458 UMKM Dapat Legalitas Usaha</p>
<p>11. Bangkitkan UMKM, FKBN Lamongan Gulirkan Fasilitasi Legalitas Gratis</p>
<p>12. Dari Informal ke Formal, FKBN Lamongan Dampingi 2.458 UMKM</p>
<p>13. FKBN Lamongan Perkuat Fondasi UMKM Lewat Legalitas Gratis</p>
<p>14. Legalitas Jadi Kunci, FKBN Lamongan Bantu Ribuan UMKM Berkembang</p>
<p>15. FKBN Lamongan Akselerasi UMKM Naik Kelas Melalui Program Legalitas Gratis.</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/umkm-lamongan-makin-tangguh-fkbn-hadirkan-progam-legalitas-gratis/">UMKM Lamongan Makin Tangguh, FKBN Hadirkan Progam Legalitas Gratis</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28625</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Retret Bela Negara Batch 2 Lamongan 2026 Dimulai, Wujudkan Masyarakat Berkarakter dan Cinta Tanah Air</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/retret-bela-negara-batch-2-lamongan-2026-dimulai-wujudkan-masyarakat-berkarakter-dan-cinta-tanah-air/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:40:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[FKBN]]></category>
		<category><![CDATA[Retret Bela Negara Batch 2 Lamongan 2026 Dimulai]]></category>
		<category><![CDATA[Wujudkan Masyarakat Berkarakter dan Cinta Tanah Air]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=28622</guid>

					<description><![CDATA[<p>Retret Bela Negara Batch 2 Lamongan 2026 Dimulai, Wujudkan Masyarakat Berkarakter dan Cinta Tanah Air Lamongan, aksesnusantara.id – Retret Bela Negara Batch 2 Tahun 2026 resmi dibuka sebagai upaya memperkuat karakter, meningkatkan nasionalisme, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan bagi masyarakat Kabupaten Lamongan. Retret Bela Negara FKBN Bakorda Kabupaten Lamongan Batch 2 Tahun 2026 ini rencananya di [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/retret-bela-negara-batch-2-lamongan-2026-dimulai-wujudkan-masyarakat-berkarakter-dan-cinta-tanah-air/">Retret Bela Negara Batch 2 Lamongan 2026 Dimulai, Wujudkan Masyarakat Berkarakter dan Cinta Tanah Air</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Retret Bela Negara Batch 2 Lamongan 2026 Dimulai, Wujudkan Masyarakat Berkarakter dan Cinta Tanah Air</p>
<p><strong>Lamongan, aksesnusantara.id</strong> – Retret Bela Negara Batch 2 Tahun 2026 resmi dibuka sebagai upaya memperkuat karakter, meningkatkan nasionalisme, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan bagi masyarakat Kabupaten Lamongan.</p>
<p>Retret Bela Negara FKBN Bakorda Kabupaten Lamongan Batch 2 Tahun 2026 ini rencananya di adakan di Wisata Alam G-Park Sugio Lamongan, Pada Hari Sabtu dan Minggu, Pada tanggal 18-19 April 2026.</p>
<p>Kegiatan ini ditujukan bagi tenaga pendidik, Aparatur Sipil Negara (ASN), perangkat desa, hingga masyarakat umum. Retret Bela Negara menjadi bagian dari komitmen bersama dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya cinta tanah air, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai warga negara.</p>
<p>&#8220;Dengan mengusung konsep edukatif dan reflektif, peserta diajak keluar sejenak dari rutinitas harian untuk memperdalam pemahaman mengenai makna bela negara. Tidak hanya dalam konteks tugas dan profesi, tetapi juga dalam kehidupan sosial bermasyarakat,&#8221; Ujar Kepala FKBN Kabupaten Lamongan, Muhammad Ferry Fadli. Kamis,(9/4/2026)</p>
<p>Rangkaian kegiatan dikemas melalui berbagai metode, mulai dari pembelajaran nilai kebangsaan, diskusi interaktif, pembinaan mental dan karakter, hingga penguatan solidaritas antar peserta.</p>
<p>Bagi tenaga pendidik, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran sebagai teladan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Sementara itu, bagi masyarakat umum, retret ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa bela negara merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, bukan hanya tugas aparat semata.</p>
