<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Agro Archives - Akses Nusantara</title>
	<atom:link href="https://aksesnusantara.id/category/agro/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://aksesnusantara.id/category/agro/</link>
	<description>Akses Berita Nusantara Membangun Sinergitas Bersama</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Apr 2026 04:04:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.5</generator>

<image>
	<url>https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2021/03/cropped-akses-nusantara-Icon.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Agro Archives - Akses Nusantara</title>
	<link>https://aksesnusantara.id/category/agro/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190658168</site>	<item>
		<title>Babinsa Koramil Karanggeneng Aktif Dampingi Petani dalam Program Sekolah Lapang PHT</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/babinsa-koramil-karanggeneng-aktif-dampingi-petani-dalam-program-sekolah-lapang-pht/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 04:04:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agro]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kita]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Babinsa Koramil Karanggeneng Aktif Dampingi Petani dalam Program Sekolah Lapang PHT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=28548</guid>

					<description><![CDATA[<p>Babinsa Koramil Karanggeneng Aktif Dampingi Petani dalam Program Sekolah Lapang PHT ​LAMONGAN, aksesnusantara.id – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas hasil pertanian, Babinsa Koramil 0812/15 Karanggeneng, Kopka Saeful, menghadiri kegiatan Sosialisasi Sekolah Lapang Penerapan Pengelola Hama Terpadu (PPHT). Kegiatan ini berlangsung di Halaman Makam Dusun Ngablak, Desa Prijekngablak, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Rabu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/babinsa-koramil-karanggeneng-aktif-dampingi-petani-dalam-program-sekolah-lapang-pht/">Babinsa Koramil Karanggeneng Aktif Dampingi Petani dalam Program Sekolah Lapang PHT</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Babinsa Koramil Karanggeneng Aktif Dampingi Petani dalam Program Sekolah Lapang PHT</p>
<p>​<strong>LAMONGAN, aksesnusantara.id</strong> – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas hasil pertanian, Babinsa Koramil 0812/15 Karanggeneng, Kopka Saeful, menghadiri kegiatan Sosialisasi Sekolah Lapang Penerapan Pengelola Hama Terpadu (PPHT). Kegiatan ini berlangsung di Halaman Makam Dusun Ngablak, Desa Prijekngablak, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Rabu (08/04/2025).</p>
<p>​Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mengedukasi petani mengenai cara penanganan hama yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, guna meminimalisir penggunaan bahan kimia berlebih yang dapat merusak ekosistem sawah.</p>
<p>​Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan dan tenaga ahli pertanian, antara lain ​Bapak Mastur selaku Kepala Koordinator POPT Kabupaten Lamongan,​Bapak Tarmuji selaku Kepala Desa Prijekngablak selaku ​Kopka Saeful, Babinsa Desa Prijekngablak,​Ibu Yulis selaku Kepala UPT Pertanian Karanggeneng,​Bapak Nanang selaku PPL Karanggeneng dan ​Ketua Kelompok Tani (Poktan) Rame Gawe 1-5.</p>
<p>​Serta perwakilan masyarakat Desa Prijekngablak sebanyak kurang lebih 30 orang.</p>
<p>​Dalam sambutannya, Kepala Desa Prijekngablak, Tarmuji, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap para petani dapat menyerap ilmu yang diberikan untuk meningkatkan produktivitas panen di wilayahnya.</p>
<p>​Sementara itu, Bapak Mastur selaku Kepala Koordinator POPT Lamongan memberikan materi inti terkait teknis Sekolah Lapang PPHT. Ia menekankan pentingnya pengamatan rutin di lahan pertanian agar petani mampu mendeteksi keberadaan hama secara dini dan menentukan langkah pengendalian yang tepat tanpa harus merusak keseimbangan alam.</p>
<p>​Sementara, Kopka Saeful selaku Babinsa Koramil 0812/15 Karanggeneng menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini adalah bentuk komitmen TNI dalam menyukseskan program swasembada pangan nasional.</p>
<p>​&#8221;Babinsa akan selalu hadir di tengah-tengah petani untuk memberikan motivasi dan pengawalan. Dengan adanya sosialisasi PPHT ini, kita berharap petani di Karanggeneng semakin cerdas dalam mengelola lahan sehingga kesejahteraan mereka meningkat,&#8221; ujar Kopka Saeful di lokasi.(Pendim0812).</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/babinsa-koramil-karanggeneng-aktif-dampingi-petani-dalam-program-sekolah-lapang-pht/">Babinsa Koramil Karanggeneng Aktif Dampingi Petani dalam Program Sekolah Lapang PHT</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28548</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terapan Pupuk Organik Bela Negara, Hasil Uji PH Tanah Naik Drastis dalam Hitungan Jam</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/terapan-pupuk-organik-bela-negara-hasil-uji-ph-tanah-naik-drastis-dalam-hitungan-jam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 02:29:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agro]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[FKBN]]></category>
		<category><![CDATA[Hasil Uji PH Tanah Naik Drastis dalam Hitungan Jam]]></category>
		<category><![CDATA[Terapan Pupuk Organik Bela Negara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=28531</guid>

					<description><![CDATA[<p>Terapan Pupuk Organik Bela Negara, Hasil Uji PH Tanah Naik Drastis dalam Hitungan Jam. Lamongan, aksesnusantara.id — Uji coba penggunaan agen penyubur tanah organik dari Bela Negara menunjukkan hasil yang mencuri perhatian. Kegiatan pengecekan dilakukan pada lahan yang sebelumnya terbiasa menggunakan pupuk kimia, tepatnya di Desa Caron, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, di lahan demplot Bela [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/terapan-pupuk-organik-bela-negara-hasil-uji-ph-tanah-naik-drastis-dalam-hitungan-jam/">Terapan Pupuk Organik Bela Negara, Hasil Uji PH Tanah Naik Drastis dalam Hitungan Jam</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Terapan Pupuk Organik Bela Negara, Hasil Uji PH Tanah Naik Drastis dalam Hitungan Jam.</p>
<p><strong>Lamongan, aksesnusantara.id</strong> — Uji coba penggunaan agen penyubur tanah organik dari Bela Negara menunjukkan hasil yang mencuri perhatian. Kegiatan pengecekan dilakukan pada lahan yang sebelumnya terbiasa menggunakan pupuk kimia, tepatnya di Desa Caron, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, di lahan demplot Bela Negara, Kader FKBN Sugio, Abu Syafi&#8217;i pada siang hingga sore hari. Selasa,(7/04/2026).</p>
<p>Pengujian dilakukan menggunakan alat ukur pH tanah untuk mengetahui tingkat keasaman tanah sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil awal menunjukkan pH tanah berada di angka 3,5 yang tergolong sangat asam dan kurang ideal bagi pertumbuhan tanaman.</p>