<p>Panitia juga membuka pendaftaran secara online bagi masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan ini. Calon peserta diwajibkan mengisi data diri meliputi nama lengkap, instansi atau lembaga, profesi, nomor WhatsApp aktif, serta ukuran jersey. Selain itu, peserta diminta melakukan registrasi melalui rekening FKBN Bank Jatim dan mengirimkan bukti pembayaran kepada panitia.</p>
<p>Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan berikut:</p>
<p>https://forms.gle/f6D5Jn8hXw4B9mJQ6</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat menghubungi panitia melalui Bayu Fazari (0857-2618-2329) atau Frey (0813-3432-4541).</p>
<p>&#8220;Dengan terselenggaranya Retret Bela Negara Batch 2 Lamongan ini, diharapkan lahir pribadi-pribadi yang berintegritas, berjiwa nasionalis, serta siap berkontribusi aktif dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di Kabupaten Lamongan,&#8221; Pungkas Ferry Fadli.</p>
<p>Salam Bela Negara! (Red/FKBN)</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/retret-bela-negara-batch-2-lamongan-2026-dimulai-wujudkan-masyarakat-berkarakter-dan-cinta-tanah-air/">Retret Bela Negara Batch 2 Lamongan 2026 Dimulai, Wujudkan Masyarakat Berkarakter dan Cinta Tanah Air</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28622</post-id>	</item>
		<item>
		<title>FKBN Gelar Halalbihalal, Dorong Penguatan Organisasi Berbasis Nilai Pancasila</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/fkbn-gelar-halalbihalal-dorong-penguatan-organisasi-berbasis-nilai-pancasila/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:30:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[FKBN]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dorong Penguatan Organisasi Berbasis Nilai Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[FKBN Gelar Halalbihalal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=28614</guid>

					<description><![CDATA[<p>FKBN Gelar Halalbihalal, Dorong Penguatan Organisasi Berbasis Nilai Pancasila Jakarta, aksesnusantara.id – Keluarga Besar Forum Komunikasi Bela Negara (FKBN) menggelar acara Halal Bihalal pada Rabu (8/4/2026) di Kantor Sekretariat FKBN, Gedung Nyi Ageng Serang, Jalan H.R. Rasuna Said No. 22, Jakarta Selatan. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota FKBN dan Srikandi FKBN. Acara dipimpin oleh [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/fkbn-gelar-halalbihalal-dorong-penguatan-organisasi-berbasis-nilai-pancasila/">FKBN Gelar Halalbihalal, Dorong Penguatan Organisasi Berbasis Nilai Pancasila</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>FKBN Gelar Halalbihalal, Dorong Penguatan Organisasi Berbasis Nilai Pancasila</p>
<p><strong>Jakarta, aksesnusantara.id</strong> – Keluarga Besar Forum Komunikasi Bela Negara (FKBN) menggelar acara Halal Bihalal pada Rabu (8/4/2026) di Kantor Sekretariat FKBN, Gedung Nyi Ageng Serang, Jalan H.R. Rasuna Said No. 22, Jakarta Selatan.</p>
<p>Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota FKBN dan Srikandi FKBN. Acara dipimpin oleh Raden Elpin Subagus selaku Sekretaris Utama (Sestama) Badan Koordinator Pusat Forum Kader Bela Negara (Bakorpus FKBN).</p>
<p>Dalam sambutannya, Elpin menyampaikan ucapan, “Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.” Ia juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka serta empati antaranggota dan Srikandi FKBN guna memperkuat hubungan dan membangun kepercayaan dalam berorganisasi.</p>
<p>“Soliditas organisasi hanya dapat terwujud melalui komunikasi yang baik dan saling memahami,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Umum (Kepala Pusat) Badan Koordinator Pusat FKBN, Angga Rahadian Tirtawijaya, menambahkan bahwa seluruh anggota dan Srikandi FKBN perlu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berorganisasi.</p>
<p>“Nilai-nilai seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, Persatuan Indonesia, serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia harus menjadi landasan dalam membangun solidaritas dan harmoni organisasi,” tuturnya.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, FKBN berharap dapat semakin mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen seluruh anggota dalam menjalankan peran organisasi secara solid dan berintegritas. (Red/FKBN)</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/fkbn-gelar-halalbihalal-dorong-penguatan-organisasi-berbasis-nilai-pancasila/">FKBN Gelar Halalbihalal, Dorong Penguatan Organisasi Berbasis Nilai Pancasila</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28614</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terapan Pupuk Organik Bela Negara, Hasil Uji PH Tanah Naik Drastis dalam Hitungan Jam</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/terapan-pupuk-organik-bela-negara-hasil-uji-ph-tanah-naik-drastis-dalam-hitungan-jam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 02:29:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agro]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[FKBN]]></category>
		<category><![CDATA[Hasil Uji PH Tanah Naik Drastis dalam Hitungan Jam]]></category>
		<category><![CDATA[Terapan Pupuk Organik Bela Negara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=28531</guid>

					<description><![CDATA[<p>Terapan Pupuk Organik Bela Negara, Hasil Uji PH Tanah Naik Drastis dalam Hitungan Jam. Lamongan, aksesnusantara.id — Uji coba penggunaan agen penyubur tanah organik dari Bela Negara menunjukkan hasil yang mencuri perhatian. Kegiatan pengecekan dilakukan pada lahan yang sebelumnya terbiasa menggunakan pupuk kimia, tepatnya di Desa Caron, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, di lahan demplot Bela [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/terapan-pupuk-organik-bela-negara-hasil-uji-ph-tanah-naik-drastis-dalam-hitungan-jam/">Terapan Pupuk Organik Bela Negara, Hasil Uji PH Tanah Naik Drastis dalam Hitungan Jam</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Terapan Pupuk Organik Bela Negara, Hasil Uji PH Tanah Naik Drastis dalam Hitungan Jam.</p>
<p><strong>Lamongan, aksesnusantara.id</strong> — Uji coba penggunaan agen penyubur tanah organik dari Bela Negara menunjukkan hasil yang mencuri perhatian. Kegiatan pengecekan dilakukan pada lahan yang sebelumnya terbiasa menggunakan pupuk kimia, tepatnya di Desa Caron, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, di lahan demplot Bela Negara, Kader FKBN Sugio, Abu Syafi&#8217;i pada siang hingga sore hari. Selasa,(7/04/2026).</p>
<p>Pengujian dilakukan menggunakan alat ukur pH tanah untuk mengetahui tingkat keasaman tanah sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil awal menunjukkan pH tanah berada di angka 3,5 yang tergolong sangat asam dan kurang ideal bagi pertumbuhan tanaman.</p>
<figure id="attachment_28534" aria-describedby="caption-attachment-28534" style="width: 1600px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-28534 size-full" src="https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?resize=1600%2C1600&#038;ssl=1" alt="" width="1600" height="1600" srcset="https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?w=1600&amp;ssl=1 1600w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?resize=300%2C300&amp;ssl=1 300w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?resize=1024%2C1024&amp;ssl=1 1024w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?resize=150%2C150&amp;ssl=1 150w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?resize=768%2C768&amp;ssl=1 768w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?resize=1536%2C1536&amp;ssl=1 1536w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?resize=75%2C75&amp;ssl=1 75w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?resize=750%2C750&amp;ssl=1 750w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?resize=1140%2C1140&amp;ssl=1 1140w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" data-recalc-dims="1" /><figcaption id="caption-attachment-28534" class="wp-caption-text">Hasil uji tes PH Tanah</figcaption></figure>