<figure id="attachment_28534" aria-describedby="caption-attachment-28534" style="width: 1600px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-28534 size-full" src="https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?resize=1600%2C1600&#038;ssl=1" alt="" width="1600" height="1600" srcset="https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?w=1600&amp;ssl=1 1600w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?resize=300%2C300&amp;ssl=1 300w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?resize=1024%2C1024&amp;ssl=1 1024w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?resize=150%2C150&amp;ssl=1 150w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?resize=768%2C768&amp;ssl=1 768w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?resize=1536%2C1536&amp;ssl=1 1536w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?resize=75%2C75&amp;ssl=1 75w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?resize=750%2C750&amp;ssl=1 750w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0063.jpg?resize=1140%2C1140&amp;ssl=1 1140w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" data-recalc-dims="1" /><figcaption id="caption-attachment-28534" class="wp-caption-text">Hasil uji tes PH Tanah</figcaption></figure>
<p>Namun, setelah diberikan agen penyubur tanah organik Bela Negara, hasil pengukuran ulang menunjukkan perubahan signifikan. Dalam waktu hanya beberapa jam, pH tanah meningkat menjadi 6,0 atau mendekati kondisi netral yang lebih baik untuk mendukung kesuburan tanah dan produktivitas pertanian.</p>
<p>Abu Syafi’i, petani Organik Bela Negara yang turut menyaksikan uji coba tersebut, mengaku terkejut sekaligus optimistis dengan hasil yang diperoleh.</p>
<figure id="attachment_28535" aria-describedby="caption-attachment-28535" style="width: 1463px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-28535 size-full" src="https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0065.jpg?resize=1463%2C1600&#038;ssl=1" alt="" width="1463" height="1600" srcset="https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0065.jpg?w=1463&amp;ssl=1 1463w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0065.jpg?resize=274%2C300&amp;ssl=1 274w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0065.jpg?resize=936%2C1024&amp;ssl=1 936w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0065.jpg?resize=768%2C840&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0065.jpg?resize=1404%2C1536&amp;ssl=1 1404w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0065.jpg?resize=750%2C820&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260407-WA0065.jpg?resize=1140%2C1247&amp;ssl=1 1140w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" data-recalc-dims="1" /><figcaption id="caption-attachment-28535" class="wp-caption-text">Abah Mustain turun langsung ke petani organik binaan FKBN Lamongan.</figcaption></figure>
<p>“Awalnya saya tidak menyangka perubahan pH tanah bisa secepat ini. Dari 3,5 yang sangat asam, dalam hitungan jam sudah naik ke 6,0. Ini luar biasa dan menjadi harapan baru bagi kami para petani,” ujar Kader Bela Negara Kecamatan Sugio itu.</p>
<p>Menurutnya, penggunaan agen penyubur tanah organik ini menjadi solusi nyata untuk memperbaiki kondisi tanah yang selama ini bergantung pada pupuk kimia.</p>
<p>“Kalau ini diterapkan secara berkelanjutan, saya yakin tanah kita bisa kembali subur dan hasil panen juga akan meningkat. Ini bukan hanya soal hasil, tapi juga menjaga kesehatan tanah untuk jangka panjang,” tambah Abu Syafi’i.</p>
<p>Senada dengan itu, Ahli Organik Bela Negara, Abah Mustain mengatakan, Ia juga mengajak petani lain untuk mulai beralih atau setidaknya mengurangi penggunaan pupuk kimia dan mencoba metode organik yang lebih ramah lingkungan.</p>
<p>“Sudah saatnya kita kembali ke alam. Pertanian organik bukan hanya tren, tapi kebutuhan untuk masa depan pertanian kita, masa depan anak cucu yang lebih sehat,” Ujarnya.</p>
<p>Perubahan yang relatif cepat ini menjadi perhatian para petani dan pegiat pertanian setempat. Mereka menilai penggunaan bahan organik dapat menjadi solusi alternatif untuk memperbaiki kualitas tanah yang selama ini terdegradasi akibat penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus.</p>
<p>Kepala Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kabupaten Lamongan menyampaikan apresiasi atas hasil uji coba agen penyubur tanah organik yang dinilai memberikan dampak nyata dalam waktu singkat.</p>
<p>“Ini adalah bukti konkret bahwa pendekatan organik mampu menjadi solusi atas kerusakan struktur dan tingkat keasaman tanah akibat penggunaan pupuk kimia yang berkepanjangan. Hasil dari pH 3,5 menjadi 6,0 dalam hitungan jam tentu sangat menggembirakan,” ujarnya.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa program ini bukan hanya sekadar inovasi pertanian, tetapi juga bagian dari gerakan bela negara di sektor pangan.</p>
<p>“Kami di FKBN mendorong kemandirian pangan sebagai bagian dari bela negara. Tanah yang sehat adalah fondasi utama ketahanan pangan. Oleh karena itu, upaya seperti ini harus terus dikembangkan dan diperluas,” tegasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, pihaknya berharap adanya kolaborasi antara petani, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat untuk mendukung pengembangan pertanian organik di Lamongan.</p>
<p>“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kesuburan tanah dan lingkungan. Ini adalah investasi jangka panjang demi keberlanjutan pertanian dan kesejahteraan petani,” pungkasnya.</p>
<p>Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keseimbangan unsur hara tanah melalui pendekatan yang lebih ramah lingkungan. Diharapkan, inovasi ini mampu meningkatkan hasil pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan lahan pertanian di wilayah Lamongan. (Red)</p>
<p>Berikut 10 alternatif judul yang bisa digunakan:</p>
<p>1. pH Tanah Naik Drastis, Agen Organik Bela Negara Buktikan Hasil di Lamongan.</p>
<p>2. Dari Asam ke Netral, Uji Agen Penyubur Organik Hasilkan Perubahan Cepat.</p>
<p>3. Dalam Hitungan Jam, pH Tanah di Lamongan Melonjak dari 3,5 ke 6,0.</p>
<p>4. Terobosan Pertanian Organik, FKBN Uji Agen Penyubur Tanah di Sugio.</p>
<p>5. Lahan Bekas Pupuk Kimia Berubah, Agen Organik Bela Negara Tunjukkan Hasil Nyata.</p>
<p>6. Petani Lamongan Takjub, pH Tanah Meningkat Drastis Usai Perlakuan Organik.</p>
<p>7. Agen Penyubur Tanah Organik FKBN Buktikan Efektivitas di Desa Caron.</p>
<p>8. Revolusi Tanah Asam, Solusi Organik Bela Negara Mulai Dilirik Petani.</p>
<p>9. Uji Lapangan di Sugio: pH Tanah Naik Cepat Berkat Agen Organik.</p>
<p>10. Menuju Pertanian Ramah Lingkungan, FKBN Dorong Penggunaan Penyubur Organik. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/terapan-pupuk-organik-bela-negara-hasil-uji-ph-tanah-naik-drastis-dalam-hitungan-jam/">Terapan Pupuk Organik Bela Negara, Hasil Uji PH Tanah Naik Drastis dalam Hitungan Jam</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28531</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Panen Raya Padi PMJ 01, Koramil Turi Dukung Ketahanan Pangan Nasional</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/panen-raya-padi-pmj-01-koramil-turi-dukung-ketahanan-pangan-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 11:04:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agro]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Koramil Turi Dukung Ketahanan Pangan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Panen Raya Padi PMJ 01]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=28407</guid>

					<description><![CDATA[<p>Panen Raya Padi PMJ 01, Koramil Turi Dukung Ketahanan Pangan Nasional ​LAMONGAN, aksesnusantara.id – Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan petani dalam menjaga kedaulatan pangan terus diperkuat. Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional, Koramil 0812/03 Turi melaksanakan kegiatan Panen Raya Padi varietas PMJ 01 yang bertempat di lahan milik Bapak Teguh Sudariyono, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/panen-raya-padi-pmj-01-koramil-turi-dukung-ketahanan-pangan-nasional/">Panen Raya Padi PMJ 01, Koramil Turi Dukung Ketahanan Pangan Nasional</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Panen Raya Padi PMJ 01, Koramil Turi Dukung Ketahanan Pangan Nasional</p>
<p>​<strong>LAMONGAN, aksesnusantara.id</strong> – Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan petani dalam menjaga kedaulatan pangan terus diperkuat. Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional, Koramil 0812/03 Turi melaksanakan kegiatan Panen Raya Padi varietas PMJ 01 yang bertempat di lahan milik Bapak Teguh Sudariyono, Desa Geger, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.</p>
<p>​Acara panen raya ini dihadiri langsung oleh jajaran Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan), perangkat desa, serta Kelompok Tani (Kapoktan) Polo Jaya 2. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen bersama dalam mengawal ketersediaan stok pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Lamongan yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan Jawa Timur.</p>
<p>​Varietas padi PMJ 01 yang dipanen kali ini menunjukkan hasil yang memuaskan. Program ini merupakan bagian dari pendampingan intensif Babinsa di lapangan, mulai dari masa tanam, perawatan, hingga masa panen, guna memastikan para petani mendapatkan edukasi dan bantuan teknis yang tepat.</p>
<p>​Dalam sambutannya, Danramil 0812/03 Turi Kapten Inf Tri menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk membantu meningkatkan kesejahteraan petani. &#8220;Kami terus mendorong para petani untuk mengoptimalkan lahan mereka. Melalui sinergi dengan Muspika dan kelompok tani seperti Polo Jaya 2, kami optimis ketahanan pangan nasional dapat terjaga dengan kuat dari tingkat desa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>​Bapak Teguh Sudariyono, pemilik lahan, menyatakan rasa syukurnya atas pendampingan yang diberikan. Menurutnya, keterlibatan personel TNI dan arahan dari instansi terkait sangat membantu petani dalam mengatasi kendala di lapangan dan meningkatkan hasil produksi gabah.</p>
<p>​Dengan terlaksananya panen raya ini, diharapkan semangat para petani di Kecamatan Turi dan sekitarnya semakin meningkat untuk terus berinovasi dalam sektor pertanian, demi mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. (Pendim 0812)</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/panen-raya-padi-pmj-01-koramil-turi-dukung-ketahanan-pangan-nasional/">Panen Raya Padi PMJ 01, Koramil Turi Dukung Ketahanan Pangan Nasional</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28407</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terobosan Petani Milenial Sukodadi: Pertanian Organik Perdana, Hasil Melonjak.</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/terobosan-petani-milenial-sukodadi-pertanian-organik-perdana-hasil-melonjak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 04:15:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agro]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[FKBN]]></category>
		<category><![CDATA[Hasil Melonjak.]]></category>
		<category><![CDATA[Terobosan Petani Milenial Sukodadi: Pertanian Organik Perdana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=28262</guid>

					<description><![CDATA[<p>Terobosan Petani Milenial Sukodadi: Pertanian Organik Perdana, Hasil Melonjak. Lamongan, aksesnusantara.id – Upaya uji coba pertanian organik yang dilakukan petani milenial di Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, mulai menunjukkan hasil menggembirakan. Di tengah maraknya serangan hama dan penyakit yang menyebabkan penurunan produksi di sejumlah wilayah, metode organik justru mampu meningkatkan hasil panen. Senin,(30/03/2026) Salah satu petani [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/terobosan-petani-milenial-sukodadi-pertanian-organik-perdana-hasil-melonjak/">Terobosan Petani Milenial Sukodadi: Pertanian Organik Perdana, Hasil Melonjak.</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Terobosan Petani Milenial Sukodadi: Pertanian Organik Perdana, Hasil Melonjak.</p>
<p><strong>Lamongan, aksesnusantara.id </strong>– Upaya uji coba pertanian organik yang dilakukan petani milenial di Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, mulai menunjukkan hasil menggembirakan. Di tengah maraknya serangan hama dan penyakit yang menyebabkan penurunan produksi di sejumlah wilayah, metode organik justru mampu meningkatkan hasil panen. Senin,(30/03/2026)</p>
<p>Salah satu petani milenial, Zaky, mengungkapkan bahwa dirinya telah menerapkan sistem pertanian organik selama kurang lebih satu tahun terakhir. Lahan yang digarapnya berada di Dusun Dukoh, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, dengan luas sekitar 200 cengkal.</p>
<p>“Alhamdulillah, lahan saya relatif aman dari serangan penyakit. Padahal, di wilayah Sukodadi tahun ini banyak lahan yang terkena hama seperti kamper, sundep, dan santomonas,” ujar Zaky.</p>
<p>Ia menjelaskan, serangan hama dan faktor cuaca menjadi penyebab utama menurunnya produktivitas pertanian di daerah tersebut. Bahkan, diperkirakan sekitar 60 persen lahan pertanian di wilayah Sukodadi mengalami gagal panen atau penurunan hasil produksi secara signifikan.</p>
<p>Namun, kondisi berbeda justru terjadi pada lahan yang dikelola Zaky. Dengan metode pertanian organik, hasil panen yang diperoleh mengalami peningkatan cukup signifikan.</p>
<p>“Untuk lahan saya cengkal 200, panen kali ini bisa mencapai 1,7 Ton gabah kering sawah. Musim sebelumnya bahkan pernah sampai tembus 2,3 Ton, untuk lahan lainnya di daerah sini dalam kondisi cuaca normal hanya berkisar rata-rata antara 1,3 hingga 1,5 ton,” jelasnya.</p>
<p>Menurut Zaky, penerapan sistem organik terbukti mampu meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama sekaligus menjaga kualitas tanah. Ia juga membandingkan dengan lahan pertanian di sekitarnya yang masih menggunakan metode konvensional.</p>