<p>Namun, setelah diberikan agen penyubur tanah organik Bela Negara, hasil pengukuran ulang menunjukkan perubahan signifikan. Dalam waktu hanya beberapa jam, pH tanah meningkat menjadi 6,0 atau mendekati kondisi netral yang lebih baik untuk mendukung kesuburan tanah dan produktivitas pertanian.</p>
<p>Abu Syafi’i, petani Organik Bela Negara yang turut menyaksikan uji coba tersebut, mengaku terkejut sekaligus optimistis dengan hasil yang diperoleh.</p>
<figure id="attachment_28535" aria-describedby="caption-attachment-28535" style="width: 1463px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-28535 size-full" src="https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0065.jpg?resize=1463%2C1600&#038;ssl=1" alt="" width="1463" height="1600" srcset="https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0065.jpg?w=1463&amp;ssl=1 1463w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0065.jpg?resize=274%2C300&amp;ssl=1 274w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0065.jpg?resize=936%2C1024&amp;ssl=1 936w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0065.jpg?resize=768%2C840&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0065.jpg?resize=1404%2C1536&amp;ssl=1 1404w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0065.jpg?resize=750%2C820&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0065.jpg?resize=1140%2C1247&amp;ssl=1 1140w" sizes="auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px" data-recalc-dims="1" /><figcaption id="caption-attachment-28535" class="wp-caption-text">Abah Mustain turun langsung ke petani organik binaan FKBN Lamongan.</figcaption></figure>
<p>“Awalnya saya tidak menyangka perubahan pH tanah bisa secepat ini. Dari 3,5 yang sangat asam, dalam hitungan jam sudah naik ke 6,0. Ini luar biasa dan menjadi harapan baru bagi kami para petani,” ujar Kader Bela Negara Kecamatan Sugio itu.</p>
<p>Menurutnya, penggunaan agen penyubur tanah organik ini menjadi solusi nyata untuk memperbaiki kondisi tanah yang selama ini bergantung pada pupuk kimia.</p>
<p>“Kalau ini diterapkan secara berkelanjutan, saya yakin tanah kita bisa kembali subur dan hasil panen juga akan meningkat. Ini bukan hanya soal hasil, tapi juga menjaga kesehatan tanah untuk jangka panjang,” tambah Abu Syafi’i.</p>
<p>Senada dengan itu, Ahli Organik Bela Negara, Abah Mustain mengatakan, Ia juga mengajak petani lain untuk mulai beralih atau setidaknya mengurangi penggunaan pupuk kimia dan mencoba metode organik yang lebih ramah lingkungan.</p>
<p>“Sudah saatnya kita kembali ke alam. Pertanian organik bukan hanya tren, tapi kebutuhan untuk masa depan pertanian kita, masa depan anak cucu yang lebih sehat,” Ujarnya.</p>
<p>Perubahan yang relatif cepat ini menjadi perhatian para petani dan pegiat pertanian setempat. Mereka menilai penggunaan bahan organik dapat menjadi solusi alternatif untuk memperbaiki kualitas tanah yang selama ini terdegradasi akibat penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus.</p>
<p>Kepala Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kabupaten Lamongan menyampaikan apresiasi atas hasil uji coba agen penyubur tanah organik yang dinilai memberikan dampak nyata dalam waktu singkat.</p>
<p>“Ini adalah bukti konkret bahwa pendekatan organik mampu menjadi solusi atas kerusakan struktur dan tingkat keasaman tanah akibat penggunaan pupuk kimia yang berkepanjangan. Hasil dari pH 3,5 menjadi 6,0 dalam hitungan jam tentu sangat menggembirakan,” ujarnya.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa program ini bukan hanya sekadar inovasi pertanian, tetapi juga bagian dari gerakan bela negara di sektor pangan.</p>
<p>“Kami di FKBN mendorong kemandirian pangan sebagai bagian dari bela negara. Tanah yang sehat adalah fondasi utama ketahanan pangan. Oleh karena itu, upaya seperti ini harus terus dikembangkan dan diperluas,” tegasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, pihaknya berharap adanya kolaborasi antara petani, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat untuk mendukung pengembangan pertanian organik di Lamongan.</p>