<p>“Terbukti, dibandingkan lahan tetangga kanan kiri, hasil panen saya masih lebih tinggi. Ini menunjukkan bahwa terapan organik cukup efektif,” tambahnya.</p>
<p>Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi petani lain, khususnya generasi muda, untuk mulai beralih ke sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, sekaligus mampu meningkatkan produktivitas di tengah tantangan perubahan iklim dan serangan hama yang semakin kompleks. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/terobosan-petani-milenial-sukodadi-pertanian-organik-perdana-hasil-melonjak/">Terobosan Petani Milenial Sukodadi: Pertanian Organik Perdana, Hasil Melonjak.</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28262</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Petani Lamongan Rasakan Lonjakan Hasil Panen Lewat Terapan Sistem Organik</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/petani-lamongan-rasakan-lonjakan-hasil-panen-lewat-terapan-sistem-organik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 02:49:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agro]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Lamongan Rasakan Lonjakan Hasil Panen Lewat Terapan Sistem Organik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=28116</guid>

					<description><![CDATA[<p>Petani Lamongan Rasakan Lonjakan Hasil Panen Lewat Terapan Sistem Organik Lamongan, aksesnusantara.id &#8211; Penerapan sistem pertanian organik terus menunjukkan hasil positif di Kabupaten Lamongan. Metode ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga terbukti mampu meningkatkan produktivitas hasil panen para petani. Salah satu bukti nyata datang dari lahan milik Abah Mustain yang berada di Dusun Sumurgenuk, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/petani-lamongan-rasakan-lonjakan-hasil-panen-lewat-terapan-sistem-organik/">Petani Lamongan Rasakan Lonjakan Hasil Panen Lewat Terapan Sistem Organik</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Petani Lamongan Rasakan Lonjakan Hasil Panen Lewat Terapan Sistem Organik</p>
<p><strong>Lamongan, aksesnusantara.id</strong> &#8211; Penerapan sistem pertanian organik terus menunjukkan hasil positif di Kabupaten Lamongan. Metode ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga terbukti mampu meningkatkan produktivitas hasil panen para petani.</p>
<p>Salah satu bukti nyata datang dari lahan milik Abah Mustain yang berada di Dusun Sumurgenuk, Desa Sumurgenuk, Kecamatan Babat. Dengan luas lahan sekitar 7.000 meter persegi, penerapan pertanian organik mampu menghasilkan panen hingga 12 ton. Hasil ini dinilai cukup signifikan dan menjadi contoh keberhasilan pertanian organik di wilayah tersebut.</p>
<p>“Alhamdulillah, dengan menerapkan sistem pertanian organik ini, hasil panen dapat meningkat cukup signifikan. Dari lahan 7.000 meter persegi bisa mencapai 12 ton, ini seperti hasil tahun sebelumnya. Pakek metode organik selain hasilnya lebih banyak, kondisi tanah juga terasa lebih subur dan tidak keras seperti saat masih menggunakan bahan kimia. Bulir padi juga lebih banyak, batang padi kokoh, anti hama dan rendeman tinggi, beras juga lebih sehat jika di konsumsi&#8221; tuturnya. Rabu,(25/03/2026).</p>
<p>Lebih lanjut, &#8220;Kami dan beberapa petani Bela Negara di desa sumurgenuk sudah merasakan sendiri manfaatnya, bukan hanya dari sisi hasil, tapi juga biaya yang lebih efisien dan lingkungan yang lebih sehat. Harapan kami, semakin banyak petani di Lamongan yang berani beralih ke pertanian organik, karena ini sudah terbukti hasilnya dan lebih baik untuk jangka panjang,” tambah Abah Mustain.</p>
<p>Keberhasilan serupa juga terjadi di Dusun Banjarejo, Desa Sukomalo, Kecamatan Kedungpring. Ketua komunitas petani organik setempat, Adi Dwipa, mengungkapkan bahwa kelompok tani yang dipimpinnya mengalami peningkatan hasil panen setelah beralih ke sistem pertanian organik.</p>
<p>“Di kelompok petani Dwipa, lahan Pak Moden dengan luasan 200 bumi mampu menghasilkan 2,8 ton. Pak Juwadi dengan luasan 350 bumi atau sekitar setengah hektar menghasilkan 4,5 ton. Bahkan lahan Pak Yamin dengan luasan 600 bumi bisa mencapai 7,5 ton. Rata-rata ada kenaikan sekitar 300 kilogram per 100 cengkal,” jelas Adi pada media. Rabu,(25/03/2026).</p>
<p>Menurutnya, peningkatan ini menunjukkan bahwa pertanian organik bukan hanya menjaga kesuburan tanah, tetapi juga meningkatkan produktivitas secara nyata.</p>
<p>Ali juga mengajak masyarakat untuk mulai beralih mengonsumsi beras organik. Ia menegaskan bahwa beras organik lebih sehat karena bebas dari residu bahan kimia berbahaya.</p>
<p>“Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya konsumsi pangan sehat. Mari kita kembali ke alam, mendukung petani, dan mengembangkan pertanian organik di Kabupaten Lamongan,” tutupnya.</p>
<p>Dengan berbagai hasil yang telah dicapai, pertanian terapan organik Bela Negara di Lamongan diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi solusi pertanian berkelanjutan di masa depan. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/petani-lamongan-rasakan-lonjakan-hasil-panen-lewat-terapan-sistem-organik/">Petani Lamongan Rasakan Lonjakan Hasil Panen Lewat Terapan Sistem Organik</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28116</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasar Beras Organik Kian Diminati, Peluang Bisnis Semakin Terbuka Lebar</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/pasar-beras-organik-kian-diminati-peluang-bisnis-semakin-terbuka-lebar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 10:54:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agro]]></category>
		<category><![CDATA[Economy]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Beras Organik Kian Diminati]]></category>
		<category><![CDATA[Peluang Bisnis Semakin Terbuka Lebar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=27810</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasar Beras Organik Kian Diminati, Peluang Bisnis Semakin Terbuka Lebar Jakarta, aksesnusantara.id – Kebutuhan beras organik di Indonesia menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat serta konsumsi pangan yang ramah lingkungan. Berdasarkan berbagai kajian pertanian dan pangan, konsumsi beras nasional Indonesia diperkirakan mencapai sekitar [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/pasar-beras-organik-kian-diminati-peluang-bisnis-semakin-terbuka-lebar/">Pasar Beras Organik Kian Diminati, Peluang Bisnis Semakin Terbuka Lebar</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pasar Beras Organik Kian Diminati, Peluang Bisnis Semakin Terbuka Lebar</p>
<p><strong>Jakarta, aksesnusantara.id</strong> – Kebutuhan beras organik di Indonesia menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat serta konsumsi pangan yang ramah lingkungan.</p>
<p>Berdasarkan berbagai kajian pertanian dan pangan, konsumsi beras nasional Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 30 hingga 32 juta ton per tahun. Namun dari jumlah tersebut, porsi beras organik masih tergolong kecil, yakni diperkirakan hanya sekitar 0,5 persen hingga 1 persen dari total konsumsi beras nasional.</p>
<p>Dengan perhitungan tersebut, kebutuhan beras organik nasional diperkirakan berada pada kisaran 150 ribu hingga 300 ribu ton per tahun. Meski demikian, angka tersebut diproyeksikan akan terus meningkat setiap tahun.</p>
<p>Peningkatan permintaan ini dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat, semakin banyak restoran dan hotel yang mulai menggunakan bahan pangan organik, serta permintaan ekspor beras organik yang terus bertambah.</p>
<p>Produksi Masih Terbatas</p>
<p>Di sisi produksi, ketersediaan beras organik di Indonesia masih tergolong terbatas dan belum sepenuhnya mampu memenuhi potensi pasar yang ada. Saat ini, sejumlah daerah telah menjadi sentra produksi beras organik, di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Sulawesi Selatan.</p>
<p>Beberapa daerah bahkan mulai mengembangkan konsep desa organik, yakni kawasan pertanian yang secara khusus menerapkan sistem budidaya organik untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.</p>
<p>Namun demikian, pengembangan pertanian organik masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan lahan bersertifikat organik hingga proses produksi yang memerlukan waktu lebih lama dibanding pertanian konvensional.</p>
<p>Peluang Pasar Sangat Menjanjikan</p>
<p>Meski produksinya masih terbatas, peluang pasar beras organik dinilai sangat menjanjikan. Salah satu faktor utama adalah nilai jual yang jauh lebih tinggi dibanding beras biasa.</p>
<p>Di pasaran, harga beras biasa berkisar antara Rp12.000 hingga Rp15.000 per kilogram, sementara beras organik dapat mencapai Rp25.000 hingga Rp40.000 per kilogram.</p>
<p>Kondisi ini membuat beras organik memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi petani. Selain itu, semakin banyak konsumen kelas menengah yang mulai beralih ke pangan sehat, sehingga permintaan terus meningkat.</p>
<p>Pasar ekspor juga membuka peluang besar, terutama ke negara-negara seperti Jepang, negara-negara Eropa, dan Amerika, yang memiliki permintaan tinggi terhadap produk pangan organik.</p>
<p>Tantangan Pengembangan</p>
<p>Meski memiliki potensi besar, pengembangan beras organik di Indonesia masih menghadapi sejumlah kendala. Beberapa di antaranya adalah produksi yang masih terbatas, biaya sertifikasi organik yang relatif mahal, serta masa konversi lahan yang memerlukan waktu sekitar dua hingga tiga tahun.</p>
<p>Selain itu, distribusi dan pemasaran produk organik juga belum merata, sehingga akses pasar bagi petani organik di beberapa daerah masih terbatas.</p>
<p>Potensi Masa Depan</p>
<p>Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus mendorong pengembangan pertanian organik di berbagai daerah. Indonesia dinilai memiliki potensi besar karena ketersediaan lahan yang luas serta meningkatnya permintaan pasar global terhadap produk organik.</p>
<p>Sejumlah ahli bahkan memprediksi pasar beras organik di Indonesia dapat tumbuh sekitar 10 hingga 15 persen per tahun dalam beberapa tahun mendatang.</p>
<p>Dengan potensi tersebut, sektor beras organik dinilai tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung sistem pangan yang lebih sehat dan berkelanjutan.</p>
<p>Kesimpulannya, kebutuhan beras organik nasional saat ini diperkirakan mencapai 150 ribu hingga 300 ribu ton per tahun, dan diproyeksikan akan terus meningkat. Sementara itu, produksi yang masih terbatas justru membuka peluang besar bagi pengembangan usaha dan investasi di sektor pertanian organik di Indonesia. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/pasar-beras-organik-kian-diminati-peluang-bisnis-semakin-terbuka-lebar/">Pasar Beras Organik Kian Diminati, Peluang Bisnis Semakin Terbuka Lebar</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">27810</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0812/25 Dampingi Petani Gempoltukmloko</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/perkuat-ketahanan-pangan-babinsa-koramil-0812-25-dampingi-petani-gempoltukmloko/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2026 15:09:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agro]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kita]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Babinsa Koramil 0812/25 Dampingi Petani Gempoltukmloko]]></category>
		<category><![CDATA[​Perkuat Ketahanan Pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=27302</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0812/25 Dampingi Petani Gempoltukmloko Lamongan,aksesnusantara.id – Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan (Hanpangan) nasional, Babinsa Koramil 0812/25 Sarirejo, Serka Widodo dan Serda Suwito, melaksanakan kegiatan pendampingan kepada para petani di Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini difokuskan pada pemantauan dan pengelolaan lahan pasca panen padi, Minggu (01/03/2026). Kehadiran [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/perkuat-ketahanan-pangan-babinsa-koramil-0812-25-dampingi-petani-gempoltukmloko/">Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0812/25 Dampingi Petani Gempoltukmloko</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0812/25 Dampingi Petani Gempoltukmloko</p>
<p><strong>Lamongan,aksesnusantara.id</strong> – Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan (Hanpangan) nasional, Babinsa Koramil 0812/25 Sarirejo, Serka Widodo dan Serda Suwito, melaksanakan kegiatan pendampingan kepada para petani di Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini difokuskan pada pemantauan dan pengelolaan lahan pasca panen padi, Minggu (01/03/2026).</p>
<p>Kehadiran dua personel TNI AD tersebut merupakan bentuk komitmen nyata dalam mengawal kedaulatan pangan di wilayah teritorial. Pasca masa panen, peran Babinsa sangat krusial untuk memberikan motivasi serta edukasi mengenai pengolahan lahan kembali agar tetap produktif untuk musim tanam berikutnya.</p>
<p>Serka Widodo menyampaikan bahwa pendampingan ini tidak hanya berhenti saat bulir padi menguning, namun terus berlanjut hingga proses pembersihan lahan dan persiapan bibit baru.</p>
<p>&#8220;Kami hadir untuk memastikan para petani tidak kendur semangatnya setelah panen. Kami berdiskusi mengenai kendala yang dihadapi selama musim lalu dan merencanakan langkah antisipatif untuk musim tanam mendatang agar hasilnya jauh lebih maksimal,&#8221; ujar Serka Widodo di sela-sela kegiatannya.</p>
<p>Kegiatan ini disambut positif oleh para petani di Desa Gempoltukmloko. Dengan adanya pendampingan dari Serka Widodo dan Serda Suwito, petani merasa lebih diperhatikan dan mendapatkan akses komunikasi yang lebih mudah apabila terjadi kendala teknis di lapangan, seperti masalah pengairan maupun ketersediaan pupuk.</p>