<p>“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kesuburan tanah dan lingkungan. Ini adalah investasi jangka panjang demi keberlanjutan pertanian dan kesejahteraan petani,” pungkasnya.</p>
<p>Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keseimbangan unsur hara tanah melalui pendekatan yang lebih ramah lingkungan. Diharapkan, inovasi ini mampu meningkatkan hasil pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan lahan pertanian di wilayah Lamongan. (Red)</p>
<p>Berikut 10 alternatif judul yang bisa digunakan:</p>
<p>1. pH Tanah Naik Drastis, Agen Organik Bela Negara Buktikan Hasil di Lamongan.</p>
<p>2. Dari Asam ke Netral, Uji Agen Penyubur Organik Hasilkan Perubahan Cepat.</p>
<p>3. Dalam Hitungan Jam, pH Tanah di Lamongan Melonjak dari 3,5 ke 6,0.</p>
<p>4. Terobosan Pertanian Organik, FKBN Uji Agen Penyubur Tanah di Sugio.</p>
<p>5. Lahan Bekas Pupuk Kimia Berubah, Agen Organik Bela Negara Tunjukkan Hasil Nyata.</p>
<p>6. Petani Lamongan Takjub, pH Tanah Meningkat Drastis Usai Perlakuan Organik.</p>
<p>7. Agen Penyubur Tanah Organik FKBN Buktikan Efektivitas di Desa Caron.</p>
<p>8. Revolusi Tanah Asam, Solusi Organik Bela Negara Mulai Dilirik Petani.</p>
<p>9. Uji Lapangan di Sugio: pH Tanah Naik Cepat Berkat Agen Organik.</p>
<p>10. Menuju Pertanian Ramah Lingkungan, FKBN Dorong Penggunaan Penyubur Organik. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/terapan-pupuk-organik-bela-negara-hasil-uji-ph-tanah-naik-drastis-dalam-hitungan-jam/">Terapan Pupuk Organik Bela Negara, Hasil Uji PH Tanah Naik Drastis dalam Hitungan Jam</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28531</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Literasi Bela Negara Jadi Jawaban Tantangan Era Digital bagi Generasi muda</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/literasi-bela-negara-jadi-jawaban-tantangan-era-digital-bagi-generasi-muda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 02:07:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[FKBN]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Bela Negara Jadi Jawaban Tantangan Era Digital bagi Generasi muda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=28478</guid>

					<description><![CDATA[<p>Literasi Bela Negara Jadi Jawaban Tantangan Era Digital bagi Generasi muda Jakarta, aksesnusantara.id — Momentum silaturahmi Srikandi Bela Negara di kantor pusat menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya pada program ketahanan pangan dan pendidikan karakter bela negara. Kegiatan ini turut didampingi oleh Pembina Srikandi, Bapak Batman, serta dihadiri oleh pejabat Forum Komunikasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/literasi-bela-negara-jadi-jawaban-tantangan-era-digital-bagi-generasi-muda/">Literasi Bela Negara Jadi Jawaban Tantangan Era Digital bagi Generasi muda</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Literasi Bela Negara Jadi Jawaban Tantangan Era Digital bagi Generasi muda</p>
<p><strong>Jakarta, aksesnusantara.id</strong> — Momentum silaturahmi Srikandi Bela Negara di kantor pusat menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya pada program ketahanan pangan dan pendidikan karakter bela negara. Kegiatan ini turut didampingi oleh Pembina Srikandi, Bapak Batman, serta dihadiri oleh pejabat Forum Komunikasi Bela Negara, Widya Mukti. Senin, (6/04/2026).</p>
<p>Kehadiran rombongan disambut langsung oleh H. Ali Santoso selaku Koordinator Penggerak Desa Bela Negara Forum Kader Bela Negara (FKBN) Divisi Ketahanan Pangan. Pertemuan berlangsung hangat dan produktif dengan pembahasan sejumlah program prioritas yang akan dikolaborasikan ke depan.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Widya Mukti menyampaikan ketertarikannya terhadap program ketahanan pangan yang selama ini dijalankan oleh FKBN. Ia menilai program tersebut memiliki dampak nyata dalam memperkuat kemandirian masyarakat sekaligus menjaga stabilitas sosial di tingkat desa.</p>