<p>Secara terpisah, Danramil 0812/25 Sarirejo menegaskan bahwa seluruh personel Babinsa di jajarannya telah diinstruksikan untuk selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Hal ini bertujuan agar kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap terjaga, sekaligus memastikan stabilitas stok pangan daerah tetap aman. (Pendim0812)</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/perkuat-ketahanan-pangan-babinsa-koramil-0812-25-dampingi-petani-gempoltukmloko/">Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0812/25 Dampingi Petani Gempoltukmloko</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">27302</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Panen Raya Padi PMJ 01 di Desa Gempoltukmloko, Bukti Kolaborasi Solid Muspika Sarirejo dan Petani</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/panen-raya-padi-pmj-01-di-desa-gempoltukmloko-bukti-kolaborasi-solid-muspika-sarirejo-dan-petani/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 05:57:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agro]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kita]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Bukti Kolaborasi Solid Muspika Sarirejo dan Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Panen Raya Padi PMJ 01 di Desa Gempoltukmloko]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=27062</guid>

					<description><![CDATA[<p>Panen Raya Padi PMJ 01 di Desa Gempoltukmloko, Bukti Kolaborasi Solid Muspika Sarirejo dan Petani ​Lamongan,aksesnusantara.id – Upaya penguatan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Sarirejo terus menunjukkan hasil positif. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan Panen Raya Padi varietas PMJ 01 yang berlangsung di lahan Demplot (Demonstration Plot) milik Bapak Khoiri, anggota Kelompok Tani (Poktan) Gempol [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/panen-raya-padi-pmj-01-di-desa-gempoltukmloko-bukti-kolaborasi-solid-muspika-sarirejo-dan-petani/">Panen Raya Padi PMJ 01 di Desa Gempoltukmloko, Bukti Kolaborasi Solid Muspika Sarirejo dan Petani</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Panen Raya Padi PMJ 01 di Desa Gempoltukmloko, Bukti Kolaborasi Solid Muspika Sarirejo dan Petani</p>
<p>​<strong>Lamongan,aksesnusantara.id</strong> – Upaya penguatan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Sarirejo terus menunjukkan hasil positif. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan Panen Raya Padi varietas PMJ 01 yang berlangsung di lahan Demplot (Demonstration Plot) milik Bapak Khoiri, anggota Kelompok Tani (Poktan) Gempol Berkah, Dusun Dampit, Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo, Jumat (20/02).</p>
<p>​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pgs. Danramil 0812/25 Sarirejo, Serma Dalil, bersama jajaran Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) Sarirejo, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), serta tokoh masyarakat setempat.</p>
<figure id="attachment_27063" aria-describedby="caption-attachment-27063" style="width: 1600px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-27063 size-full" src="https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260220-WA0026.jpg?resize=1600%2C1201&#038;ssl=1" alt="" width="1600" height="1201" srcset="https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260220-WA0026.jpg?w=1600&amp;ssl=1 1600w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260220-WA0026.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260220-WA0026.jpg?resize=1024%2C769&amp;ssl=1 1024w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260220-WA0026.jpg?resize=768%2C576&amp;ssl=1 768w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260220-WA0026.jpg?resize=1536%2C1153&amp;ssl=1 1536w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260220-WA0026.jpg?resize=750%2C563&amp;ssl=1 750w, https://i1.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260220-WA0026.jpg?resize=1140%2C856&amp;ssl=1 1140w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" data-recalc-dims="1" /><figcaption id="caption-attachment-27063" class="wp-caption-text">Panen raya padi PJM 01 di desa gempoltukmloko. Jumat (20-02-2026)</figcaption></figure>
<p>​Lahan seluas 0,7 Hektare tersebut menjadi percontohan (demplot) penggunaan varietas PMJ 01 yang dikenal memiliki ketahanan yang baik terhadap hama dan hasil bulir yang bernas. Kehadiran TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata pendampingan teritorial dalam mendukung program ketahanan pangan nasional di tingkat desa.</p>
<p>​Pgs. Danramil 0812/25 Sarirejo, Serma Dalil, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras para petani dan koordinasi yang baik dengan para penyuluh lapangan.</p>
<p>​&#8221;Kami dari jajaran Koramil akan selalu siap mendampingi petani, mulai dari masa tanam hingga panen seperti hari ini. Harapannya, hasil panen di lahan demplot milik Bapak Khoiri ini bisa menjadi motivasi bagi petani lain di Sarirejo untuk meningkatkan produktivitas lahan mereka,&#8221; ujar Serma Dalil di sela-sela kegiatan panen.</p>
<p>​Senada dengan hal tersebut, pihak PPL Kecamatan Sarirejo ibu Fitri menjelaskan bahwa pemilihan varietas PMJ 01 di Dusun Dampit dilakukan untuk melihat adaptasi tanaman terhadap kondisi tanah dan cuaca lokal. Hasil panen kali ini dinilai cukup memuaskan dan memenuhi target yang diharapkan.</p>
<p>​Dengan adanya sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, penyuluh, dan petani, diharapkan kesejahteraan petani di wilayah Sarirejo dapat terus meningkat seiring dengan terjaganya stok pangan daerah. (Pendim0812)</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/panen-raya-padi-pmj-01-di-desa-gempoltukmloko-bukti-kolaborasi-solid-muspika-sarirejo-dan-petani/">Panen Raya Padi PMJ 01 di Desa Gempoltukmloko, Bukti Kolaborasi Solid Muspika Sarirejo dan Petani</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">27062</post-id>	</item>
		<item>
		<title>FKBN Buktikan Pertanian Organik Bisa Jadi Pilar Ketahanan Pangan di Sukoharjo</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/fkbn-buktikan-pertanian-organik-bisa-jadi-pilar-ketahanan-pangan-di-sukoharjo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 10:16:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agro]]></category>
		<category><![CDATA[FKBN]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[FKBN Buktikan Pertanian Organik Bisa Jadi Pilar Ketahanan Pangan di Sukoharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=26413</guid>

					<description><![CDATA[<p>FKBN Buktikan Pertanian Organik Bisa Jadi Pilar Ketahanan Pangan di Sukoharjo Sukoharjo,Aksesnusantara.id&#8211; Kegiatan panen raya padi terapan organik dilaksanakan oleh Forum Kader Bela Negara (FKBN) Badan Koordinator Pusat sebagai bagian dari program pertanian berkelanjutan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional menuju lumbung pangan dunia. Kegiatan tersebut berlangsung di area persawahan Desa Bulakrejo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/fkbn-buktikan-pertanian-organik-bisa-jadi-pilar-ketahanan-pangan-di-sukoharjo/">FKBN Buktikan Pertanian Organik Bisa Jadi Pilar Ketahanan Pangan di Sukoharjo</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>FKBN Buktikan Pertanian Organik Bisa Jadi Pilar Ketahanan Pangan di Sukoharjo</p>
<p><strong>Sukoharjo,Aksesnusantara.id</strong>&#8211; Kegiatan panen raya padi terapan organik dilaksanakan oleh Forum Kader Bela Negara (FKBN) Badan Koordinator Pusat sebagai bagian dari program pertanian berkelanjutan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional menuju lumbung pangan dunia. Kegiatan tersebut berlangsung di area persawahan Desa Bulakrejo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Rabu, 4 Februari 2026.</p>
<p>Panen raya ini menjadi bukti nyata keberhasilan metode budidaya padi organik yang dikembangkan FKBN melalui pendekatan “Bela Negara di Sektor Pangan”. Program tersebut mengedepankan penggunaan nutrisi organik, pengurangan bahan kimia sintetis, serta penguatan kemandirian petani melalui pelatihan teknis dan pendampingan lapangan.</p>
<p>Kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus Bakorpus FKBN, Ketua Koperasi Bela Negara FKBN, Koordinator PPL Pertanian Kabupaten Sukoharjo, Kasatwas Forum Kader Bela Negara (FKBN), Pemerintah Daerah Camat, Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo, BAPPISUS &#8211; RI, BACADNAS Kementerian Pertahanan &#8211; RI, Petani Bela Negara, Tim Ahli Terapan Organik FKBN Kabupaten Lamongan, dan Kelompok Petani Desa Bulakrejo Kabupaten Sukoharjo.</p>
<figure id="attachment_26414" aria-describedby="caption-attachment-26414" style="width: 1600px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-26414 size-full" src="https://i2.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260206-WA0027.jpg?resize=1600%2C1066&#038;ssl=1" alt="" width="1600" height="1066" srcset="https://i2.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260206-WA0027.jpg?w=1600&amp;ssl=1 1600w, https://i2.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260206-WA0027.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i2.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260206-WA0027.jpg?resize=1024%2C682&amp;ssl=1 1024w, https://i2.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260206-WA0027.jpg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w, https://i2.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260206-WA0027.jpg?resize=1536%2C1023&amp;ssl=1 1536w, https://i2.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260206-WA0027.jpg?resize=750%2C500&amp;ssl=1 750w, https://i2.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260206-WA0027.jpg?resize=1140%2C760&amp;ssl=1 1140w" sizes="auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px" data-recalc-dims="1" /><figcaption id="caption-attachment-26414" class="wp-caption-text">Keterangan : Acara Berlangsung di kabupaten Sukoharjo. Rabu (04-02-2026)</figcaption></figure>
<p>Kolonel Rudy Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kemhan RI yang juga hadir langsung dalam kegiatan ini sangat mengapresiasi atas kerja keras FKBN di dalam mensukseskan program katahanan pangan nasional.</p>
<p>Senada, kegiatan ini mendapatkan apresiasi Deputi BAPISUS Brigjen Fahrid Amran mengatakan bahwa dengan suksesnya program Terapan Organik Bela Negara mendukung program presiden Prabowo untuk mencapai kedaulatan pangan nasional.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Badan Koordinator Pusat FKBN, Angga Rahardian Tirtawijaya. dalam konferensi persnya menyampaikan bahwa sektor pangan merupakan bagian penting dari pertahanan negara.</p>
<p>“Bela negara bukan hanya di bidang keamanan, tetapi juga memastikan rakyat memiliki ketersediaan pangan yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan. Pertanian organik adalah langkah strategis untuk masa depan bangsa,” ujarnya.</p>
<p>Masih kata Angga, &#8220;Testimoni petani setempat yang selama ini menggunakan pupuk kimia membuktikan bahwa ada peningkatan hasil panen yang nyata, jika petani menggunakan terapan pupuk organik Bela Negara.&#8221;</p>
<p>Puluhan kader FKBN bersama kelompok tani setempat dan para undangan tampak bergotong royong memanen padi yang telah menguning.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Koperasi Bela Negara FKBN, Elpin Subagus, menyampaikan bahwa kegiatan panen padi terapan organik ini bukan sekadar panen hasil pertanian, tetapi merupakan wujud nyata pengabdian kader bela negara di sektor pangan.</p>
<p>“Panen hari ini membuktikan bahwa semangat bela negara dapat diwujudkan melalui kerja nyata di sawah. Ketahanan pangan adalah fondasi kedaulatan bangsa. Jika petani mandiri, pangan tercukupi, maka negara akan kuat,” ujarnya.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa program pertanian organik yang dikembangkan FKBN bertujuan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, menekan biaya produksi, serta menjaga kesuburan tanah demi keberlanjutan generasi mendatang.</p>
<p>“Kami ingin petani tidak hanya panen banyak, tetapi juga sehat tanahnya, sehat hasilnya, dan sehat ekonominya. Inilah makna kemandirian pangan yang sesungguhnya. Dari desa, kita bangun kekuatan nasional menuju Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” tambahnya.</p>
<p>Elpin juga berharap gerakan ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk menerapkan sistem pertanian organik berbasis gotong royong dan nasionalisme, sehingga FKBN dapat terus berkontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan bangsa.</p>
<p>Hasil panen menunjukkan produktivitas yang baik dengan kualitas gabah lebih sehat dan ramah lingkungan. Selain itu, biaya produksi dinilai lebih efisien karena penggunaan pupuk dan pestisida organik buatan sendiri.</p>
<p>Inti Kegiatan ini juga dirangkai dengan diskusi dan edukasi tentang terapan full organik Bela Negara dan bagaimana cara pembuatan nutrisi, probiotik organik dan pestisida alami oleh Abah mustain dari FKBN Kabupaten Lamongan.</p>
<figure id="attachment_26415" aria-describedby="caption-attachment-26415" style="width: 1600px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-26415 size-full" src="https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260206-WA0026.jpg?resize=1600%2C1067&#038;ssl=1" alt="" width="1600" height="1067" srcset="https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260206-WA0026.jpg?w=1600&amp;ssl=1 1600w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260206-WA0026.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260206-WA0026.jpg?resize=1024%2C683&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260206-WA0026.jpg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260206-WA0026.jpg?resize=1536%2C1024&amp;ssl=1 1536w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260206-WA0026.jpg?resize=750%2C500&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260206-WA0026.jpg?resize=1140%2C760&amp;ssl=1 1140w" sizes="auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px" data-recalc-dims="1" /><figcaption id="caption-attachment-26415" class="wp-caption-text">Abah Mustain FKBN dari kabupaten Lamongan Memberikan paparan membuat Pupuk organik dan cara pemakaiannya.</figcaption></figure>