<p>“Program ketahanan pangan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini. Kami melihat FKBN sudah memiliki konsep dan implementasi yang baik. Ke depan, kami sangat terbuka untuk berkolaborasi agar program ini bisa diperluas dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat,” ujar Widya Mukti.</p>
<p>Selain fokus pada sektor pangan, pertemuan ini juga menghasilkan rencana kolaborasi di bidang pendidikan melalui program bertajuk “Literasi Bela Negara.” Program ini dirancang untuk diterapkan di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai upaya menanamkan nilai-nilai bela negara sejak usia dini.</p>
<p>Program Literasi Bela Negara bertujuan membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, berakhlak, serta memiliki rasa cinta tanah air. Inisiatif ini juga menjadi respon terhadap tantangan era digitalisasi modern yang dinilai berdampak pada penurunan kualitas moral dan perilaku anak muda akibat penggunaan handphone yang tidak terkontrol.</p>
<p>H. Ali Santoso menegaskan bahwa peran FKBN bersama Forum Komunikasi Bela Negara sangat krusial dalam menjaga ketahanan generasi bangsa.</p>
<p>“Kami melihat ada tantangan serius di era digital ini, terutama terkait degradasi akhlak generasi muda. Melalui program Literasi Bela Negara, kami ingin hadir memberikan solusi nyata dengan pendekatan edukatif dan berkelanjutan,” jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Pembina Srikandi Bela Negara, Bapak Batman, menambahkan bahwa keterlibatan perempuan dalam gerakan bela negara menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun ketahanan sosial dan keluarga.</p>
<p>“Srikandi Bela Negara hadir bukan hanya sebagai pelengkap, tetapi sebagai motor penggerak dalam membangun karakter bangsa, dimulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas,” ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut, program kolaboratif ini akan melibatkan berbagai unsur strategis, mulai dari Srikandi FKBN, masyarakat pegiat bela negara, mahasiswa, guru dan dosen, hingga organisasi profesi di Negara Republik Indonesia. Dukungan dari berbagai elemen seperti tokoh agama, tokoh adat, pengusaha, serta pejabat pemerintah juga diharapkan dapat memperkuat implementasi program ini secara luas dan berkelanjutan.</p>
<p>Program yang dicanangkan antara Forum Komunikasi Bela Negara dan Forum Kader Bela Negara (FKBN) ini juga mendapat dukungan penuh dari Prof. Dr. Nur Cahaya, dosen Lemhanas yang saat ini berada di Dubai. Dukungan tersebut disampaikan melalui sambungan telepon kepada Gus Ali dan Widya Mukti sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan karakter bela negara di Indonesia.</p>
<p>“Saya sangat mengapresiasi inisiatif ini. Program Literasi Bela Negara adalah langkah strategis dalam membangun fondasi karakter bangsa sejak dini. Ini bukan hanya penting, tetapi mendesak untuk dilakukan,” ujar Prof. Dr. Nur Cahaya dalam keterangannya.</p>
<p>Di sisi lain, Srikandi Bela Negara menunjukkan semangat dan antusiasme tinggi terhadap implementasi program Literasi Bela Negara di kalangan sekolah dasar dan menengah. Hal ini tidak terlepas dari peran penting seorang ibu dalam keluarga yang diibaratkan sebagai sekolah pertama bagi anak, sebagaimana filosofi “Umi Madrosatul Ula.”</p>
<p>“Peran ibu sangat fundamental dalam pembentukan karakter anak. Dengan adanya program ini, para ibu akan merasa terbantu dalam mendidik putra-putrinya, sekaligus menjaga dan menyelamatkan generasi penerus keluarga dari pengaruh negatif di era digital,” ungkap perwakilan Srikandi Bela Negara.</p>
<p>Dengan sinergi yang terbangun, Forum Komunikasi Bela Negara bersama FKBN optimistis program ini mampu menciptakan ekosistem pendidikan karakter yang kuat, sekaligus menjadi benteng moral dalam menjaga keutuhan generasi bangsa di tengah derasnya arus modernisasi. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/literasi-bela-negara-jadi-jawaban-tantangan-era-digital-bagi-generasi-muda/">Literasi Bela Negara Jadi Jawaban Tantangan Era Digital bagi Generasi muda</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28478</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