<p>&#8220;Petani setempat sangat antusias dan menyambut positif program ini karena memberikan dampak langsung terhadap peningkatan hasil panen sekaligus menjaga kesuburan tanah. Saya berharap para petani menerapkan metode ini secara berkala, dan dapat diterapkan secara lebih luas di desa-desa lain di wilayah Kabupaten Sukoharjo,&#8221; ungkap Abah Mustain Lamongan.</p>
<p>Melalui panen padi terapan organik ini, FKBN menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan pertanian nasional.</p>
<p>Testimoni dr Petani Terapan Organik Bela Negara Sihono bahwa terapan organik bela Negara telah berhasil di terapkan di kalurahan bulakrejo kecamatan sukoharjo dengan di awal terapan semi organik.</p>
<p>&#8220;Hasil panen terapan organik di lahan saya meningkat dari sebelumnya, mencapai 8,3 per hektar,&#8221; katanya.</p>
<p>Diharapkan, gerakan kolektif ini mampu memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung cita-cita Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.</p>
<p>“Dari desa untuk ketahanan bangsa,” menjadi semangat yang terus digaungkan dalam setiap langkah gerakan pertanian organik FKBN. (Red/FKBN)</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/fkbn-buktikan-pertanian-organik-bisa-jadi-pilar-ketahanan-pangan-di-sukoharjo/">FKBN Buktikan Pertanian Organik Bisa Jadi Pilar Ketahanan Pangan di Sukoharjo</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26413</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wujudkan Ketahanan Pangan, Koramil 0812/06 Ngimbang Bersama Muspika dan Petani Panen Jagung</title>
		<link>https://aksesnusantara.id/wujudkan-ketahanan-pangan-koramil-0812-06-ngimbang-bersama-muspika-dan-petani-panen-jagung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi 3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 11:48:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agro]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kita]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Koramil 0812/06 Ngimbang Bersama Muspika dan Petani Panen Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[​Wujudkan Ketahanan Pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://aksesnusantara.id/?p=26252</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wujudkan Ketahanan Pangan, Koramil 0812/06 Ngimbang Bersama Muspika dan Petani Panen Jagung Lamongan,Aksesnusantara.id – Dukungan terhadap ketahanan pangan nasional terus digelorakan oleh jajaran TNI di wilayah Kodim 0812 Lamongan. Pada Jumat (30/01/2026), Komandan Koramil 0812/06 Ngimbang, Kapten Inf Mustoha, bersama Babinsa Sertu Suprianto, terjun langsung ke lahan pertanian untuk melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung bersama [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/wujudkan-ketahanan-pangan-koramil-0812-06-ngimbang-bersama-muspika-dan-petani-panen-jagung/">Wujudkan Ketahanan Pangan, Koramil 0812/06 Ngimbang Bersama Muspika dan Petani Panen Jagung</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Wujudkan Ketahanan Pangan, Koramil 0812/06 Ngimbang Bersama Muspika dan Petani Panen Jagung</p>
<p><strong>Lamongan,Aksesnusantara.id</strong> – Dukungan terhadap ketahanan pangan nasional terus digelorakan oleh jajaran TNI di wilayah Kodim 0812 Lamongan. Pada Jumat (30/01/2026), Komandan Koramil 0812/06 Ngimbang, Kapten Inf Mustoha, bersama Babinsa Sertu Suprianto, terjun langsung ke lahan pertanian untuk melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung bersama Kelompok Tani &#8220;Tani Utomo&#8221; di Desa Kakat Penjalin, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan bentuk nyata pendampingan TNI AD terhadap petani guna memastikan produktivitas pangan di wilayah Lamongan tetap terjaga dan meningkat.</p>
<p>Tidak hanya sekadar seremoni panen, Kapten Inf Mustoha bersama jajaran Muspika Ngimbang lainnya turut melakukan proses pengubinan (metode sampling untuk memperkirakan hasil panen). Langkah ini diambil untuk menghitung secara akurat produktivitas lahan jagung milik kelompok tani setempat sebelum hasil panen dikumpulkan secara keseluruhan.</p>
<figure id="attachment_26256" aria-describedby="caption-attachment-26256" style="width: 1600px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-26256 size-full" src="https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260130-WA0011-1.jpg?resize=1600%2C1204&#038;ssl=1" alt="" width="1600" height="1204" srcset="https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260130-WA0011-1.jpg?w=1600&amp;ssl=1 1600w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260130-WA0011-1.jpg?resize=300%2C226&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260130-WA0011-1.jpg?resize=1024%2C771&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260130-WA0011-1.jpg?resize=768%2C578&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260130-WA0011-1.jpg?resize=1536%2C1156&amp;ssl=1 1536w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260130-WA0011-1.jpg?resize=750%2C564&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/aksesnusantara.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260130-WA0011-1.jpg?resize=1140%2C858&amp;ssl=1 1140w" sizes="auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px" data-recalc-dims="1" /><figcaption id="caption-attachment-26256" class="wp-caption-text">Panen Raya Jagung di Desa Kakat Penjalin. Jumat (30-01-2026</figcaption></figure>
<p>&#8220;Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa sinergi antara pemerintah, aparat, dan petani berjalan baik. Hasil ubinan dan penimbangan hari ini menunjukkan tren yang positif bagi kesejahteraan petani di Kakat Penjalin,&#8221; ujar Kapten Inf Mustoha di sela-sela kegiatan.</p>
<p>Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tingkat kecamatan dan desa, di antaranya:</p>
<p>Bapak Anton Sujarwo, Spd, MM (Camat Ngimbang),Kapten Inf Mustoha (Danramil 0812/06 Ngimbang),Iptu Wayan Sumantra (Kapolsek Ngimbang),Bapak Agung Prastyawan (Kepala Desa Kakat Penjalin),Bapak Suyanto, Sp (Koordinator UPT Pertanian),Sertu Suprianto (Babinsa) &amp; Brigadir Deny (Bhabinkamtibmas),Perangkat Desa serta seluruh anggota Kelompok Tani Tani Utomo.</p>
<p>Semangat gotong royong tampak jelas saat para aparat berbaju dinas tidak segan turun ke sawah membantu petani memetik jagung.</p>
<p>Kegiatan ini mempertegas slogan &#8220;Lamongan Megilan&#8221; sebagai daerah yang berhasil menjaga kedaulatan pangan melalui kolaborasi lintas sektor yang harmonis.(Pendim0812).</p>
<p>The post <a href="https://aksesnusantara.id/wujudkan-ketahanan-pangan-koramil-0812-06-ngimbang-bersama-muspika-dan-petani-panen-jagung/">Wujudkan Ketahanan Pangan, Koramil 0812/06 Ngimbang Bersama Muspika dan Petani Panen Jagung</a> appeared first on <a href="https://aksesnusantara.id">Akses Nusantara</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26252</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
